M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Moms, Ini 7 Cara Pintar Pilih Wadah Bekal Aman yang BPA Free untuk Anak Sekolah

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Bekal makan siang jadi salah satu hal penting yang harus Moms siapkan, terutama ketika anak sedang menjalani masa MPLS di tahun ajaran baru.

Namun, sayangnya, tak semua wadah bekal aman dipakai, terutama jika masakan bersuhu tinggi atau masih panas.

Oleh sebab itu, Moms harus bisa menentukan wadah bekal yang aman dan ramah dipakai anak-anak.

Berikut ini MomsMoney hadirkan beberapa tips memilih wadah bekal aman untuk anak. Dikutip melalui Maple and Marigold, Pomegranate Mom, dan Choice.com, mari simak bersama-sama.

Baca Juga: 2 Resep Salad Hokben Praktis, Dijamin 100% Mirip dengan yang Asli

Tidak mudah bocor

Kotak bekal yang tidak mudah bocor adalah salah satu tips pilih wadah bekal yang paling jadi incaran utama para moms.

Terkadang, wadah bekal yang berbentuk lucu dan memiliki warna menarik tak selalu menjamin isi bekal tak bocor. Wadah bekal yang bocor berisiko besar, terutama apabila minyak dari makanan tumpah ke tas & buku anak.

Baca Juga: Ikuti 4 Cara Mengusir Bau Masakan yang Menyengat di dalam Rumah

Mudah dibuka

Tips pilih wadah bekal untuk anak haruslah berupa kotak yang mudah dibuka dan tak menyulitkan si anak untuk makan.

Karena waktu istirahat di sekolah cukup terbatas, serta kondisi perut sudah keroncongan, ada kalanya si kecil ingin segera memakan bekal makanannya.

Jika kotak bekal tersebut sulit dibuka, maka hanya akan membuat si anak malas memakan bekal. Jadi, pilihlah wadah bekal yang mudah dibuka namun tidak mudah bocor agar makanan tidak tumpah.

Baca Juga: Tiru 5 Cara Menyiapkan Bekal Anak ke Sekolah yang Kreatif dan Anti Membosankan

Ada klip

wadah bekal klip
wadah bekal klip

Ada banyak wadah bekal yang memiliki klip di dua atau empat sisinya. Dilansir dari Choice.com, klip ini bisa membantu memastikan agar tutupnya tidak mudah lepas & menjatuhkan wadah secara tidak sengaja.

Bahkan beberapa wadah bekal didesain memiliki segel anti bocor supaya makanan tidak tumpah.

Baca Juga: Perbedaan MSG vs Garam: Rasa, Kandungan, hingga Pengaruh pada Tubuh

BPA Free

Tips pilih wadah bekal untuk anak harus dibuat dari bahan dasar yang aman. Carilah logo BPA free atau bebas dari kandungan BPA yang jika rutin masuk ke dalam tubuh akan memicu sel kanker.

Wadah Kotak Bekal
Wadah Kotak Bekal

Cari juga logo segitiga daur ulang dengan angka 2, 4, dan 5. Angka-angkat tersebut artinya wadah bekal terbuat dari bahan plastik yang aman.

Hindari logo segitiga daur ulang dengan angka 7 karena kotak bekal sudah pasti mengandung BPA. Hindari juga logo “PC” yang mengandung BPA.

Baca Juga: Perbedaan Salted Butter vs Unsalted Butter, Jenis Mentega untuk Segala Masakan

Kecil & ringan

Agar tidak memberatkan tas, tips pilih wadah bekal untuk anak haruslah yang berukuran kecil serta ringan dibawa karena kotak bekal akan dimasukkan ke ransel anak.

Melansir dari Madusari Foods, beberapa saran ukuran wadah bekal untuk anak-anak sesuai usianya, di antaranya:

  • Wadah yang memuat ukuran 280-450 ml untuk anak TK/Preschool
  • Wadah yang memuat ukuran 450-600 ml untuk anak SD kelas 1-3
  • Wadah yang memuat ukuran 600-850 ml untuk anak SD kelas 4-6

Baca Juga: Dijamin Aman, Inilah 6 Pengawet Makanan Alami yang Jarang Orang Tahu

Kedap udara

Wadah Kotak Bekal
Wadah Kotak Bekal

Segel kedap udara membantu menjaga kesegaran makanan yang disimpan di dapur maupun kulkas.

Di dalam kulkas, penutup yang rapat dapat mencegah perpindahan bau dari makanan yang berbau tajam, sekaligus bisa menghindari adanya kontaminasi silang bakteri/virus dari makanan lain dalam kulkas.

Baca Juga: 5 Macam Perbedaan Yakiniku dan Teriyaki dalam Masakan Jepang

Warna tembus pandang

Si kecil pasti penasaran dengan menu makanan apa yang jadi bekal makan siangnya nanti. Agar bekal makanannya tidak tumpah karena anak keseringan membuka-tutup wadah bekal yang dibawa, ada baiknya pilih wadah bekal yang berwarna tembus pandang.

Jadi bagi moms yang berencana ingin rutin membuatkan bekal makanan pada anak yang kembali sekolah mulai hari ini, coba ikuti beberapa tips pilih wadah bekal untuk anak seperti di atas, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.