M O M S M O N E Y I D
AturUang

Cara Merencanakan Keuangan Bayi dan Masa Pascapersalinan biar Stabil

Cara Merencanakan Keuangan Bayi dan Masa Pascapersalinan biar Stabil
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Persiapan keuangan bayi yang tepat membantu keluarga Anda lebih tenang menghadapi biaya kehamilan dan masa setelah persalinan.

Menyambut kehadiran si kecil tentu menjadi momen yang membuat banyak calon orang tua terutama bagi Anda bisa merasa bahagia sekaligus antusias. 

Di sisi lain, ada banyak hal baru yang mulai dipikirkan, mulai dari perlengkapan bayi, kebutuhan ibu, sampai pengeluaran rumah tangga yang biasanya ikut berubah. 

Saat ini, banyak keluarga di Indonesia mulai lebih sadar bahwa mempersiapkan kelahiran anak bukan hanya soal membeli perlengkapan lucu atau menata kamar bayi. 

Melansir dari Gitget Foundation, kesiapan finansial sebelum dan sesudah kelahiran anak bisa membantu orang tua menjalani masa transisi dengan lebih nyaman dan minim tekanan. 

Apalagi dengan biaya hidup yang terus bergerak naik, membuat perencanaan keuangan menjadi langkah penting yang tidak lagi bisa dianggap sepele.

"Uang memang tidak membeli kebahagiaan, tetapi dapat memberikan rasa aman, perlindungan, dan lebih banyak pilihan bagi keluarga," ujar Gemma Mitchell.

Baca Juga: 10 Cara Berpikir Charlie Munger yang Masih Cocok Diterapkan, Ayo Cobain

Mengapa persiapan keuangan sebelum memiliki bayi penting?

Banyak calon orang tua mengira pengeluaran terbesar saat memiliki anak hanya berasal dari perlengkapan bayi seperti kereta dorong, baju bayi, atau tempat tidur bayi. Padahal kalau dilihat lebih jauh, perubahan yang paling terasa justru sering datang dari berkurangnya pemasukan rumah tangga.

Misalnya, salah satu orang tua memutuskan mengambil cuti lebih lama atau mengurangi jam kerja agar bisa fokus mengurus bayi. Perubahan seperti ini sering kali tidak terlalu disadari sejak awal, padahal dampaknya cukup besar pada kondisi keuangan keluarga.

Menyiapkan kondisi finansial sejak masa kehamilan bisa membantu keluarga menghadapi perubahan tersebut dengan lebih tenang. Selain itu, langkah ini juga membantu orang tua lebih siap menghadapi kebutuhan baru yang akan muncul.

Pengeluaran yang sering muncul selama kehamilan dan setelah bayi lahir

Banyak pasangan baru mengaku kaget karena pengeluaran kecil ternyata bisa bertambah banyak dalam waktu singkat. Awalnya terlihat sederhana, tetapi jika dikumpulkan jumlahnya bisa cukup besar.

Selama masa kehamilan, kebutuhan yang biasanya muncul antara lain pemeriksaan rutin, tes kesehatan, kebutuhan nutrisi ibu, persiapan persalinan, hingga biaya rumah sakit atau klinik.

Setelah bayi lahir, kebutuhan baru juga mulai bertambah seperti popok, perlengkapan mandi, pakaian bayi, perlengkapan tidur, kebutuhan menyusui, kebutuhan ibu pascapersalinan, hingga biaya pengasuhan anak.

Karena itu, membuat daftar kebutuhan dari awal bisa membantu menghindari pembelian yang sebenarnya belum terlalu diperlukan.

Cara sederhana menyusun anggaran kebutuhan bayi

Membuat anggaran sering terdengar rumit. Padahal sebenarnya tidak harus seperti itu. Cara paling mudah adalah mulai dari hal kecil yang bisa dilakukan sehari hari.

Coba hitung kembali kondisi pemasukan keluarga setelah bayi lahir nanti. Perkirakan apakah akan ada perubahan penghasilan saat salah satu orang tua mengambil cuti atau mengurangi aktivitas kerja.

Setelah itu, mulai pisahkan mana kebutuhan yang benar benar penting dan mana yang sifatnya tambahan. Tidak semua perlengkapan bayi harus langsung dibeli sekaligus.

Dana darurat juga penting dipersiapkan. Kehadiran bayi sering membawa kebutuhan yang muncul secara tiba tiba dan sulit diprediksi sebelumnya.

Baca Juga: Emas Putih atau Kuning Mana yang Lebih Mahal? Cek Fakta Berikut Ini

Apakah bayi perlu langsung dibuatkan tabungan?

Pertanyaan ini cukup sering muncul pada calon orang tua baru. Banyak yang langsung memikirkan tabungan pendidikan atau investasi untuk anak sejak awal.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Namun kondisi keuangan keluarga tetap perlu menjadi prioritas utama.

Pastikan kebutuhan dasar rumah tangga sudah aman, dana darurat tersedia, dan pengeluaran rutin dapat berjalan dengan baik. Setelah kondisi keuangan keluarga lebih stabil, barulah orang tua bisa mulai memikirkan rencana keuangan jangka panjang untuk anak.

Cara menghemat pengeluaran sebelum memiliki bayi

Saat ini semakin banyak keluarga muda yang lebih bijak dalam mengatur pengeluaran. Tidak semua perlengkapan bayi harus dibeli baru.

Beberapa orang memilih meminjam barang dari saudara atau teman, membeli barang yang masih layak pakai, atau mencari pengalaman dari orang tua lain mengenai barang yang benar benar dibutuhkan.

Karena kenyataannya, cukup banyak perlengkapan bayi yang hanya dipakai beberapa bulan saja sebelum akhirnya tidak digunakan lagi.

Komunikasi dan fleksibilitas jadi kunci utama

Rencana yang sudah dibuat kadang bisa berubah setelah bayi lahir. Ada kebutuhan baru yang muncul, ada kondisi yang tidak diperkirakan sebelumnya, atau ada keputusan yang harus disesuaikan kembali.

Karena itu, selain menyiapkan anggaran, komunikasi yang baik antara pasangan juga sangat penting. Membicarakan kondisi keuangan secara terbuka dapat membantu mengurangi kesalahpahaman di kemudian hari.

Pada akhirnya, tujuan dari persiapan keuangan bukan sekadar memiliki tabungan besar. Terpenting adalah menciptakan rasa aman agar orang tua bisa menikmati perjalanan baru bersama si kecil dengan perasaan lebih tenang, nyaman, dan bahagia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.