MOMSMONEY.ID - Sebelum mulai melakukannya, ketahui dulu beberapa manfaat intermittent fasting berikut ini.
Banyak metode diet berfokus pada jenis makanan yang dikonsumsi, namun intermittent fasting lebih menitikberatkan pada waktu Anda makan.
Laman Johns Hopkins Medicine menyebutkan, metode ini membatasi waktu makan pada rentang jam tertentu guna mendukung perubahan metabolisme, seperti pembakaran lemak setelah cadangan gula dalam tubuh habis terpakai.
Dengan intermittent fasting, Anda hanya makan pada waktu tertentu dalam sehari atau pada hari-hari tertentu dalam seminggu.
Bukan cuma efektif mengurangi berat badan, namun ada juga manfaat kesehatan lain yang bisa dirasakan saat melakukan intermittent fasting.
Apa saja? Ini dia beberapa manfaat intermittent fasting yang perlu diketahui.
Baca Juga: 7 Pilihan Makanan yang Banyak Mengandung Kolagen untuk Kulit Kencang dan Sehat
Mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan obesitas
Dalam penelitian pada hewan, puasa intermitent mencegah obesitas. Dan, dalam enam penelitian singkat, manusia dewasa yang mengalami obesitas mengalami penurunan berat badan melalui puasa intermitent.
Penderita diabetes tipe 2 dapat memperoleh manfaat seperti menurunkan berat badan dan menurunkan kadar glukosa puasa, insulin puasa, dan leptin sekaligus mengurangi resistensi insulin, menurunkan kadar leptin, dan meningkatkan kadar adiponektin.
“Banyak hal yang terjadi selama puasa intermitent yang dapat melindungi organ tubuh dari penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, gangguan neurodegeneratif terkait usia, bahkan penyakit radang usus dan banyak jenis kanker,” jelas Ahli Saraf Johns Hopkins Mark Mattson.
Membantu mengurangi lemak
Intermittent fasting membantu seseorang untuk mengonsumsi lebih sedikit kalori yang bagus untuk mengurangi berat badan dan juga lemak tubuh.
Hal tersebut disebabkan karena intermittent fasting bisa membantu meningkatkan metabolisme tubuh, di mana proses tersebut bisa membantu proses pembakaran kalori lebih cepat.
Selain itu, lemak bisa semakin berkurang karena lemak tubuh yang tersimpan digunakan untuk meningkatkan energi.
Memperbaiki hormon, sel, dan gen
Perbaikan hormon, sel, dan gen dalam tubuh dapat berubah ketika seseorang berpuasa. Laman Healthline menjelaskan bahwa ketik berpuasa, tingkat insulin menurun dan hormon HGH atau hormon pertumbuhan meningkat.
Sel-sel tubuh juga mulai terpicu untuk melakukan proses perbaikan sel dan juga perbaikan gen dalam tubuh. Proses tersebut juga memfasilitasi pembakaran lemak di tubuh, meningkatkan massa otot, dan perbaikan sel-sel rusak lainnya.
Baca Juga: Minum Jus Jeruk Bisa Tekan Risiko Batu Ginjal, Cek 6 Manfaat Minuman Segar Ini
Meningkatkan fungsi otak
Untuk berkonsentrasi dan fokus dalam melakukan suatu hal, peran fungsi otak tentunya diperlukan. Kegiatan berpuasa yang jadi hal utama dalam intermittent fasting bisa membantu meningkatkan memori.
Intermittent fasting juga meningkatkan beberapa proses metabolisme yang ternyata penting bagi kesehatan otak. Sebab, intermittent fasting bisa membantu mengurangi zat oksidatif, peradangan, tingkat tekanan darah, dan juga resistensi insulin.
Menurunkan tekanan darah
Manfaat lainnya dari intermittent fasting adalah bisa membantu menurunkan tekanan darah. Saat seseorang melakukan intermittent fasting, manfaat ini adalah manfaat signifikan yang bisa terlihat.
Studi di laman Everyday Health mencatat, pola 16:8 yang digunakan dalam intermittent fasting efektif menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik atau systolic blood pressure. Menjaga tekanan darah di angka normal bisa membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti jantung.
Mengurangi stres
Penyebab stres dikenal dengan istilah zat oksidatif. Zat ini bisa memicu stres, penuaan dini, dan penyakit kronis lainnya.
Beberapa penelitian dari laman Healthline menemukan, intermittent fasting bisa mengurangi zat oksidatif dan peradangan dalam tubuh yang memicu stres. Sebagai hasil, penyakit kronis dan juga penuaan dini bisa dihindari ketika seseorang melakukan intermittent fasting.
Nah, itulah beberapa keuntungan dan manfaat dari intermittent fasting yang ternyata tak hanya bagus untuk menurunkan berat badan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News