M O M S M O N E Y I D
Bugar

Cara Mengolah Dada Ayam agar Aman untuk Penderita Asam Urat,Simak Ulasan Berikut

Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - ​Cara mengolah dada ayam agar aman untuk penderita asam urat akan sangat menentukan jumlah purin. Kandungan purin pada daging unggas dapat memicu peningkatan kadar asam urat jika diolah atau dikonsumsi dengan cara yang kurang tepat.

Memasukkan ayam ke dalam pola makan ramah asam urat sebenarnya bisa dilakukan dengan cermat. Kuncinya ada pada kombinasi teknik memasak yang tepat, pemilihan bumbu yang sehat, dan penghindaran bahan tambahan yang dapat memicu peradangan. 

Hindari penggunaan saus krim, mentega berlebih, atau kuah kental yang tinggi lemak jenuh. Sebaliknya, pilihlah rempah dan bahan alami yang memiliki efek antiinflamasi seperti, bawang putih, atau jahe kunyit.

Baca Juga: Jenis Seafood yang Aman untuk Penderita Asam Urat, Jangan Konsumsi Berlebihan ya

Marissa Sansone, seorang Dokter Rematologi, memaparkan bahwa pemilihan potongan ayam adalah langkah awal yang penting. “Dada ayam tanpa kulit merupakan pilihan terbaik karena lebih rendah purin dibandingkan bagian lain seperti paha atau jeroan. Selain itu, cara memasak juga berpengaruh besar terhadap kandungan purin yang terkandung di dalamnya” tutupnya.

Yuk simak lebih lanjut mengenai cara membuat dada ayam agar aman untuk penderita asam urat yang berasal dari Verywellhealth.com seperti berikut:

Cara mengolah dada ayam agar aman untuk penderita asam urat

1.Buang kulit ayam

Kulit ayam mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat memicu peradangan dan meningkatkan kadar asam urat.

2.Hindari saus pedas tinggi

Jauhi saus krim, kuah kental, atau bumbu berbahan mentega yang bisa meningkatkan asupan purin dan lemak tidak sehat.

3.Padukan dengan karbohidrat kompleks dan sayuran

Sajikan ayam bersama nasi merah, quinoa, atau sayuran hijau yang membantu tubuh mengeluarkan asam urat lebih efektif.

4.Pilih potongan ayam yang lebih aman

Potongan ayam yang paling direkomendasikan untuk penderita asam urat adalah dada ayam tanpa kulit. Bagian ini rendah lemak, kaya protein, dan memiliki kandungan purin lebih rendah dibandingkan paha atau sayap. 

Dalam 85 gram dada ayam panggang tanpa kulit, terdapat sekitar 141,2 mg purin dan 26 gram protein. mengonsumsi jeroan ayam seperti hati, ampela, dan jantung, karena kandungan purinnya tinggi. 

Mengurangi lemak jenuh dari kulit ayam juga membantu menurunkan risiko peradangan dan menjaga kadar asam urat tetap stabil.

5.Gunakan metode masak yang sehat

Cara memasaknya sangat mempengaruhi dampak ayam terhadap penderita asam urat. Memanggang, merebus, menumis dengan sedikit minyak zaitun, atau membakar adalah pilihan terbaik.

Proses perebusan bahkan dapat membantu mengurangi kadar purin karena sebagian purin larut ke dalam air rebusan. Sebaliknya, hindari menggoreng ayam dengan minyak berulang kali atau menyajikannya dengan saus krim, kuah kental, atau makanan pedas tinggi. 

Saus semacam itu tidak hanya tinggi lemak, tetapi juga bisa meningkatkan total purin hidangan.

6.Hindari bumbu tinggi garam dan msg

Garam berlebih dapat memperbaiki kondisi kesehatan penderita asam urat dengan memicu retensi cairan. Gunakan bumbu alami seperti kunyit, lada hitam, ketumbar, dan peran jeruk nipis untuk memberikan rasa gurih alami. 

Selain lebih sehat, bumbu alami juga dapat membantu meningkatkan cita rasa tanpa menambah beban kerja ginjal.

7.Atur porsi konsumsi

Meski dada ayam aman dikonsumsi dalam jumlah wajar, penderita asam urat sebaiknya membatasi asupan protein hewani. Konsumsi dada ayam sekitar 50-100 gram per porsi, 2-3 kali seminggu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan protein.

8.Padukan dengan sayuran rendah purin

Agar lebih seimbang, sajikan dada ayam bersama sayuran rendah purin seperti timun, selada, wortel, atau brokoli. Selain menambah serat, sayuran ini juga membantu menetralkan asam urat dalam tubuh dan menjaga pencernaan tetap sehat.

Baca Juga: Makanan Tinggi Serat yang Bagus Untuk Penderita Asam Urat! Harganya Murah & Aman

Demikianlah informasi yang mengulik tentang cara mengolah dada ayam agar aman untuk penderita asam urat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Digelar Oktober, Langkah Membumi Market Pertemukan Brand Berkelanjutan & Konsumen

Blibli Tiket Action menghadirkan Langkah Membumi yang tahun ini mengusung konsep Langkah Membumi Market (LMM) 2026.​

Bitcoin cs Rebound Tajam, Cek Katalis Pemicu dan Prospek Harganya

Bitcoin dan sejumlah aset kripto menguat tajam dalam sepekan terakhir. Simak katalis pendorong reli dan prospek harga sampai akhir tahun.

Cari Emas dengan Spread Tipis? Cek Selisih Harga Jual-Buyback Tiap Merek

Spread emas pada hari ini, 25 Agustus 2026, relatif stabil. Spread harga emas di Pegadaian menjadi satu-satunya yang melebar.  

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Naik, Antam Tertinggi Rp 2.628.000

Harga buyback emas hari ini, 25 Agustus 2026, naik pada seluruh merek yang dipantau. Antam mencatat kenaikan terbesar.

Hujan Lebat Tetap Guyur Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (26/8)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 26 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 26 Agustus 2026, Segera Selesaikan Proyekmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 26 Agustus 2026, cek karier, keuangan, asmara, kesehatan Aries hingga Pisces yang terbaru di sini.​

Ramalan Shio Besok Rabu 26 Agustus 2026, Pandai Adaptasi Segala Situasi

Simak ramalan shio besok Rabu 26 Agustus 2026, cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, cinta dan kesehatan yang lengkap di sini.​

Harga Emas Dunia Konsolidasi di US$ 4.600, Citigroup Naikkan Target Harga

Harga emas dunia terkoreksi tipis setelah reli sekitar 7% sepekan. Namun, Citigroup mengerek naik target harga emas tiga bulan ke depan.

Gempa Susulan NTT Tembus 7.000, Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu ke Depan

Gempa susulan pasca gempa utama M7,7 Flores NTT menembus 7.000 gempa, bisa berlangsung hingga 4 minggu ke depan

Waktu Terbaik Makan Karbohidrat Ini Ampuh Turunkan Lonjakan Gula Darah!

Menyantap karbohidrat lebih awal bantu kontrol glukosa. Ketahui waktu terbaiknya agar gula darah tidak melonjak tajam.