M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bantu Idealkan BB Moms, Ini Dia Cara Diet Ibu Menyusui yang Sehat dan Aman

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Berat badan Moms bisa ideal kembali dengan ikuti cara diet ibu menyusui yang sehat dan aman berikut ini!

Bagi ibu menyusui, menjaga berat badan ideal sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi bayi adalah tantangan tersendiri.

Proses menyusui sendiri sudah membantu membakar kalori, tetapi menjalani diet sembarangan dapat memengaruhi kualitas ASI. Oleh karena itu, penting untuk memilih cara diet ibu menyusui yang sehat dan aman.

Baca Juga: Mau Cepat Kurus? Coba Minum Teh yang Paling Ampuh Bakar Lemak Ini, yuk!

Menyadur dari laman Hello Sehat, inilah cara diet ibu menyusui yang sehat dan aman untuk Moms ikuti:

1. Hindari Diet Ketat

Diet ketat, seperti langsung mengurangi porsi makan secara drastis, sangat tidak disarankan. Tubuh ibu menyusui membutuhkan nutrisi untuk menghasilkan ASI yang cukup.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, ibu menyusui membutuhkan setidaknya 2.000 kalori per hari. Kekurangan kalori dapat memengaruhi produksi ASI dan berdampak buruk pada kesehatan bayi.

Sebagai langkah aman, cobalah menurunkan berat badan secara bertahap, sekitar 0,5-1 kg per minggu. Kombinasikan pola makan sehat dengan aktivitas harian yang sudah cukup membakar kalori secara alami, seperti merawat bayi.

2. Tetap Menyusui Secara Rutin

Menyusui bukan hanya cara terbaik untuk memberikan nutrisi pada bayi, tetapi juga membantu membakar kalori.

Penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dapat membantu ibu kembali ke berat badan sebelum hamil. Jadi, menyusui secara rutin adalah salah satu cara alami menurunkan berat badan.

Baca Juga: Mudah Dibuat! Coba Konsumsi Olahan Dada Ayam untuk Diet Turunkan BB Ini, yuk!

3. Perbanyak Minum Air Putih

Minum cukup air setiap hari sangat penting untuk ibu menyusui. Air membantu menjaga hidrasi, mencegah sembelit, dan mendukung produksi ASI.

Selain itu, air juga membantu mempercepat metabolisme tubuh dan mencegah rasa lapar palsu. Usahakan minum lebih dari 8 gelas sehari dan hindari minuman berkafein yang dapat mengurangi cairan tubuh.

4. Makan Lebih Sering dalam Porsi Kecil

Mengatur pola makan menjadi lebih sering dalam porsi kecil dapat menjaga rasa kenyang tanpa kelebihan kalori.

Hal ini juga membantu mengontrol asupan makanan dan mencegah rasa lapar berlebih yang dapat memicu makan berlebihan. Pola ini juga menghindarkan jeda waktu makan yang terlalu lama, yang dapat memengaruhi produksi ASI.

5. Olahraga Ringan

Olahraga ringan, seperti berjalan santai atau yoga, dapat membantu membakar kalori tanpa memengaruhi produksi ASI.

Lakukan olahraga selama 30 menit per hari, 3-5 kali seminggu. Olahraga ini juga membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.

Baca Juga: 10 Olahraga Terbaik untuk Membakar Lemak Perut yang Terbukti Efektif

6. Tidur yang Cukup

Tidur berkualitas adalah kunci penting untuk kesehatan ibu menyusui. Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan meningkatkan risiko makan berlebihan.

Usahakan untuk tidur minimal 7-8 jam setiap hari. Jika bayi sering bangun di malam hari, cobalah tidur saat bayi tidur.

7. Kelola Stres dengan Baik

Stres dapat memengaruhi hormon pengatur nafsu makan dan produksi ASI. Hindari tekanan untuk cepat menurunkan berat badan.

Fokus pada pola hidup sehat, nikmati momen bersama bayi, dan kelola stres melalui teknik relaksasi seperti meditasi.

Itulah beberapa cara diet ibu menyusui yang sehat dan aman. Ibu menyusui bisa menurunkan berat badan secara bertahap dengan pola makan sehat, hidrasi yang cukup, tidur teratur, olahraga ringan, dan manajemen stres.

Hindari diet ketat yang dapat mengganggu produksi ASI. Selalu konsultasikan pola diet dengan dokter untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga. Semoga membantu, ya, Moms!

Baca Juga: Bisa Naikkan Gula Darah, Apakah Aman Minum Jus bagi Penderita Diabetes?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Hari Ini Rebound Setelah Turun Dua Hari, Ini Katalisnya!

Penurunan harga energi meredakan sebagian tekanan inflasi yang telah membebani harga emas sejak perang dimulai.

Promo Starbucks Hari Ini: 2 Minuman Grande Diskon 50% Pakai Indodana Paylater

Cuma hari ini, 14 April 2026, dapatkan 2 minuman Grande Starbucks mulai Rp 25.000 pakai Indodana Paylater. Buruan serbu!

Update Peringatan Dini BMKG Cuaca Hari (14/4) Jabodetabek Siaga Hujan Sangat Lebat

Update peringatan dini BMKG cuaca hari Selasa (14/4) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat di daerah berikut ini.

Buruan Serbu! Promo Krispy Kreme Buy 1 Get 1 Dozen Donat Lebih Hemat Hanya 4 Hari

Donat gratis dari Krispy Kreme siap meramaikan harimu! Promo Buy 1 Get 1 ini berlaku 14-17 April 2026. Jangan sampai ketinggalan!

Apa Itu ADHD? Ketahui Ciri-cirinya pada Anak, Remaja, & Dewasa yang Harus Diwaspadai

Gejala ADHD tak sama di setiap fase hidup. Dari anak sulit fokus hingga dewasa bermasalah hubungan, kenali tandanya untuk dukungan terbaik.

Serum Anti Aging Ini Kunci Glowing Tanpa Kerutan: Kulit Awet Muda

Moms, masalah mata panda hingga jerawat bisa diatasi serum anti aging. Lihat daftar 5 serum anti aging yang transformatif untuk kulit sehatmu.

Film Animasi Garuda di Dadaku Tayang Juni 2026, Indofood Ikut Ambil Bagian

​PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk terlibat dalam kolaborasi film animasi Garuda di Dadaku yang menyasar penonton anak dan keluarga.

HP Vivo Y31d Pro: Tawarkan Kamera AI, Performa Ngebut & Baterai Monster

Membeli Vivo Y31d Pro pekan ini, Anda akan dapat baterai 7000mAh yang awet 6 tahun. Charger 90W siap mengisi daya super cepat. 

Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (14/4) Melonjak Rp 45.000, Cek Daftar Selengkapnya

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Selasa (14/4) melonjak Rp 45.000 dari perdagangan sebelumnya.

BMKG Peringatkan Kemarau Panjang, Masyarakat Diimbau Lakukan 4 Hal Ini

Puncak kemarau panjang El Nino diprediksi Agustus 2026. BMKG berikan strategi mitigasi yang harus Anda lakukan sekarang.