MOMSMONEY.ID - Makan wortel memiliki manfaat tersendiri untuk penderita kolesterol tinggi. Wortel mengandung mineral alami, vitamin, serat larut, dan antioksidan yang membantu mengurangi jumlah lemak dalam tubuh.
Carmen Roberts, dokter ahli gizi untuk Universitas Johns Hopkins menjelaskan bahwa vitamin A dan beta karoten dalam wortel membantu melindungi dari oksidasi dan penyakit jantung kronis. Faktanya, keberadaan antioksidan mengurangi regenerasi sel dan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.
Dilansir dari Healthcentral.com, wortel kaya akan serat tidak larut dan serat larut, membantu menurunkan kadar kolesterol serta membantu mengontrol tekanan darah dan kadar gula darah. Wortel juga mengandung vitamin A yang secara alami membantu meningkatkan penglihatan dan mengurangi risiko degenerasi makula.
Baca Juga: Penting untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi, Cegah Gejala yang Mengancam Jantung
Kandungan serat yang tinggi pada wortel membantu pencernaan dan meningkatkan kesehatan usus. Wortel mengandung serat larut dan tidak larut, memastikan mikroflora usus yang bermanfaat dan feses yang padat, sehingga mencegah sembelit.
Makanan yang harus dikonsumsi penderita kolesterol tinggi
Untungnya, ada beberapa pilihan makanan sehat selain wortel yang bisa dipilih:
1. Konsumsi sterol dan stanol dari tumbuhan
Makanan yang berasal dari tumbuhan mengandung zat alami yang disebut sterol dan stanol tumbuhan. Mengonsumsi makanan yang kaya akan zat-zat ini dapat membantu menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL.
Sterol tumbuhan ditemukan dalam sayuran, buah-buahan, kecambah gandum, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, biji bunga matahari, dan banyak minyak nabati. Anda juga dapat menemukan sterol dan stanol tumbuhan dalam protein nabati seperti kacang-kacangan, biji-bijian, buncis, tahu, tempe, dan edamame.
2. Serat
Serat makanan yang ditemukan dalam makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan semua jenis polong-polongan kaya akan serat. Serat larut turut membantu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL.
Sebuah meta-analisis penelitian yang diterbitkan di Lancet menemukan bahwa di antara 4.635 subjek penelitian, mereka yang mengonsumsi serat makanan lebih banyak memiliki kolesterol total yang jauh lebih rendah. Serat larut membantu menghilangkan kolesterol berlebih dari sistem tubuh.
Serat ini mengikat kolesterol melalui asam empedu untuk kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui feses. Oleh karena itu, diet tinggi serat larut sangat direkomendasikan untuk penderita kolesterol tinggi.
3. Lemak tak jenuh
Diet penurun kolesterol juga harus mencakup lebih banyak lemak tak jenuh. Jika mengganti lemak jenuh ini dengan lemak tak jenuh, maka akan membantu menurunkan kolesterol LDL.
Anda bisa mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh dengan memilih minyak zaitun, minyak biji anggur, minyak alpokat, minyak canola, minyak safflower, dan minyak biji bunga matahari daripada memilih mentega.
3. Daging tanpa lemak
Pilihan daging yang rendah lemak atau tanpa lemak, seperti daging sapi giling tanpa lemak 93% dan dada ayam tanpa kulit. Potongan protein tanpa lemak memiliki lebih sedikit lemak jenuh.
4. Susu rendah lemak
Untuk meningkatkan asupan kalsium sambil mengontrol kolesterol, Anda bisa memilih susu, keju, dan yogurt tanpa lemak atau rendah lemak daripada susu murni dan keju berlemak.
Piih keju cottage rendah lemak, mozzarella rendah lemak, dan cheddar tanpa lemak.
5. Makanan kaya omega-3
Kandungan omega-3 yang tinggi telah terbukti menurunkan kadar trigliserida. Sebuah studi terbaru dalam Journal of Clinical Investigation menunjukkan bahwa omega-3 membantu menurunkan trigliserida tidak hanya dengan meningkatkan oksidasi asam lemak, tetapi juga dengan menciptakan zat yang membantu menghambat penyerapan lemak di usus.
Omega-3 adalah asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi tubuh secara mandiri. Sebaliknya, Anda harus mendapatkannya dari sumber makanan seperti salmon, ikan, kenari, biji rami giling, atau suplemen seperti minyak ikan.
Omega-3 adalah bentuk lemak tak jenuh ganda yang dapat dikonsumsi dari makanan yang memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat. Sarden kalengan atau ikan teri jadi pilihan bagus untuk meningkatkan asupan omega-3.
Makanan yang harus dihindari penderita kolesterol tinggi
Berikut adalah beberapa makanan yang paling banyak mengandung lemak jenuh:
1. Daging olahan dan diawetkan
Daging olahan seperti kornet, hot dog dan sosis memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition meneliti hampir 135.000 orang di 21 negara, menemukan bahwa asupan daging olahan dikaitkan dengan risiko kematian dan penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi.
2. Potongan daging berlemak
Waspadai iga, ayam dengan kulit, dan daging yang banyak mengandung lemak karena kandungan lemak jenuhnya yang lebih tinggi. Potongan daging sapi paling rendah lemak meliputi:
- Steak dan daging panggang bagian bulat seperti eye of round, top round, bottom round, dan round tip
- Pinggang atas
- Sirloin atas
- Saat memilih daging sapi giling tanpa lemak, labelnya setidaknya harus bertuliskan "90% tanpa lemak”.
3. Jeroan
Jeroan seperti hati, jantung, otak, usus kaya akan zat besi, vitamin B dan protein. Namun, jeroan tersebut juga tinggi lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol darah.
4. Produk susu tinggi lemak
Meski kaya akan kalsium, sebaiknya batasi konsumsi susu murni, keju berlemak, dan es krim karena kandungan lemak jenuhnya lebih tinggi. American Heart Association merekomendasikan untuk menghindari krim kental, keju krim, krim asam, dan mentega untuk mengurangi lemak jenuh atau lemak trans.
5. Minyak kelapa dan minyak sawit
Minyak tropis ini berbahan dasar tumbuhan, tetapi memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi dan lemak trans. Untuk mengganti lemak jenuh dan trans dengan lemak baik, gunakan minyak nabati seperti minyak zaitun dan minyak biji anggur untuk memasak dan menyiapkan makanan.
Baca Juga: Bisa Turunkan Kolesterol, Cek Apa Saja Manfaat Edamame untuk Kesehatan di Sini
6. Makanan yang digoreng
Ayam goreng, ikan dan kentang goreng, potongan ayam goreng, kentang goreng, dan onion ring termasuk dalam kategori ini. Makanan yang digoreng tinggi lemak jenuh dan lemak trans.
Sehingga mendorong penumpukan plak di arteri, meningkatkan risiko penyakit arteri koroner, gagal jantung, serangan jantung, dan stroke. Demikian manfaat makan wortel dan berbagai alternatif yang bantu menurunkan kolesterol tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News