MOMSMONEY.ID - Makan buah nanas tidak berinteraksi dengan obat kolesterol statin, sehingga umumnya aman untuk dikonsumsi. Statin adalah sekelompok obat penurun kolesterol.
David M. Axelrod, dokter kardiologi, menjelaskan, lipoprotein densitas rendah (LDL) memiliki reputasi sebagai jenis kolesterol jahat karena membentuk gumpalan lengket yang disebut plak di dalam dinding arteri.
Kolesterol jahat dapat menghalangi aliran darah ke jantung dan otak, menyebabkan kejadian yang berpotensi fatal seperti serangan jantung atau stroke. Statin bekerja dengan menekan produksi kolesterol di hati.
Dilansir Healthcentral.com, obat-obatan ini menurunkan kolesterol LDL dan mengurangi risiko kejadian kardiovaskular dan kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Baca Juga: Awas Efek Samping Statin! Kenali 7 Obat Non-Statin Penurun Kolesterol Berikut
Apakah buah nanas berinteraksi dengan statin?
Konsumsi buah nanas tidak menyebabkan efek samping berbahaya jika dikonsumsi bersama obat statin. Namun, ada beberapa jenis obat yang berinteraksi dengan buah nanas.
Contohnya seperti antibiotik seperti tetrasiklin dan amoksisilin digunakan untuk mengobati infeksi, obat tekanan darah seperti penghambat ACE, obat kemoterapi seperti 5-fluorouracil dan vincristine digunakan untuk mengobati kanker.
Obat-obatan yang digunakan untuk merilekskan dan membantu tidur seperti Ativan (lorazepam), barbiturat, benzodiazepin, dan Valium (diazepam) berinteraksi dengan nanas.
Bromelain juga dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah seperti Coumadin (warfarin), Heparin dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
Baca Juga: Kolesterol Jahat Rontok: Ini Manfaat Pepaya hingga Alpukat, Siap Amankan Jantung
Interaksi obat statin dan jus nanas
Obat statin tidak akan menyebabkan efek berbahaya, namun konsumsi jeruk bali akan menyebabkan efek berbahaya. Hal itu karena statin akan dipecah di hati oleh enzim yang disebut CYP3A.
Sehingga, tubuh bisa membuangnya. Sementara itu, jus jeruk bali mengandung bahan kimia tumbuhan yang menghambat proses ini. Kadar statin yang lebih tinggi dalam darah dapat meningkatkan efek samping obat-obatan ini, meliputi kerusakan otot, kerusakan ginjal, gagal ginjal, dan kematian.
Namun, tidak semua statin berinteraksi dengan jus jeruk bali. Menurut Harvard Medical School, Lipitor, Mevacor, dan Zocor adalah statin yang paling mungkin berinteraksi dengan jus jeruk bali.
Crestor (rosuvastatin) dan Livalo (pitavastatin) yang tidak dipecah oleh CYP3A, seharusnya tidak menimbulkan masalah besar. Jumlah jus jeruk bali yang dikonsumsi juga penting.
Jika minum segelas jus jeruk bali sesekali, maka itu sebenarnya bukan masalah. Landasan pengendalian kolesterol dan pengurangan risiko jantung adalah modifikasi gaya hidup. Sekian informasi mengenai makan buah nanas dan obat kolesterol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News