M O M S M O N E Y I D
AturUang

5 Kebiasaan Belanja yang Bikin Keuangan Seret, Banyak Dilakukan Kelas Pekerja

5 Kebiasaan Belanja yang Bikin Keuangan Seret, Banyak Dilakukan Kelas Pekerja
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Stop 5 kebiasaan belanja ini sekarang agar keuangan lebih stabil, dan peluang kaya makin terbuka tanpa harus nambah penghasilan.

Banyak orang mengira kunci keuangan sehat ada pada gaji besar, padahal kenyataannya justru terletak pada kebiasaan sehari-hari dalam mengelola uang. 

Di Indonesia, tekanan gaya hidup, kemudahan kredit digital, hingga tren konsumtif membuat banyak pekerja sulit keluar dari siklus keuangan yang stagnan. 

Melansir dari New Trader U, perubahan finansial besar justru sering dimulai dari keputusan kecil yang konsisten dilakukan. Artinya, menghentikan kebiasaan belanja tertentu bisa lebih berdampak dibanding sekadar menambah penghasilan. 

“Mobil baru adalah pembelian terbesar yang kita lakukan dan nilainya terus menurun,” ujar Dave Ramsey, Personal Finance Expert.

Berikut ini mengulas kebiasaan yang tanpa disadari menghambat seseorang membangun kestabilan finansial jangka panjang.

Baca Juga: 5 Aset yang Dikira Menguntungkan, Ternyata Bisa Bikin Keuangan Boncos

Mobil baru yang cepat kehilangan nilai

Bagi sebagian orang, memiliki mobil baru adalah simbol pencapaian hidup. Namun dari sudut pandang keuangan, ini justru sering menjadi keputusan yang kurang bijak. Nilai mobil baru bisa turun drastis hanya dalam beberapa tahun pertama, bahkan sejak keluar dari showroom.

Di sisi lain, cicilan bulanan membuat pengeluaran tetap tinggi dan mengurangi ruang untuk menabung. Di kondisi ekonomi seperti sekarang, banyak ahli keuangan menyarankan memilih mobil bekas berkualitas sebagai alternatif yang lebih realistis. Selisih uangnya bisa dialihkan ke dana darurat atau investasi yang lebih produktif.

Kepemilikan liburan yang justru jadi beban

Program kepemilikan properti liburan bersama sering terlihat menarik di awal. Bayangan liburan rutin dengan biaya tetap terdengar menguntungkan. Namun dalam praktiknya, ada banyak biaya tambahan yang tidak kecil dan harus dibayar terus menerus.

Masalah lainnya, kepemilikan ini sulit dijual kembali ketika sudah tidak dibutuhkan. Akhirnya, banyak orang justru terjebak dalam komitmen finansial jangka panjang. Cara yang lebih fleksibel adalah menabung khusus untuk liburan dan membayar sesuai kebutuhan tanpa terikat kontrak.

Garansi tambahan yang sebenarnya tidak penting

Saat membeli barang elektronik, sering muncul tawaran garansi tambahan dengan alasan keamanan. Meski terdengar masuk akal, kenyataannya sebagian besar pengguna tidak pernah memanfaatkannya.

Dari sisi perhitungan, biaya garansi ini lebih sering menguntungkan penjual. Jika memiliki dana darurat yang cukup, risiko kerusakan sebenarnya bisa diatasi tanpa perlu biaya tambahan. Ini membuat garansi tambahan menjadi pengeluaran yang kurang efisien.

Kebiasaan makan di luar saat kondisi keuangan belum stabil

Gaya hidup praktis membuat makan di luar atau pesan makanan jadi kebiasaan umum, terutama di kota besar. Tanpa disadari, pengeluaran kecil ini bisa menumpuk menjadi angka yang cukup besar setiap bulan.

Bagi yang masih memiliki utang atau belum punya tabungan kuat, kebiasaan ini sebaiknya dikurangi. Memasak sendiri atau membawa bekal bisa menjadi langkah sederhana yang berdampak besar pada pengelolaan keuangan.

Baca Juga: Waspada! 4 Data Kartu Kredit Ini Paling Sering Jadi Celah Penipuan Digital

Membeli sesuatu sebelum mampu membayar tunai

Kemudahan layanan cicilan dan bayar nanti membuat banyak orang tergoda membeli barang di luar kemampuan. Padahal, kebiasaan ini berisiko menambah beban keuangan karena adanya bunga dan biaya tambahan.

Membiasakan diri menabung sebelum membeli sesuatu bisa membantu mengontrol pengeluaran. Selain itu, cara ini juga melatih disiplin dalam menentukan prioritas antara kebutuhan dan keinginan.

Kenapa kebiasaan kecil menentukan masa depan finansial?

Perubahan kondisi keuangan tidak selalu membutuhkan langkah besar. Justru kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten memiliki dampak paling nyata.

Mengurangi pengeluaran yang tidak penting, seseorang bisa mulai membangun tabungan, investasi, dan rasa aman secara finansial. Ini menjadi fondasi penting untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi yang sering terjadi.

Mengelola keuangan dengan baik bukan berarti harus hidup serba terbatas, tetapi lebih kepada membuat keputusan yang tepat. Lima kebiasaan di atas sering dianggap normal, padahal bisa menjadi penghambat utama dalam mencapai kestabilan finansial. 

Mulai mengubah pola belanja dan lebih sadar terhadap pengeluaran, peluang untuk hidup lebih tenang secara finansial akan semakin terbuka. Pada akhirnya, keputusan kecil hari ini bisa menentukan kondisi keuangan di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek Proyeksi dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas untuk Perdagangan Selasa (18/8)

IHSG masih berpeluang menguat pada perdagangan Selasa (18/8/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (18/8): Galeri24 Turun, UBS Naik

Harga emas Galeri24 di Pegadaian turun tipis pada Selasa (18/8), sementara harga emas UBS justru menguat Rp 10.000 per gram.​

Tampilan Soft Light Glass HyperOS 4 Bikin Tampilan HP Lebih Mewah

Desain transparan ala Soft Light Glass hiasi widget hingga folder. Simak perubahan antarmuka dan penyesuaian layar kuncinya.

Promo Bakmi GM BGM Day Agustus, Menu Hemat Mulai Rp 20 Ribuan & Gratis Hydrococo

Nikmati sajian legendaris mulai Rp 20.000-an lewat promo Bakmi GM BGM Day Agustus 2026. Pesan sekarang dan dapatkan bonus gratis Hydrococo!

Saat Cuaca Relatif Kering, Hujan Lebat Masih Terjadi di Provinsi Ini 18-20 Agustus

Kondisi cuaca relatif kering masih mendominasi di sebagian besar wilayah Indonesia. Meski begitu, hujan lebat masih terjadi di sejumlah provinsi.

Tampak Sepele, 5 Kebiasaan setelah Makan Ini Ternyata Berbahaya buat Kesehatan lo

Kerap dianggap sepele, beberapa kebiasaan setelah makan seperti langsung tidur hingga minum teh ternyata dapat memicu bahaya kesehatan.

HP Redmi 1 Jutaan Ini Bawa Baterai Titan 6300mAh & Lensa 32MP, Warna Alami

Panel IPS LCD 120Hz dengan tingkat kecerahan 800 nits kini hadir di kelas 1 jutaan. Simak dampak responsivitas HP Redmi ini sebelum Anda membeli.

Jadwal Kejuaraan Dunia 2026, Jonatan dan 3 Wakil Indonesia Lainnya Bertanding

Jadwal Kejuaraan Dunia 2026, Selasa (18/8), tunggal putra Jonatan Christie dan tiga wakil Indonesia lainnya bertanding menuju babak 32 besar.

Dada Ayam Tanpa Kulit Bantu Amankan Kadar Gula Darah, Hindari Bumbu Tinggi Gula

Protein tanpa lemak lambatkan pencernaan karbohidrat. Cek metode olah ayam aman gula darah. Dada ayam tanpa kulit simpan vitamin B6 dan selenium.

Susah Tidur Pengaruhi Gen Pengatur Kolesterol & Picu Ketidakseimbangan Hormon

Kurang tidur dari 6 jam sehari memicu lonjakan hormon ghrelin. Ketahui dampaknya pada kadar kolesterol dan kesehatan jantung.