M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Penderita Asam Lambung Boleh Minum Air Es

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sebenarnya, apakah penderita asam lambung boleh minum air es atau tidak? Ini dia jawaban yang Anda cari!

Bagi sebagian orang, minum air es adalah cara yang menyegarkan untuk menghilangkan dahaga, terutama di cuaca panas.

Namun, bagi mereka yang menderita asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD), pertanyaan tentang apakah air es aman untuk dikonsumsi sering kali muncul.

Beberapa orang beranggapan bahwa air es dapat memperburuk kondisi asam lambung, sementara yang lainnya tidak merasakannya sebagai masalah. Lantas, apakah penderita asam lambung boleh minum air es?

MomsMoney akan membahasnya pada kesempatan kali ini. Mari simak sampai akhir!

Baca Juga: Apakah Penderita Asam Lambung Boleh Makan Bakso?

Apakah penderita asam lambung boleh minum air es?

Minum air putih saat asam lambung kambuh dapat membantu menurunkan tingkat keasaman dalam lambung. Menurut sebuah studi dalam Case Reports In Gastrointestinal Medicine (2019), minum air secara teratur dapat mengurangi tingkat keasaman pada kerongkongan akibat asam lambung yang naik.

Melansir dari Grid Health, air es atau air dingin yang masuk ke dalam perut dapat menyebabkan otot lambung berkontraksi lebih cepat. Bagi penderita asam lambung, kondisi ini dapat meningkatkan produksi asam lambung atau membuat lambung lebih sensitif.

Walaupun tidak semua penderita asam lambung merasakan efek ini, mereka yang sudah memiliki masalah pencernaan mungkin perlu lebih berhati-hati.

Ketika minum air es, tubuh harus menyesuaikan suhu air dengan suhu tubuh, yang bisa memperlambat proses pencernaan dan membuat perut terasa tidak nyaman, terutama pada penderita asam lambung.

Lambung yang sensitif bisa merespons dengan memproduksi lebih banyak asam, yang bisa memperburuk gejala seperti heartburn atau nyeri ulu hati.

Selain itu, air es dapat memperlambat pengosongan lambung, sehingga makanan dan minuman tetap berada lebih lama di perut, meningkatkan kemungkinan asam lambung naik ke kerongkongan (refluks).

Baca Juga: Benarkah Konsumsi Lidah Buaya Meningkatkan Risiko Kanker Usus

Minum air es dapat membuat perut cepat kenyang, sehingga makanan menjadi lebih sulit dicerna, terutama jika sering diminum saat makan.

Mengutip dari Hello Sehat, air dingin juga dapat membuat Anda cepat merasa haus dan cenderung ingin minum terus, yang akhirnya dapat menyebabkan perut kembung.

Kesulitan dalam mencerna makanan dan rasa kekenyangan ini bisa menjadi faktor pemicu kambuhnya gejala refluks asam lambung. Sebaliknya, air hangat lebih baik untuk membantu tubuh mencerna makanan dengan baik dan mengurangi rasa haus.

Oleh karena itu, sebaiknya batasi konsumsi air es atau pastikan suhu air tidak terlalu dingin agar lebih aman untuk pencernaan Anda.

Suhu air yang aman untuk penderita asam lambung

Untuk penderita asam lambung, minum air dengan suhu ruangan atau air hangat bisa menjadi pilihan yang lebih aman. Air hangat lebih mudah diterima lambung dan tidak akan meningkatkan produksi asam lambung secara tiba-tiba.

Selain membantu pencernaan, air hangat juga memberikan rasa nyaman pada perut yang sensitif. Mengonsumsi cukup air putih juga penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mendukung pencernaan yang sehat.

Baca Juga: Berapa Kalori Bubur Ayam dalam Satu Porsi?

Jadi, apakah penderita asam lambung boleh minum air es? Penderita asam lambung sebenarnya boleh minum air es, namun perlu berhati-hati karena dapat menyebabkan otot lambung berkontraksi lebih cepat, meningkatkan produksi asam, dan memperburuk gejala seperti heartburn.

Air es juga dapat memperlambat proses pencernaan dan membuat perut cepat kenyang, yang berisiko menyebabkan refluks asam lambung. Jika Anda merasa gejala asam lambung semakin buruk setelah minum air es, sebaiknya hindari dan pilihlah air dengan suhu ruangan atau hangat.

Dan jika gejala seperti refluks atau nyeri lambung tetap terjadi, konsultasikan dengan dokter untuk penanganan yang tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini 10 Penyebab Utama Kematian Global, Ada Diare

WHO merilis 10 penyebab utama kematian yang mencakup 33 juta kematian atau 54% dari total kematian di seluruh dunia.

3 Wilayah di Jabodetabek Ini Besok (5/10) Hujan Deras, Cek Peringatan Dini Cuaca BMKG

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (5/10), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/10), Hujan Lebat Turun di 10 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Senin 5 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sunscreen Tak Cuma untuk Lindungi dari UV, Ini yang Perlu Diperhatikan

Wardah menghadirkan PDRN Sunscreen dengan UV and heat protection untuk membantu melindungi kulit dari paparan UV dan panas sehari-hari.

LBFest 2026 Jadi Panggung 82 Brand Lokal Anak Muda

Dari kampus, generasi muda kembangkan brand lokal Local Brand Festival (LBFest).                                         

9.500 Pelari Ramaikan Crystalin RunXperience 2026

Crystalin RunXperience 2026 menjadi ajang olahraga lari yang lebih dari sekadar race.                       

Ramalan Zodiak Besok Senin 5 Oktober 2026, Berani Ungkap Perasaanmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi asmara, karier, keuangan, dan kesehatan terbaru untukmu.  

Ramalan Shio Besok Senin 5 Oktober 2026, Kerbau Diprediksi Paling Hoki

Simak ramalan shio lengkap besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi karier, cinta, keuangan, kesehatan, dan keberuntungan 12 shio.  

AI Tak Sekadar Jadi Mesin Jawaban, Bisa Bantu Mahasiswa Perdalam Pemahaman

Penggunaan teknologi akal imitasi atau AI memiliki manfaat yang besar dalam dunia pendidikan bila digunakan dengan tepat.

Film Desember Jani Gelar World Premiere di TIFF 2026, Ini Sinopsis Singkatnya

Film Desember Jani produksi Palari Films terpilih menggelar World Premiere di Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39​.