M O M S M O N E Y I D
Santai

Bumil Wajib Catat 5 Kandungan Skincare yang Berbahaya untuk Kandungan

Bumil Wajib Catat 5 Kandungan Skincare yang Berbahaya untuk Kandungan
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Bumil catat beberapa kandungan skincare berbahaya yang sebaiknya tidak digunakan saat tengah mengandung, ya.

Menjaga kecantikan kulit saat hamil tentu juga perlu untuk dilakukan, ya, Moms. Namun, tak semua jenis skincare bisa digunakan bagi ibu hamil.

Sebelum membahas daftar lengkap produk perawatan kulit mana yang aman dan tidak aman, perlu dipahami bahwa kondisi kulit dapat berubah selama kehamilan.

Menurut Chris Tomassian, MD, Pendiri The Dermatology Collective sekaligus Ahli dari Kiehl’s, kepada Vogue, fluktuasi hormon akan menyebabkan berbagai perubahan pada kulit.

Misalnya, kulit Anda mungkin menjadi lebih rentan berjerawat serta lebih berisiko mengalami melasma dan hiperpigmentasi, ungkap Tomassian.

Meski penting untuk menjaga kesehatan kulit pada masa kehamilan, ada beberapa kandungan skincare yang perlu dihindari ibu-ibu hamil karena bisa memberikan dampak buruk bagi kandungan.

Mau tahu apa saja daftarnya? Berikut daftar kandungan skincare yang tak boleh digunakan oleh bumil.

Baca Juga: 6 Langkah Skincare untuk Melindungi Wajah dari Polusi Udara

Phthalate

Phthalates adalah bahan kimia pengganggu endokrin yang ditemukan di banyak produk kecantikan. Dalam penelitian pada hewan dan manusia, disfungsi reproduksi dan perkembangan serius dikaitkan dengan paparan ftalat.

Pengganggu endokrin semakin banyak dipelajari oleh FDA dan organisasi medis profesional, seperti American Academy of Pediatrics, untuk mengetahui potensi dan dampak negatif pada kesehatan reproduksi bawaan.

Retinoid

Kandungan retinoid pada skincare adalah bahan yang perlu dihindari untuk dipakai saat hamil. Walau jumlah retinoid yang diserap oleh produk topikal mungkin rendah, efek pada kelahiran telah dikaitkan dengan kandungan retinol.

Oleh karena itu, semua retinoid tidak disarankan selama kehamilan.Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi obat oral maupun skincare yang mengandung retinoid selama kehamilan, karena bisa menyebabkan cacat bawaan, seperti sindrom retinoid pada janin.

Formaldehida

Formaldehida tidak lagi menjadi bahan umum dalam kosmetik karena diketahui meningkatkan risiko kanker dan keguguran. Tapi, beberapa kosmetik mengandung bahan kimia yang melepaskan formaldehida, yang lama kelamaan akan terurai dan berubah menjadi molekul formaldehida.

Menurut laman Medical News Today, antara lain kandungan bronopol (2-bromo-2-nitropropane-1,3-diol), DMDM hydantoin, diazolidinyl urea, hydroxymethylglycinate, imidazolidinyl urea, quaternium-15, 5-bromo-5-nitro-1,3-dioxane.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Double Chin agar Area Dagu dan Leher Tetap Kencang

Salicylic acid

Kandungan skincare selanjutnya yang perlu untuk dihindari bumil adalah salicylic acid atau asam salisilat. Asam salisilat adalah bahan umum untuk mengobati jerawat karena kemampuan anti-inflamasinya, mirip dengan aspirin.

Namun, menurut sebuah studi tahun 2013 dari laman Healthline menunjukkan, produk yang mengandung asam salisilat dosis tinggi, baik dalam skincare maupun obat oral, harus dihindari selama kehamilan.

Hydroquinone

Produk ini adalah produk untuk menyerahkan kulit atau mengurangi pigmentasi kulit akibat melasma dan chloasma yang disebabkan oleh kehamilan. Tidak ada hubungan yang terbukti antara cacat bawaan yang parah atau efek samping dan hidrokuinon.

Namun, karena tubuh dapat menyerap hidrokuinon dalam jumlah yang signifikan dibandingkan bahan lainnya (35% hingga 45%), sebaiknya batasi paparannya selama kehamilan sebagai pencegahan.

Itulah beberapa kandungan skincare yang sebaiknya tidak dipakai oleh ibu hamil. Perhatikan bahan-bahan sebelum memutuskan membeli skincare, ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.

4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!

Eksfoliasi harus dilakukan dengan pemahaman yang benar. Ini 4 mitos tentang eksfoliasi kulit yang perlu Anda ketahui.

Perlu Diterapkan Fitur Penangkal Deepfake dalam Transaksi Keuangan

Vida mulai memperkenalkan beberapa fitur untuk bisa mencegah penipuan berbasis kecerdasaan artifisial (AI).

Program Inkubasi Smesco Bergulir Untuk Dongkrak UMKM Naik Kelas

Program Inkubasi Smesco yang digelar tahun ini juga mengetahkan adaptasi teknologi digital termasuk AI dalam pengembangan UMKM.