MOMSMONEY.ID - Sebenarnya, gula darah 120 apakah normal atau tidak, ya? Mari intip jawabannya di sini, yuk!
Melihat hasil pemeriksaan gula darah di angka 120 mg/dL sering membuat seseorang bertanya apakah kondisi tersebut masih aman atau justru perlu diwaspadai. Namun ternyata, jawaban untuk pertanyaan ini tidak bisa disamakan untuk semua orang.
Kadar gula darah dipengaruhi oleh waktu pemeriksaan, kondisi kesehatan, usia, pola makan, hingga ada atau tidaknya diabetes. Karena itu, satu angka saja belum cukup untuk menggambarkan kondisi tubuh secara keseluruhan.
Baca Juga: 7 Ciri Gula Darah Tinggi pada Wanita yang Khas, Cek di sini!
Gula Darah 120 Apakah Normal?
Berdasarkan pedoman perawatan dari American Diabetes Association atau ADA dalam laman Healthline, target gula darah pada orang dewasa umumnya berada pada rentang berikut:
- Sebelum makan atau saat puasa yaitu 80 hingga 130 mg/dL
- Setelah makan yaitu kurang dari 180 mg/dL dalam waktu 1 hingga 2 jam setelah makan
Sementara itu, pada orang tanpa diabetes, kadar gula darah puasa umumnya berada di angka 99 mg/dL atau lebih rendah dan setelah makan diupayakan tetap di bawah 140 mg/dL.
Dari angka tersebut dapat disimpulkan bahwa gula darah 120 mg/dL belum tentu tidak normal.
Jika hasil 120 mg/dL diperoleh setelah makan, angka tersebut masih dapat masuk dalam rentang yang diharapkan pada orang tanpa diabetes.
Namun, jika 120 mg/dL didapat saat pemeriksaan puasa pada orang yang tidak memiliki diabetes, hasil ini sudah berada di atas kisaran gula darah puasa normal sehingga mungkin memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Baca Juga: 11 Tanda-tanda Peringatan Gula Darah Terlalu Tinggi pada Tubuh
Mengapa Tidak Bisa Menilai dari Satu Angka Saja?
Kadar gula darah dapat berubah sepanjang hari tergantung aktivitas, makanan, stres, dan kondisi tubuh.
Karena itu, dokter tidak hanya melihat hasil pemeriksaan harian tetapi juga sering menggunakan tes Hemoglobin A1C atau HbA1C.
Pemeriksaan ini digunakan untuk melihat rata-rata kadar gula darah selama sekitar 3 bulan terakhir sehingga memberikan gambaran yang lebih menyeluruh.
Meski HbA1C menjadi salah satu standar dalam pemantauan diabetes, hasilnya tetap perlu dikombinasikan dengan kondisi kesehatan dan evaluasi medis.
Baca Juga: 6 Makanan Tinggi Karbohidrat yang Ternyata Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi
Jadi, gula darah 120 apakah normal atau tidak? Gula darah 120 mg/dL belum tentu tidak normal karena hasilnya perlu dilihat berdasarkan waktu pemeriksaan dan kondisi kesehatan seseorang. Jika diperoleh setelah makan, angka tersebut masih bisa berada dalam rentang yang diharapkan. Namun, jika didapat saat puasa pada orang tanpa diabetes, hasilnya sudah di atas batas normal dan sebaiknya dikonsultasikan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News