MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa rekomendasi teh pereda pilek alami yang layak dicoba. Yuk, intip daftarnya berikut ini!
Pilek sering dianggap sebagai keluhan ringan, tetapi hidung tersumbat, tenggorokan terasa tidak nyaman, dan tubuh yang kurang bertenaga dapat membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih berat. Saat kondisi ini muncul, menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi salah satu hal penting yang tidak boleh diabaikan.
Selain air putih, minuman hangat seperti teh sering dipilih karena memberikan sensasi nyaman dan membantu tubuh terasa lebih rileks. Beberapa jenis teh juga memiliki kandungan alami yang dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman saat pilek.
Meski teh bukan pengganti pengobatan medis dan tidak menyembuhkan pilek secara langsung, minuman ini dapat menjadi pendamping yang membantu Anda merasa lebih nyaman selama masa pemulihan.
Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Mengatasi Hidung Tersumbat saat Flu
Bersumber dari laman Health, di bawah ini beberapa rekomendasi teh pereda pilek alami yang layak dicoba:
1. Teh hijau
Teh hijau mengandung katekin, yaitu salah satu jenis polifenol. Senyawa ini dapat membantu melawan virus, bakteri, dan peradangan dalam tubuh.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara rutin, baik diminum maupun digunakan untuk berkumur, dapat membantu menurunkan risiko terkena flu. Bahkan, ada studi yang menemukan bahwa orang yang minum teh hijau setidaknya 2 kali seminggu memiliki risiko lebih rendah terkena flu.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, teh hijau bisa diseduh dengan air panas dalam waktu tertentu. Menambahkan perasan lemon juga bisa membantu, karena kondisi asam membuat katekin bekerja lebih efektif.
Namun, karena mengandung kafein, sebaiknya teh hijau dikonsumsi dalam jumlah wajar agar tidak mengganggu tidur atau menyebabkan dehidrasi.
2. Teh echinacea
Echinacea adalah tanaman berbunga ungu yang sering digunakan untuk mendukung sistem imun. Tanaman ini mengandung senyawa bernama alkamida, yang dapat membantu melawan peradangan dan infeksi virus.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa echinacea dalam bentuk suplemen dapat membantu mencegah infeksi saluran pernapasan dan mempercepat pemulihan. Bahkan, ada studi yang menyebutkan bahwa teh echinacea bisa bekerja lebih efektif dibandingkan bentuk kapsul dalam melawan virus.
Namun, teh ini tidak disarankan untuk ibu hamil atau menyusui. Selain itu, sebagian orang bisa mengalami alergi atau interaksi dengan obat tertentu, jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
3. Teh elderberry
Elderberry adalah buah beri berwarna ungu tua yang dikenal kaya akan antioksidan, terutama antosianin. Senyawa ini dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menghambat perkembangan virus.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen elderberry dapat membantu memperpendek durasi pilek dan mengurangi tingkat keparahannya. Meski begitu, penelitian khusus tentang teh elderberry masih terbatas.
Perlu diperhatikan, bagian tanaman seperti daun, batang, dan buah mentah dari elderberry tidak boleh dikonsumsi karena bersifat beracun.
Baca Juga: 3 Khasiat Konsumsi Bawang Putih saat Pilek yang Jarang Diketahui
4. Teh chamomile
Chamomile sering digunakan untuk membantu meredakan pilek dan batuk, terutama karena efek menenangkannya.
Teh ini mengandung senyawa antiinflamasi dan antioksidan yang dapat membantu tubuh melawan peradangan. Walaupun belum ada bukti kuat bahwa chamomile secara langsung menyembuhkan pilek, teh ini dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
Istirahat yang cukup sangat penting agar tubuh bisa pulih lebih cepat, sehingga chamomile tetap bermanfaat saat Anda sedang tidak enak badan.
5. Teh jahe
Jahe mengandung senyawa aktif bernama gingerol yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Senyawa ini dapat membantu tubuh melawan peradangan dan mendukung proses pemulihan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jahe dalam bentuk suplemen dapat membantu mengurangi peradangan. Namun, belum ada bukti kuat yang menunjukkan efek langsung teh jahe terhadap pilek.
Meski begitu, minuman hangat seperti teh jahe tetap bisa memberikan rasa nyaman pada tenggorokan dan membantu tubuh terasa lebih hangat.
6. Teh lemon
Teh lemon sering dianggap membantu meredakan pilek, meskipun bukti ilmiahnya masih terbatas.
Lemon memang kaya vitamin C, yang dapat membantu mengurangi tingkat keparahan pilek. Namun, kandungan vitamin C dalam teh lemon tidak terlalu tinggi. Anda bisa mendapatkan manfaat lebih dengan mengonsumsi buah lemon langsung atau buah sitrus lainnya.
Walaupun begitu, teh lemon tetap bermanfaat untuk menjaga hidrasi. Anda bisa menambahkan perasan lemon segar ke dalam air hangat untuk mendapatkan rasa segar sekaligus manfaat tambahan.
Baca Juga: 15 Makanan yang Bisa Mempercepat Penyembuhan Sakit Pilek
Demikian ulasan tentang beberapa rekomendasi teh pereda pilek alami yang layak dicoba. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News