M O M S M O N E Y I D
AturUang

Cara Siapkan Dana Pensiun Rp2,8 Miliar di Usia 40 Tahun biar Hidup Tenang di Hari Tua

Cara Siapkan Dana Pensiun Rp2,8 Miliar di Usia 40 Tahun biar Hidup Tenang di Hari Tua
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Panduan bijak menyiapkan dana pensiun miliaran dari usia 40 tahun dengan strategi keuangan sederhana dan terukur.

Banyak orang merasa aman selama gaji masih masuk setiap bulan, tapi jarang benar-benar memikirkan kehidupan setelah berhenti bekerja. 

Padahal, masa pensiun bukan sekadar berhenti cari uang, melainkan fase baru yang tetap butuh biaya hidup stabil. 

Di Indonesia, rata-rata usia pensiun sekitar 56 tahun dengan harapan hidup hingga 70 tahun, yang berarti ada belasan tahun tanpa penghasilan aktif. 

Melansir dari laman website bni.co.id, kondisi ini membuat perencanaan keuangan jadi hal yang tidak bisa ditunda, apalagi jika ingin tetap hidup nyaman. Sayangnya, kesadaran masyarakat masih rendah karena hanya sekitar 6% yang benar-benar punya rencana pensiun. 

“Perencanaan keuangan sejak dini menjadi kunci menghadapi ketidakpastian hidup,” ujar perwakilan manajemen investasi dalam keterangan resmi dari laman website bni.co.id. 

Baca Juga: Telat Lapor SPT? Cek Informasi Denda, Batas Waktu, dan Cara Mengatasinya

Realita keuangan yang sering diabaikan

Banyak orang berpikir kebutuhan akan menurun drastis saat pensiun, padahal faktanya tidak sesederhana itu. Gaya hidup yang terbentuk selama usia produktif biasanya ikut terbawa hingga masa tua.

Contoh sederhana, jika di usia 40 tahun seseorang memiliki gaji Rp15.000.000 per bulan dan pengeluaran 80%, maka dengan kenaikan gaji rata-rata 6% per tahun, penghasilan di usia 56 tahun bisa mencapai sekitar Rp38.000.000 per bulan. 

Masalahnya, pengeluaran juga ikut naik dan bisa menyentuh angka Rp30.400.000 per bulan. Ini menunjukkan bahwa tanpa kontrol finansial, kebutuhan hidup akan terus meningkat seiring waktu.

Kebutuhan hidup saat pensiun tetap besar

Walaupun tidak lagi bekerja, kebutuhan hidup tidak akan hilang. Bahkan, biaya kesehatan dan kebutuhan harian bisa menjadi lebih tinggi.

Dalam skenario realistis, kebutuhan hidup saat pensiun diperkirakan sekitar 70% dari pengeluaran terakhir. Artinya, seseorang tetap membutuhkan sekitar Rp21.300.000 per bulan untuk hidup layak. 

Jika dihitung tahunan, angka ini mencapai Rp255.600.000. Tanpa persiapan, angka ini jelas sulit dipenuhi hanya mengandalkan tabungan biasa.

Target dana pensiun yang perlu disiapkan

Dengan masa pensiun sekitar 14 tahun, total dana yang perlu disiapkan agar tetap hidup nyaman adalah sekitar: Rp2.800.000.000.

Angka ini dihitung menggunakan pendekatan time value of money, yaitu konsep bahwa nilai uang saat ini berbeda dengan masa depan karena pengaruh inflasi dan investasi.

Pendekatan ini umum digunakan oleh perencana keuangan profesional karena memberikan gambaran yang lebih realistis dibanding sekadar menabung tanpa strategi.

Baca Juga: 10 Kebiasaan yang Bikin Hidup Stagnan, Pelajaran Logis dari Charlie Munger

Strategi menabung yang masuk akal

Agar target tersebut tercapai, dibutuhkan konsistensi dalam menabung dan berinvestasi. Dengan asumsi imbal hasil 8% per tahun, maka dana yang perlu disisihkan setiap bulan sekitar Rp7.700.000 selama 16 tahun. 

Jika terasa berat, kamu bisa mulai dari nominal lebih kecil lalu meningkatkannya secara bertahap seiring kenaikan penghasilan. Yang penting adalah konsistensi, bukan langsung besar di awal.

Pilihan investasi yang relevan di Indonesia

Untuk mencapai target pensiun, tidak cukup hanya menabung. Perlu strategi investasi yang sesuai dengan kondisi pasar Indonesia saat ini.

Beberapa instrumen yang bisa dipertimbangkan antara lain:

  • Deposito untuk keamanan dana.
  • Reksadana untuk diversifikasi.
  • Surat Berharga Negara yang relatif stabil.
  • Saham dividen untuk potensi jangka panjang.
  • Portofolio campuran untuk keseimbangan risiko.

Dengan literasi keuangan yang baik, kamu bisa memilih instrumen sesuai profil risiko dan tujuan finansial.

Kesalahan umum yang sering terjadi

Banyak orang gagal menyiapkan dana pensiun karena kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari, seperti:

  • Menunda mulai menabung.
  • Tidak memperhitungkan inflasi.
  • Mengandalkan satu sumber penghasilan.
  • Gaya hidup terus naik tanpa kontrol.
  • Tidak punya tujuan keuangan jangka panjang.

Padahal, menurut berbagai data, minimnya perencanaan ini menjadi salah satu penyebab utama ketidaksiapan finansial di usia tua.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Belanja yang Bikin Keuangan Seret, Banyak Dilakukan Kelas Pekerja

Cara mulai dari sekarang tanpa ribet

Kalau merasa belum siap menabung jutaan rupiah per bulan, kamu tetap bisa mulai dari langkah kecil:

  • Sisihkan minimal 10% dari penghasilan.
  • Naikkan nominal secara bertahap.
  • Prioritaskan investasi dibanding konsumsi.
  • Lakukan evaluasi keuangan rutin.
  • Gunakan sistem auto debit agar konsisten.

Langkah kecil yang dilakukan terus-menerus justru punya dampak besar dalam jangka panjang. Pensiun bukan akhir dari perjalanan, tapi awal dari fase hidup yang baru dan tetap membutuhkan kestabilan finansial. 

Tanpa perencanaan yang matang, masa pensiun bisa berubah menjadi beban, bukan masa menikmati hasil kerja keras. 

Strategi yang tepat, target dana miliaran bukan hal mustahil, bahkan bisa dicapai secara realistis. Kuncinya ada pada disiplin, konsistensi, dan keberanian untuk mulai lebih awal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek 4 Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas untuk Perdagangan Selasa (28/7)

MNC Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini Selasa (28/7/2026). Simak ulasannya berikut.

BNI Sekuritas Bagikan 6 Ide Trading untuk Perdagangan Selasa (28/7)

IHSG berpeluang untuk tes resistance di 6.220​ hari ini. Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas berikut untuk hari ini.

IHSG Melanjutkan Pelemahan, Bergerak Turun 0,13%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa pagi, 28 Juli 2026, sempat naik, tetapi IHSG bergerak turun 0,13% ke level 6.177.

IHSG Menguji Area Support, Ini Saham Pilihan yang Bisa Dilirik Investor

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak cenderung konsolidasi dengan kecenderungan melemah 

Cegah Stroke Sejak Dini, Ini 7 Tips Makan Sehat yang Wajib Anda Coba

Mulai dari membatasi garam hingga mengonsumsi asam lemak omega-3, pelajari tips makan sehat untuk melindungi tubuh dari bahaya penyakit stroke.

Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (28/7) Melemah Rp 9.000, Buyback Juga Turun Rp 9.000

Harga emas Antam hari ini turun Rp 9.000 menjadi Rp 2.613.000 per gram pada Selasa (28/7). Harga buyback juga melemah Rp 9.000.

Susunan LQ45 Periode 3 Agustus - 30 Oktober 2026, Cek Saham yang Masuk dan Keluar

Indeks LQ45 mengukur kinerja harga dari 45 saham yang memiliki likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar besar, serta fundamental perusahaan baik. 

Ramalan Shio Hari Ini 28 Juli 2026, Ada yang Perlu Waspada

Yuk, simak ramalan shio hari ini Selasa 28 Juli 2026, cek peruntungan karier, keuangan, asmara, kesehatan, dan shio paling beruntung.

Asing Melakukan Aksi Jual Saham-saham Ini, Net Sell Rp 491 Miliar

Berdasarkan data perdagangan di pasar reguler, investor asing membukukan nilai jual bersih (net sell) Rp 491,8 miliar.

Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 28 Juli 2026, Siapa Paling Beruntung?

Simak ramalan zodiak hari ini Selasa 28 Juli 2026, saat energi Jupiter bawa peluang sekaligus mendorong evaluasi karier, uang, dan asmara.