M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Dark Chocolate dan Almond Bisa Mengurangi Kadar Kolesterol, Cek Faktanya

Dark Chocolate dan Almond Bisa Mengurangi Kadar Kolesterol, Cek Faktanya
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Dark chocolate dan almond digadang-gadang ampuh mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Namun benarkah hal tersebut?

Dilansir dari The Spruce Eats, dark chocolate memiliki bahan dasar berupa biji kakao, gula, lesitin kedelai untuk menjaga tekstur, dan perasa vanilla.

Semakin banyak cokelat dan sedikit gula dalam dark chocolate, maka semakin pahit rasanya. Rasanya yang semakin pahit juga berbanding lurus dengan anggapan bahwa dark chocolate semakin menyehatkan.

Baca Juga: Kisah Unik Di Balik 5 Hidangan ala Italia yang Populer di Dunia

Karena rasanya yang pahit inilah dark chocolate biasanya tidak untuk dimakan langsung, melainkan di cairkan untuk makanan pendamping seperti pudding, mousse, ataupun kue lainnya.

Penelitian terbaru dari Journal of American Heart Association yang dikutip melalui Heart menemukan fakta bahwa menggabungkan almond mentah, dark chocolate, dan kokoa secara signifikan dapat mengurangi jumlah LDL.

LDL atau low-density lipoprotein adalah kolesterol jahat yang dapat menyumbat arteri dalam tubuh.

Penelitian tersebut melibatkan pasien obesitas dengan kadar kolesterol tinggi yang berisiko besar untuk terserang penyakit jantung.

Baca Juga: Tenyata Yogurt Punya Jenis yang Beragam, Yuk Simak Bedanya!

Penelitian dari Very Well Health, mengungkapkan bahwa dark chocolate mampu meningkatkan HDL atau high-density lipoprotein. HDL merupakan kadar kolesterol baik.

Makan cokelat dengan polifenol kakao yang tinggi secara efektif dapat meningkatkan HDL pada pasien diabetes tipe-2.

Untuk menegaskan penelitian tersebut, yang dikutip melalui Cardio Smart, para peneliti mengubah subjek mereka menjadi uji efek almond dan dark chocolate pada 4 diet unik selama 1 bulan.

Baca Juga: 3 Ide Membuat Hidangan Berbahan Dasar Tepung Menjadi Makanan Khas Spanyol

  • Diet pertama berisi sekitar 1800 – 3000 kcal dengan variasi makanan berupa keju, daging cincang, ikan tuna, mentega, dan roti putih.
  • Diet kedua serupa dengan mengganti keju & mentega menjadi 42,5 gram almond
  • Diet ketiga juga serupa dengan mengganti beberapa item menjadi 18 gram bubuk kakao & 43 gram dark chocolate
  • Diet keempat serupa dengan menganti beberapa item dengan almond, bubuk kakao, dan dark chocolate.

Hasilnya, didapatkan sebuah fakta sebagai berikut:

  • Diet almond berkaitan dengan penurunan 4% kolesterol total dan 7% lebih rendah LDL
  • Diet almond & dark chocolate berkaitan dengan penurunan kolesterol total dan LDL yang lebih rendah daripada diet almond

Sayangnya, penelitian ini hanya menguji selama 1 bulan saja dan tidak ada penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Faktanya, memang benar bahwa dark chocolate dengan almond mampu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL. Namun yang perlu menjadi catatan adalah pasien penderita kolesterol tinggi diharuskan memerhatikan pola makanan keseluruhan, dan bukan hanya mengonsumsi dark chocolate saja.

Baca Juga: 5 Street Food Korea yang Lezat tapi Jarang Diketahui, Tertarik Mencoba?

Pengonsumsian dark chocolate berlebih hanya akan meningkatkan kadar gula dalam tubuh. Karena bagaimanapun dark chocolate masih mengandung gula meski tidak ada kandungan susu tambahan sebagai pemanis.

Penderita kadar kolesterol yang tinggi harus memerhatikan asupan makanan yang sehat.

Dark chocolate dan almond adalah makanan yang cocok sebagai makanan pengganti dari makanan tidak sehat seperti mentega atau keju, dan bukan dijadikan makanan utama untuk mengurangi kolesterol.

Selanjutnya: Promo Pizza Hut Agustus 2021, Pizza Merah Putih Spesial Agustus Cuma Rp 109 Ribu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?