M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Jenis Buah yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Setiap Hari, Catat Ya!

4 Jenis Buah yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Setiap Hari, Catat Ya!
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Mengonsumsi buah-buahan memang menjadi bagian penting dari pola makan sehat karena kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Kendati demikian, tidak semua jenis buah ideal untuk dikonsumsi dalam jumlah besar atau dijadikan menu wajib harian.

Beberapa buah memiliki kadar gula (fruktosa) yang sangat tinggi, kandungan asam yang pekat, tingkat kalori padat, hingga senyawa kimia alami tertentu yang jika menumpuk di dalam tubuh dapat memicu gangguan kesehatan.

Membatasi frekuensi konsumsi jenis buah tertentu sangat disarankan agar manfaat nutrisinya tetap optimal tanpa menimbulkan efek samping bagi tubuh.

Baca Juga: 4 Tanda Skin Barrier Mulai Membaik dan Kembali Sehat, Apa Saja?

Simak dan catat, berikut adalah 4 jenis buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari sebagaimana dilansir dari Cleveland Clinic, Healthline, dan WebMD.

1. Pisang Matang

Pisang dikenal sebagai sumber kalium dan energi instan yang sangat baik. Namun, semakin matang pisang yang ditandai dengan kulit berbintik kecokelatan, semakin tinggi pula indeks glikemiknya karena pati alami telah berubah menjadi gula sederhana (fruktosa dan glukosa).

Mengonsumsi pisang matang setiap hari, terutama dalam jumlah lebih dari satu buah, dapat memicu lonjakan kadar gula darah secara mendadak serta menyumbang asupan kalori berlebih yang berpotensi memicu kenaikan berat badan.

Selain itu, asupan kalium yang berlebihan setiap hari berisiko memperberat kerja ginjal pada individu yang memiliki masalah kesehatan tertentu.

2. Buah Kering

Buah yang dikeringkan mengalami proses dehidrasi yang menghilangkan seluruh kadar airnya. Sehingga, kandungan gula dan kalorinya menjadi sangat terkonsentrasi dalam porsi yang kecil.

Sebagai perbandingan, satu mangkuk kismis mengandung kalori dan gula hingga empat kali lipat lebih banyak daripada satu mangkuk anggur segar.

Mengonsumsi buah kering setiap hari sangat rentan memicu porsi berlebih (overeating), lonjakan gula darah mendadak, serta risiko kerusakan gigi akibat sisa gula pekat yang mudah menempel pada sela-sela gigi.

Baca Juga: Ingin Coba Terapkan Slow Living yang Lagi Tren? Kenali Dulu Cara dan Manfaatnya Ini

3. Buah Sitrus Asam

Kelompok buah sitrus sangat kaya akan vitamin C dan antioksidan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Akan tetapi, konsumsi buah berasam tinggi setiap hari dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan pencernaan dan gigi.

Kandungan asam sitrat yang pekat dapat mengikis lapisan email gigi secara bertahap, sehingga membuat gigi menjadi sensitif dan mudah berlubang.

Bagi penderita asam lambung (GERD) atau lambung sensitif, mengonsumsi buah sitrus setiap hari juga dapat memicu iritasi dinding lambung, sensasi terbakar di dada, dan mual.

4. Mangga Matang

Sebagai salah satu buah tropis paling populer, mangga menyajikan rasa manis yang lezat sekaligus kaya akan vitamin A dan C.

Meski demikian, mangga termasuk dalam daftar buah dengan kandungan fruktosa alami tertinggi, di mana satu buah mangga ukuran sedang dapat mengandung hingga 45 gram gula.

Mengonsumsi mangga setiap hari dapat membebani kerja organ hati dalam memproses fruktosa, memicu penumpukan lemak di perut, serta menyulitkan pengontrolan kadar gula darah. Ini berlaku khususnya bagi penderita diabetes atau individu yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Menikmati berbagai variasi buah adalah kunci utama untuk mendapatkan profil nutrisi yang seimbang tanpa membebani tubuh. Dengan memvariasikan jenis buah harian serta membatasi porsi buah-buahan tinggi gula dan asam, Anda dapat menjaga stabilitas kadar gula darah, kesehatan pencernaan, dan berat badan ideal secara berkelanjutan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sekali Lagi, Informasi, Penanganan dan Tip Pencegahan Influenza

Berikut sejumlah penanganan dan tip untuk pencegahan influenza yang hingga kini  masih menjadi perhatian khalayak banyak.

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.

Konsultasi ke Psikolog Bahas Apa Saja? Ini Topik yang Paling Banyak Dibicarakan

Beragam persoalan bisa dibawa ke psikolog, mulai dari persoalan emosi dan hubungan keluarga hingga terjadinya depresi dan kecemasan.

Cuaca Jawa Timur Besok (6/10) dan Lusa: Berawan Mendominasi, Suhu Tembus 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok (6/10) dan lusa (7/10) didominasi berawan dan udara kabur, tanpa hujan.

Mayoritas Cuaca Jawa Barat Besok (6/10) Diprediksi Berawan, Tapi Ada Potensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan sejumlah wilayah berpotensi hujan.  

Hampir Seluruh Wilayah Diguyur Hujan, Cek Cuaca Sumatera Utara Besok (6/10)

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Utara hujan besok (6/10). Hujan sedang diprediksi terjadi di Labuhanbatu dan Dairi.

Semua Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Yogyakarta Besok (6/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta cerah besok (6/10). Suhu udara berada di kisaran 23–32 derajat Celsius.

Ramalan Cuaca Sumatra Selatan Besok (6/10) Didominasi Udara Kabur. Suhu Tembus 37°C

Cuaca Sumatra Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu udara mencapai 37 derajat Celsius di empat wilayah. SImak tiap wilayah.