MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada di bawah tekanan pada perdagangan Senin, 27 Juli 2026. Cek proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Secara teknikal, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta menilai, pergerakan IHSG cenderung bearish setelah membentuk pola long black opening marubozu candle.
Indikator Stochastic K-D juga menunjukkan sinyal negatif yang didukung penurunan volume perdagangan. Adapun level support IHSG berada di 6.137 dan 6.012, sedangkan resistance berada di 6.261 dan 6.416.
Pada perdagangan sebelumnya, investor asing mencatatkan net sell Rp1,25 triliun di pasar reguler. Secara year to date (YTD), asing masih membukukan net sell Rp 92,35 triliun, sementara IHSG terkoreksi 28,34% sejak awal tahun.
Baca Juga: Asing Melakukan Penjualan Jumbo Rp 1,25 Triliun, Ini Saham Paling Banyak Dilepas
Dari pasar global, Wall Street mendapat dukungan dari musim laporan keuangan yang solid dari sejumlah emiten besar, dan berpotensi menahan tekanan di pasar. Namun, investor tetap mencermati prospek suku bunga The Fed, valuasi saham teknologi, serta perkembangan harga minyak sehingga sentimen eksternal belum sepenuhnya kondusif.
Dari dalam negeri, ekspektasi terhadap publikasi laporan keuangan emiten semester I-2026 diperkirakan dapat menjadi penahan sentimen negatif sekaligus membuka peluang aksi bargain hunting pada saham-saham berfundamental kuat.
Saham Pilihan
Nafan merekomendasikan investor mengakumulasi saham-saham pilihan yang memiliki fundamental solid, berharga relatif murah, serta mulai menunjukkan sinyal pembalikan arah tren, dengan tetap menerapkan manajemen risiko secara disiplin.
1. ISAT
ISAT direkomendasikan add pada area 1.900-2.000, dengan target harga bertahap di 2.020, 2.050, dan 2.170. Support berada di 1.900 dan 1.870.
Dari sisi fundamental, Indosat akan mengoptimalkan tambahan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz secara bertahap sebagai bagian dari strategi pengembangan jaringan nasional untuk memperluas layanan 5G.
2. KLBF
KLBF direkomendasikan accumulative buy pada area 700-730, dengan target harga 745, 775, dan 885. Support berada di 700 dan 675.
Secara fundamental, Kalbe Farma memiliki salah satu jaringan distribusi terbesar dan terluas di Indonesia. Jaringan tersebut dinilai meningkatkan efisiensi rantai pasok sekaligus menjamin ketersediaan produk hingga fasilitas kesehatan di wilayah tier-2 dan tier-3.
3. UNVR
Sementara itu, UNVR direkomendasikan accumulative buy pada area 1.655-1.715, dengan target harga 1.730, 1.770, dan 1.995. Support berada di 1.655 dan 1.615.
Dari sisi fundamental, langkah strategis Unilever Indonesia mendivestasi bisnis non-inti, seperti bisnis es krim dan Teh SariWangi, dinilai membuat operasional perseroan menjadi lebih ramping sehingga dapat lebih fokus mengembangkan core brands dengan margin yang lebih tinggi dan daya saing yang lebih kuat.
Nah, itu dia rekomendasi saham hari ini. Rekomendasi ini bukan ajakan untuk menjual atau membeli saham tertentu. Sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News