MOMSMONEY.ID - Ada beberapa makanan yang harus dihindari saat mengonsumsi obat asam urat Kolkisin. Saat mengonsumsi obat ini, sebaiknya menghindari jeruk bali jika sedang mengonsumsi Kolkisin.
Emilie White, apoteker klinis di bidang farmasi rumah sakit, bilang, konsumsi jeruk bali dapat meningkatkan kadar obat dalam tubuh dan meningkatkan risiko paparan Kolkisin dalam kadar yang berbahaya. Tak hanya itu, sebaiknya hindari makanan yang digoreng atau pedas saat mengonsumsi obat ini.
Makanan tersebut dapat memperburuk mual dan diare yang disebabkan oleh Kolkisin. Kolkisin tersedia dalam berbagai bentuk sediaan. Dilansir dari Goodrx.com, berikut ini beberapa makanan yang harus dihindari saat mengonsumsi Kolkisin.
Baca Juga: Kadar Asam Urat Naik Drastis? Waspada, Stres Diam-Diam Merusak Tubuh
Makanan yang harus dihindari saat mengonsumsi kolkisin
Ada dua jenis makanan dan minuman utama yang harus dihindari saat mengonsumsi
1. Jeruk bali
Produk jeruk bali dapat menghambat enzim dalam tubuh yang memecah Kolkisin. Akibatnya, kadar Kolkisin akan naik lebih tinggi dari yang seharusnya.
Kadar Kolkisin yang tinggi dapat menyebabkan efek samping yang berpotensi serius, berkaitan dengan otot dan saraf. Sebaiknya hindari produk jeruk bali jika sedang mengonsumsi Kolkisin.
2. Makanan yang tinggi purin
Mengonsumsi makanan tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat. Kerang, ikan kalengan, dan jeroan mengandung purin dalam jumlah tinggi.
Sebaiknya hindari makanan-makanan ini jika sedang mengalami gejala asam urat akut. Namun jika Anda mengonsumsi kolkisin untuk kondisi selain asam urat, makanan-makanan ini tidak akan menimbulkan masalah kesehatan.
Cara untuk mengatasi diare akibat obat asam urat kolkisin
Kolkisin dapat mengganggu keseimbangan cairan di usus dan menyebabkan diare. Diare akibat Kolkisin umumnya akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.
Berikut ini ada beberapa tips untuk membantu mengatasi efek samping obat asam urat Kolkisin:
- Jaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum banyak air atau minuman elektrolit.
- Hindari minuman berkafein dan alkohol.
- Hindari makanan pedas atau berlemak, karena dapat memperburuk diare.
- Cobalah obat antidiare yang dijual bebas seperti loperamide (Imodium AD).
- Jika diare parah atau tidak kunjung sembuh, konsultasikan ke dokter.
Baca Juga: Kadar Asam Urat Turun! 9 Makanan Ini Wajib Ada di Menu Pagi Anda
Kolkisin tersedia dalam beberapa sediaan berbeda
Kolkisin tersedia dalam tiga bentuk sediaan oral yakni tablet, kapsul, dan cairan. Meski ketiganya mengandung Kolkisin, mereka memiliki nama merek yang berbeda dan disetujui untuk penggunaan yang berbeda.
Kolkisin generik umumnya diresepkan dalam bentuk tablet dengan nama merek Colcrys. Formulasi ini disetujui untuk membantu mencegah dan mengobati asam urat pada orang berusia di atas 16 tahun.
Sebaliknya, obat-obatan bermerek Mitgare (kapsul) dan Gloperba (cair) hanya disetujui untuk mencegah kambuhnya penyakit asam urat pada orang dewasa. Sebagian orang merasa sulit menelan formulasi tablet dan kapsul.
Dalam kasus ini, formulasi cair bisa menjadi pilihan. Jika kesulitan menelan pil Kolkisin, tanyakan kepada dokter untuk menentukan pilihan yang tepat.
Lodoco adalah tablet Kolkisin bermerek yang disetujui untuk menurunkan risiko masalah jantung pada orang yang berisiko tinggi. Obat ini tidak dapat digantikan dengan produk Kolkisin untuk penyakit asam urat.
Jangan konsumsi kolkisin saat kambuh saja
Kolkisin membantu mengurangi peradangan, menjadikannya pilihan yang bagus untuk mengobati serangan asam urat. Namun, obat ini tidak memengaruhi kadar asam urat.
Oleh karena itu, Kolkisin tidak direkomendasikan untuk digunakan sendiri sebagai pencegahan serangan asam urat. Obat-obatan yang dikenal sebagai terapi penurun asam urat tetap jadi pilihan utama untuk mencegah serangan asam urat.
Obat-obatan ini membantu mencegah kadar asam urat menjadi terlalu tinggi, contohnya Allopurinol dan Febuxostat.
Demikian informasi tentang makanan yang harus dihindari saat mengonsumsi obat asam urat Kolkisin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News