M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Berisiko Memperpendek Usia! Kenali Penyebab Obesitas pada Anjing Peliharaan di Sini

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Obesitas merupakan penyakit paling umum yang dapat dicegah pada hewan anjing. Ini terjadi karena akumulasi lemak tubuh yang berlebihan. Berat badan ekstra dan lemak tubuh ekstra cenderung berjalan beriringan, sehingga sebagian besar anjing yang kelebihan berat badan akan memiliki kelebihan lemak tubuh.

Dilansir dari VCA Hospitals, obesitas berisiko memperpendek umur anjing dan membuat mereka lebih mungkin mengembangkan penyakit. Sebuah penelitian besar seumur hidup dari Labrador Retrievers telah menemukan bahwa kelebihan berat badan, bahkan sedang dapat mengurangi harapan hidup anjing hampir dua tahun dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang lebh kurus. Selain itu, anjing obesitas juga dapat meningkatkan risiko untuk:

Baca Juga: 5 Olahraga Indoor yang Menyenangkan untuk Anjing Peliharaan

  • Berbagai jenis kanker, diabetes mellitus, penyakit jantung, dan hipertensi.
  • Osteoartritis dan degenerasi sendi yang terkena lebih cepat.
  • Batu kandung kemih.
  • Komplikasi anestesi karena kurang toleran terhadap panas.

Bagaimana Cara Mengetahui Anjing Peliharaan Obesitas?

Langkah pertama dalam menangani anjing yang kelebihan berat badan atau obesitas adalah mengenali bahwa ada masalah. Sayangnya, tidak banyak contoh bagaimana kondisi anjing yang berpenampilan normal.

Mengukur tulang rusuk bukan hanya pengukuran penting untuk membatu Anda mengidentifikasi apakah anjing Anda kelebihan berat badan, tetapi juga mudah untuk Anda lakukan sendiri di rumah.

Anda dapat memegang telapak tangan ke bawah dan merasakan buku-buku jari Anda dengan jari-jari di tangan yang berlawanan. Tulang rusuk anjing Anda seharusnya terasa tepat di belakang tulang belikat. Ini juga merupakan metode yang baik untuk mengukur kemajuan penurunan berat badan daripada penimbangan formal.

Penyebab Masalah Obesitas pada Anjing Peliharaan

Dilansir dari Wag! Walking, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan obesitas pada anjing. Ini beberapa faktor tersebut:

Lingkungan

Faktor lingkungan ini dapat berupa overfeeding, yakni memberi makan lebih dari yang akan dikeluarkan oleh hewan peliharaan dalam aktivitasnya. Makanan yang membuat cepat obesitas adalah makanan tinggi lemak, jumlah makanan berlebih, cemilan berlebih, dan diet yang tidak seimbang. Selain itu, kekurangan olahraga juga dapat berisiko mengalami obesitas.

Pemilik yang tidak memahami masalah obesitas akan abai dengan hal-hal ini. Menurutnya, gemuk akan membuat hewan semakin tampak lucu. Padahal ini adalah kondisi yang tidak sehat.

Baca Juga: Bolehkah Anjing Memakan Nori atau Rumput Laut?

Fisiologi.

Ini merupakan faktor usia dan predisposisi genetik. Anjing di atas usia 5 tahun akan mengurangi aktivitasnya dan membakar lebih sedikit kalori setiap hari. Jika porsi makanannya tetap sama, anjing akan dianggap kelebihan makan tanpa olahraga yang cukup. Selain itu, beberapa breed cenderung mengalami obesitas lebih tinggi, seperti anjing terrier, spaniel, beagle, dachshund, dan labrador retriever.

Pengebirian

Mensterilkan atau memandulkan hewan akan menurunkan produksi hormone seks yang menurunkan pengeluaran energi. Ini dapat menyebabkan perubahan rasa kenyang, sehingga anjing menjadi sangat lapar.

Obat-Obatan

Efek obat-obatan seperti fenobarbitl (antikonvulsan) dapat mengurangi rasa kenyang yang menyebabkan makan berlebihan. Selain itu, glukokortikoid juga dapat menyebabkan deposisi lemak abnormal dan penambahan berat badan.

Penyakit

Ada beberapa penyakit yang berkontribusi pada penambahan berat badan anjing. Ini adalah hipotiroidisme, insulinoma, dan hyperadrenocorticism (penyakit cushing). Hiporioidisme adalah penyakit endokrin umum pada anjing yang mengakibatkan penurunan produksi hormone tiroid.

Insulinoma adalah neoplasma ganas, sel kanker yang yang tumbuh cepat dari sel beta di pankreas. Sementara hyperadrenocorticisme terjadi ketika kelenjar adrenal mengeluarkan terlalu banyak hormone stres atau kortisol.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Daya Tarik Indonesia bagi Wisatawan Mancanegara, Bukan Cuma Alam dan Kuliner

​Visa ungkap daya tarik Indonesia bagi wisatawan mancanegara, mulai dari keterjangkauan biaya hingga wisata keluarga dan pengalaman budaya.

Cek Harga Pangan Kamis ini, Harga Cabai Masih Tetap Hot Saja

Berikut perkembangan harga-harga komoditas pangan pada Kamis ini (15/10) dilansir dari PIHPS Bank Indonesia. 

Promo Marugame Udon Member Day Oktober, Spesial Paket Lengkap Cuma Rp 50 Ribu

Manfaatkan promo Marugame Udon Member Day untuk menikmati paket Kake Udon, Chikuwa, dan Ocha hanya Rp 50.000. Yuk, serbu outlet terdekat!

8 Promo Hari Ini Kamis 15 Oktober 2026, Banjir Diskon di Wingstop hingga HokBen

Mau makan enak dan hemat di hari Kamis? Manfaatkan promo hari ini untuk menikmati penawaran menarik dari Wingstop, CFC, Lawson hingga HokBen.

Cek Ide Trading dari MNC Sekuritas Hari Ini (15/10), Ada ADMR, BRMS, ENRG, dan ISAT

MNC Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat dicermati investor untuk perdagangan Kamis (15/10/2026).​

Cek 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas untuk Perdagangan Kamis (15/10)

BNI Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan Kamis (15/10/2026).​ Simak ulasannya berikut 

Spesial Ultah ke-5! Serbu Promo Subway Beli 2 Sandwich Diskon hingga 105% Hari Ini

Sambut ulang tahun Subway ke-5 dengan promo Subway bundling 2 pcs 6-inch Sandwich hemat hingga 105%. Penawaran ini cuma berlaku hari ini.

Harga Emas & Buyback Antam Hari Ini (15/10) Kompak Turun Rp 13.000, Cek Selengkapnya

Harga emas dan buyback Antam kompak turun Rp 13.000 per gram pada Kamis (15/10). Cek harga satuan lainnya.

Jangan Berlebihan ya! Kenali 7 Makanan & Minuman yang Jadi Penyebab Usus Buntu

Penyumbatan saluran cerna bisa dipicu oleh pola makan sehari-hari. Ketahui apa saja makanan dan minuman yang berpotensi menyebabkan usus buntu.

Jadwal Denmark Open 2026: 5 Wakil Indonesia Berlaga, 1 Tiket Perempatfinal di Tangan

Indonesia memastikan satu tiket ke babak perempatfinal setelah terjadi laga sesama merah putih di sektor tunggal putra Denmark Open 2026.