M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Tips Membuat Smoothie yang Aman untuk Gula Darah

7 Tips Membuat Smoothie yang Aman untuk Gula Darah
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa tips membuat smoothie yang aman untuk gula darah Anda. Cari tahu selengkapnya di sini!

Smoothie bisa menjadi pilihan minuman praktis yang tetap menyehatkan jika diracik dengan tepat. Kombinasi bahan yang seimbang tidak hanya memberikan energi, tetapi juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Hal ini penting, terutama bagi Anda yang ingin menghindari lonjakan gula darah yang bisa memicu rasa lemas, lapar berlebih, hingga risiko gangguan kesehatan jangka panjang.

Baca Juga: 6 Manfaat Air Putih untuk Menurunkan Gula Darah secara Alami

Dengan memahami komposisi yang tepat, Anda tetap bisa menikmati smoothie yang lezat tanpa khawatir terhadap dampaknya pada gula darah. Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa tips membuat smoothie yang aman untuk gula darah:

1. Pilih jenis buah dengan tepat

Buah memang kaya serat, vitamin, dan antioksidan. Namun, ada beberapa buah yang lebih cepat meningkatkan gula darah dibandingkan yang lain. Buah dengan indeks glikemik rendah seperti stroberi, blueberry, apel, kiwi, dan ceri lebih disarankan karena dicerna lebih lambat.

Sementara itu, buah seperti pisang matang atau nanas tetap boleh digunakan, tetapi sebaiknya tidak berlebihan agar kadar gula tetap terkontrol.

2. Perhatikan jumlah buah yang digunakan

Saat membuat smoothie, tanpa disadari Anda bisa menggunakan buah dalam jumlah lebih banyak dibandingkan saat dimakan langsung. Hal ini bisa meningkatkan total asupan gula.

Sebaiknya, batasi porsi buah sekitar setengah cangkir atau satu porsi kecil dalam satu smoothie. Anda juga bisa mengombinasikan beberapa jenis buah dalam jumlah kecil agar tetap seimbang.

3. Tambahkan sumber protein

Protein membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah. Jika smoothie hanya berisi buah, gula akan lebih cepat masuk ke aliran darah.

Menambahkan protein seperti yogurt tanpa gula, bubuk protein, selai kacang, atau tahu dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil sekaligus membuat smoothie lebih mengenyangkan.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Makanan untuk Mengatasi Gula Darah Rendah dengan Cepat

4. Tingkatkan kandungan serat

Serat berperan penting dalam memperlambat proses pencernaan, sehingga penyerapan gula menjadi lebih lambat. Smoothie yang rendah serat cenderung cepat dicerna dan bisa memicu lonjakan gula darah.

Untuk menambah serat, Anda bisa menggunakan chia seed, flaxseed, oat, atau bahan berserat lainnya. Selain itu, serat juga membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

5. Tambahkan lemak sehat

Lemak sehat membantu memperlambat pencernaan dan membuat gula dari buah dilepaskan secara bertahap ke dalam darah. Selain itu, lemak juga membuat smoothie terasa lebih creamy dan mengenyangkan.

Beberapa pilihan lemak sehat yang bisa digunakan antara lain alpukat, kacang-kacangan, atau selai kacang tanpa gula tambahan.

6. Pilih cairan dasar yang tepat

Menggunakan jus buah sebagai bahan dasar smoothie bisa meningkatkan kandungan gula secara signifikan. Hal ini karena jus biasanya tidak mengandung serat seperti buah utuh.

Sebagai gantinya, gunakan cairan tanpa gula seperti air putih, air kelapa tanpa pemanis, susu almond tanpa gula, atau susu sapi. Ini membantu menjaga keseimbangan nutrisi smoothie.

Baca Juga: 9 Menu Sarapan Rendah Glikemik yang Aman untuk Gula Darah Anda

7. Tambahkan sayuran non-tepung

Sayuran bisa menjadi tambahan yang sangat baik untuk smoothie karena meningkatkan kandungan nutrisi tanpa menambah gula. Selain itu, sayuran juga menambah serat dan volume.

Pilih sayuran dengan rasa ringan seperti bayam, kale, mentimun, zucchini, atau kembang kol agar tidak mengubah rasa smoothie secara drastis.

Itulah beberapa tips membuat smoothie yang aman untuk gula darah. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.