M O M S M O N E Y I D
Bugar

Catat! Ini 5 Makanan Berlemak yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Catat! Ini 5 Makanan Berlemak yang Baik untuk Kesehatan Tubuh
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa makanan berlemak yang baik untuk kesehatan tubuh. Makanan ini bisa Anda konsumsi secara rutin, tapi tentu tidak boleh berlebihan. 

Fungsi lemak beragam bagi tubuh, antara lain menyediakan cadangan energi, melindungi organ tubuh, membentuk hormon, dan membantu penyerapan zat gizi. Itu sebabnya Anda perlu memenuhi kebutuhan lemak harian dari makanan. 

Akan tetapi, ada beragam jenis lemak dengan pengaruhnya tersendiri bagi kesehatan. Lemak jenuh yang menumpuk di dalam tubuh dapat meningkatkan kolesterol "jahat” dan membuat Anda lebih rentan terkena penyakit jantung. 

Di antara banyaknya makanan sumber lemak, dilansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa makanan berlemak yang baik untuk kesehatan tubuh:  

1. Ikan 

Ikan Segar
Ikan Segar

Makanan berlemak yang baik untuk kesehatan tubuh yang pertama adalah ikan. Beberapa jenis ikan telah terkenal sebagai jenis makanan yang baik bagi tubuh. 

Pasalnya selain membuat sehat, rutin makan ikan disebut mampu meningkatkan daya pikir dan kecerdasan seseorang. 

Ikan seperti salmon, tuna, sarden dan mackerel banyak mengandung lemak yang bernama omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung. 

Selain itu, lemak ini juga berperan dalam menjaga fungsi otak. Setidaknya dua porsi dalam satu minggu, sekitar 80 gram ikan pada setiap porsi makan. 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Buah yang Baik Dikonsumsi untuk Ibu Hamil

2. Alpukat

Alpukat
Alpukat

Makanan berlemak yang baik untuk kesehatan tubuh berikutnya adalah buah alpukat.  

Alpukat merupakan satu-satunya makanan tinggi lemak yang berasal dari kelompok buah-buahan. Baiknya lagi, sekitar 70% dari lemak total pada alpukat adalah lemak tak jenuh dalam bentuk asam oleat. 

Lemak ini bermanfaat bagi kesehatan jantung dan bisa membantu meringankan radang akibat penyakit, misalnya osteoarthritis. 

Selain itu, asupan lemak tak jenuh pada alpukat membantu menurunkan kolesterol “jahat” (LDL). 

3. Minyak zaitun

Minyak zaitun
Minyak zaitun

Makanan berlemak yang baik untuk kesehatan tubuh lainnya yaitu minyak zaitun.  

Minyak zaitun, terutama dari jenis extra virgin olive oil, merupakan sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik. 

Kandungan lemak ini dapat menjaga kesehatan jantung dengan cara menurunkan kadar kolesterol total dan tekanan darah. 

Berbagai studi terdahulu telah membuktikan bahwa antioksidan dapat meredakan peradangan dan menurunkan risiko penyakit akibat tingginya kolesterol LDL. 

4. Telur

Putih telur
Putih telur

Tidak sedikit yang menghindari telur karena menganggap makanan ini tinggi lemak dan kolesterol. Padahal, kolesterol pada kuning telur sebenarnya tidak memengaruhi kadar kolesterol darah asalkan selama ini kolesterol Anda terkendali. 

Dengan membuang kuning telur, Anda justru kehilangan berbagai zat gizi yang penting seperti asam lemak omega-3. 

Telur yang utuh juga lebih sehat karena bisa memberikan tubuh asupan protein serta hampir semua jenis vitamin dan mineral. 

Baca Juga: Sering Sembelit? 5 Buah Ini Bisa Melancarkan Pencernaan

5. Keju 

Keju
Keju

Makanan yang satu ini dikenal sebagai makanan yang mengandung banyak lemak. Padahal sebagian besar lemak yang ada pada keju tergolong lemak baik. 

Keju banyak mengandung zat gizi seperti protein, vitamin B12,  kalsium dan lemak yang baik bagi kesehatan jantung. 

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi keju dengan porsi yang sesuai tidak terlalu berdampak pada berat badan seseorang. 

Makan makanan tinggi lemak tidak melulu berdampak buruk bagi kesehatan, asalkan Anda memilih jenis lemak yang tepat. Akan lebih baik untuk memilih makanan dengan kandungan lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi kesehatan. 

Namun, tentu tidak mudah untuk sepenuhnya menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti daging merah dan minyak kelapa. 

Guna menjaga kesehatan, Anda harus selalu membatasi asupannya setiap hari. 

Itulah beberapa makanan berlemak yang baik untuk kesehatan tubuh dan bisa Anda konsumsi secara rutin tentunya tidak boleh berlebihan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tagihan Listrik Bisa Aman! Ini 9 Cara Hangatkan Kamar Tidur Anda Tanpa Boros

Simak cara menghangatkan kamar tidur tanpa boros listrik, solusi praktis agar tidur tetap hangat dan nyaman saat cuaca dingin.  

Kestabilan Finansial: Ini 10 Kunci Sukses Jutawan yang Jarang Terungkap

Ingin tahu cara jutawan membangun kekayaan? Kuncinya bukan pamer harta, tapi hidup sederhana dan fokus pada aset produktif. Pelajari rahasianya!  

20 Makanan Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Dapat Anda Coba Konsumsi

Ini dia beberapa makanan penurun tekanan darah tinggi alami yang dapat Anda coba konsumsi. Intip daftarnya di sini!  

7 Daftar Herbal dan Rempah-Rempah Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Yuk, intip daftar herbal dan rempah-rempah alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini! 

14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?

Mari intip beberapa cara alami menurunkan gula darah yang tinggi berikut ini. Mau coba terapkan?       

Desain Interior 2026: 4 Gaya Ini Justru Bikin Hunian Anda Cepat Usang

Membeli furnitur pekan lalu ternyata belum tentu relevan di 2026. Ada 4 tren desain interior yang diprediksi ditinggalkan agar rumah tak usang.

11 Khasiat Konsumsi Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan Tubuh

Intip beberapa khasiat konsumsi biji bunga matahari bagi kesehatan tubuh berikut ini, yuk! Kira-kira apa saja?

8 Khasiat Rutin Konsumsi Jamur untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Intip sejumlah khasiat rutin konsumsi jamur untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui berikut ini. Apa saja, ya?

Laba Bisnis Anda Bohong? EBITDA Ungkap Kekuatan Asli Operasional

Banyak pebisnis mengira laba bersih adalah uang tunai. Waspada, beban non-operasional bisa menekan kas. Kalkulasi EBITDA Anda sangat berpengaruh.

Bukan 50%, Ternyata Ini Batas Aman Cicilan Ideal dari Total Gaji Anda

Punya cicilan tapi gaji pas-pasan? Ketahui batas aman 30% dari total penghasilan Anda agar keuangan tetap sehat. Cek kalkulasi dan strateginya.