M O M S M O N E Y I D
Bugar

Benarkah Vape Lebih Aman dari Rokok Konvensional? Begini Penjelasan Ahli

Benarkah Vape Lebih Aman dari Rokok Konvensional? Begini Penjelasan Ahli
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID -  Penggunaan vape atau rokok elektronik kerap dipromosikan sebagai alternatif yang lebih aman dibanding rokok konvensional. Namun, sejumlah ahli menilai klaim tersebut belum terbukti, bahkan berpotensi menyesatkan bagi pengguna.

Project Lead for Tobacco Control Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), Beladenta Amalia, mengatakan anggapan bahwa vape memiliki kadar nikotin lebih rendah dibanding rokok konvensional tidak benar.

Pasalnya, merek dan jenis vape di pasaran sangat beragam, sementara aturan teknis terkait batas kadar nikotin dan tar belum sepenuhnya diterapkan.

Menurutnya, kondisi ini membuat kandungan nikotin dalam produk vape sangat bervariasi. Bahkan, tidak sedikit produk yang justru memiliki kadar nikotin lebih tinggi dibanding rokok konvensional.

“Kalaupun ada produk yang mengklaim kadar nikotinnya lebih rendah, jumlah cairan (liquid) yang dikonsumsi pengguna biasanya lebih banyak dibanding jumlah batang rokok yang dihisap,” ujar Beladenta saat dihubungi, Senin (9/3/2026).

Baca Juga: 4 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh Tetap Tinggi saat Puasa, Lakukan Rutin

Akibatnya, jika dihitung secara total dalam sehari, asupan nikotin dari vape bisa saja lebih tinggi. Beberapa penelitian di luar negeri bahkan menemukan ketidaksesuaian antara kadar nikotin yang tertera di label dengan hasil uji laboratorium.

Selain itu, vape dinilai memiliki potensi adiksi yang tidak kalah kuat. Beladenta menyebut ketergantungan terhadap rokok elektronik bisa lebih sulit dilepaskan dibanding rokok konvensional.

Ia juga menyoroti regulasi penggunaan vape yang relatif lebih longgar. Di sejumlah kafe, hotel, atau tempat hiburan, vape masih diperbolehkan digunakan di dalam ruangan, berbeda dengan rokok konvensional. Kondisi ini berpotensi meningkatkan frekuensi konsumsi nikotin pada penggunanya.

Dari sisi kesehatan, vape juga mengandung berbagai zat berbahaya. 

“Zat metal yang dikandung oleh rokok elektronik di asapnya lebih tinggi dibandingkan dengan rokok konvensional. Itu berbahaya bagi kesehatan apalagi kalau dipakai untuk jangka panjang,” kata Beladenta. 

Baca Juga: 6 Alasan Biji Chia Bagus untuk Kesehatan Wanita, Apa Sajakah Itu?

Selain itu, partikel polutan pada vape berukuran lebih kecil sehingga lebih mudah menembus paru-paru dan memicu iritasi. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut bisa menimbulkan risiko penyakit paru-paru.

Beladenta juga mengingatkan potensi pengguna vape menjadi “dual user”, yakni tetap mengonsumsi rokok konvensional bersamaan dengan vape. Jika hal ini terjadi, paparan zat berbahaya justru menjadi berlipat. 

“Artinya pengguna bisa mendapatkan paparan racun dari dua produk sekaligus,” ujarnya.

Belakangan, Badan Narkotika Nasional (BNN) juga mendorong pelarangan rokok elektronik karena dinilai berpotensi menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Ini Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Ginjal

Menurut Beladenta, langkah tersebut patut diapresiasi. Namun, ia menekankan bahwa risiko vape tidak hanya terkait kemungkinan penyalahgunaan narkotika. Tanpa campuran zat terlarang pun, rokok elektronik sudah memiliki dampak buruk bagi kesehatan.

Karena itu, CISDI berharap pemerintah, terutama Kementerian Kesehatan, dapat memperketat pengendalian rokok elektronik melalui implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 yang mengatur aspek iklan, kandungan, kemasan, hingga penjualan produk tersebut.

“Terlepas ada atau tidaknya campuran narkoba, produk ini tetap berisiko bagi kesehatan dan berpotensi meracuni generasi muda jika tidak dikendalikan dengan ketat,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal Buka Puasa Kota Madiun Ramadan 10 Maret 2026 dari Kemenag

Inilah jadwal buka puasa Kota Madiun Ramadan 10 Maret 2026 dari Kemenag resmi. Jangan lupa disimak! 

Prakiraan Cuaca Besok (11/3) di Jawa Barat, Mayoritas Daerah Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di Jawa Barat akan berawan dan beberapa daerah akan diguyur hujan ringan hingga hujan sedang.

Ini 3 Strategi Investasi Reksadana Saham dari Panin yang Bisa Investor Cermati

Simak, berikut ini tiga strategi investasi reksadana saham yang bisa investor cermati dari Panin Asset Management.

Jadwal Buka Puasa Kota Kediri Ramadan 10 Maret 2026 dari Kemenag

Cek dan catat jadwal buka puasa Kota Kediri Ramadan 10 Maret 2026 dari Kemenag berikut ini, yuk!    

Jadwal Buka Puasa Kota Mojokerto Ramadan 10 Maret 2026 dari Kemenag

Yuk, cek dan catat jadwal buka puasa Kota Mojokerto Ramadan 10 Maret 2026 dari Kemenag berikut ini. 

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (11/3), Hujan Sangat Lebat Turun di Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 11 Maret 206 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Jadwal Buka Puasa Kota Probolinggo Ramadan 10 Maret 2026 dari Kemenag

Ini dia jadwal buka puasa Kota Probolinggo Ramadan 10 Maret 2026 dari Kemenag resmi. Catat, ya.      

6 Makanan Sehari-Hari yang Bisa Bikin Gampang Stres

Ternyata ada beberapa makanan sehari-hari yang bisa bikin gampang stres lo. Apa sajakah itu?        

Pantau Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (11/3), Hujan Turun di Wilayah Ini

​BMKG memberikan prakiraan cuaca besok Rabu (11/3) di wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan di sejumlah wilayah.

Pesan Tiket Wisata di AirAsia Move Dapat Diskon 10%, Kini Bisa Sekalian Atur Trip

​AirAsia Move menghadirkan fitur pemesanan tiket atraksi wisata global dengan promo diskon 10% bagi pengguna aplikasi.