MOMSMONEY.ID - Pembungkus daging kurban menjadi hal penting yang harus diperhatikan saat Idul Adha tiba. Dalam pembagian daging kurban, wadah atau bungkus daging haruslah dipilih secara tepat demi kebersihan dan keamanan daging sampai ke rumah warga.
Meski praktis dan murah, penggunaan kantong kresek tidaklah disarankan. Selain sulit terurai oleh alam, kantong kresek juga diketahui mengandung zat karsinogen.
Bahaya ini tentu sangat bertentangan dengan semangat kurban yang mendatangkan kesehatan dan keberkahan.
Baca Juga: Bahaya Mencuci Daging Kurban, Begini Cara Membersihkannya secara Tepat
Oleh karena itu, diperlukan alternatif pembungkus daging kurban yang lebih aman untuk kualitas daging maupun lingkungan. Misalnya saja Anda bisa memilih daun pisang yang alami dan antimikroba.
Berikut alternatif pembungkus daging kurban yang aman untuk Anda gunakan, sebagaimana dikutip dari aliansizerowaste.id:
Baca Juga: 6 Bagian Daging Sapi yang Rendah Lemak Bantu Jaga Kolesterol Aman, Cocok untuk Diet
1. Besek bambu
Pembungkus pertama yang bisa Anda gunakan adalah besek bambu. Bambu menjadi salah satu bahan yang melimpah di Indonesia, sehingga mudah ditemukan dan harganya pun cukup terjangkau.
Selain itu, besek bambu juga lebih ramah lingkungan dan pembungkus ini memiliki celah-celah atau rongga yang membuat pengemasan makanan lebih segar.
2. Daun pisang
Selain bambu, daun pisang juga banyak ditemukan di sekeliling. Daun ini juga kerap dijadikan pembungkus makanan dan membuat aroma serta cita rasanya semakin sedap.
Nah, Anda bisa memanfaatkannya untuk membungkus daging kurban. Daun pisang tentunya lebih ramah lingkungan dan aman untuk daging.
Baca Juga: Idul Adha Spesial: 3 Resep Daging Kambing Chef Devina, Siap Sajikan Hidangan Terbaik
3. Daun jati
Tak hanya daun pisang, daun jati juga menjadi pilihan tepat untuk membungkus daging kurban yang aman. Apalagi daun jati yang sudah tua biasanya memiliki ukuran yang lebar.
Sehingga cocok sekali untuk membungkus makanan yang berukuran besar, seperti daging. Bahkan, hebatnya lagi, daun jati juga bisa membuat daging tidak terlalu bau dan bisa membuat teksturnya lebih empuk.
4. Food container
Pembungkus daging kurban berikutnya adalah food container. Anda bisa menemukannya dengan mudah di toko alat-alat rumah tangga dan harganya pun tergolong murah.
Bahkan, ukurannya juga beragam sesuai kebutuhan. Selesai digunakan, food container bisa Anda cuci sampai bersih dan digunakan kembali untuk menyimpan bahan makanan.
Baca Juga: Trik Makan Daging Sapi Tanpa Takut Asam Urat, Turunkan Purin Hingga 35%
5. Bongsang
Apakah Anda tahu bongsang? Ya, pembungkus yang satu ini juga terbuat dari bambu. Bentuknya seperti kantong, namun dengan rongga yang lebar.
Untuk meletakkan daging di dalamnya, Anda perlu alas berupa daun pisang atau daun jati agar daging tidak berceceran.
Dengan memilih pembungkus daging kurban yang tepat, Anda tidak hanya menjaga kesehatan keluarga penerima kurban, tetapi juga turut mengurangi sampah plastik dan menghormati esensi berkurban yang bersih dan suci. Selamat berkurban dengan kemasan yang lebih bijak!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News