M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Cara Menetralkan Asam Lambung yang Layak Dicoba

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa cara menetralkan asam lambung yang layak dicoba. Mari intip beberapa di antaranya di sini!

Asam lambung adalah zat alami yang diproduksi tubuh untuk membantu proses pencernaan makanan. Namun, ketika produksi asam lambung berlebihan, muncul rasa tidak nyaman seperti nyeri ulu hati, mual, hingga sensasi terbakar di dada (heartburn).

Kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan dapat menurunkan kualitas hidup seseorang secara signifikan.

Sayangnya, masih banyak orang yang mengabaikan masalah ini hingga berkembang menjadi kondisi yang serius. Oleh karena itu, penting untuk mengenali cara menetralkan asam lambung. Melansir dari laman Tastylicious, inilah beberapa caranya:

1. Mengonsumsi antasida

Antasida adalah obat yang berfungsi untuk menetralisir asam lambung sehingga bisa membantu mengurangi gangguan pencernaan seperti mulas dan nyeri ulu hati. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet kunyah atau cairan yang bisa dibeli di apotek.

Beberapa kandungan umum dalam antasida meliputi:

  • Aluminium hidroksida
  • Kalsium karbonat
  • Magnesium trisilikat
  • Magnesium karbonat
  • Magnesium hidroksida
  • Natrium bikarbonat

Baca Juga: 10 Daftar Makanan yang Dilarang untuk Asam Lambung

Bahan-bahan ini bersifat basa yang berfungsi mengurangi keasaman di lambung. Selain membantu meredakan mulas, antasida juga bisa digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan lain seperti tukak lambung dan gastritis.

Namun, obat ini hanya memberikan efek sementara dan tidak menyembuhkan penyebab utama asam lambung naik.

Catatan: Jangan mengonsumsi antasida bersamaan dengan obat lain dalam waktu 4 jam, karena dapat mengganggu penyerapan obat tersebut.

2. Menggunakan penghambat reseptor H2

Obat penghambat reseptor H2 bekerja dengan mengurangi produksi asam lambung. Beberapa jenis obat ini termasuk cimetidine, famotidine, nizatidine, dan ranitidine. Obat ini bisa membantu mengatasi gangguan seperti refluks asam, gastritis, dan tukak lambung.

Obat ini memiliki efek yang lebih lama dibandingkan antasida, tetapi membutuhkan waktu sekitar 1-3 jam untuk bekerja. Dosis yang dianjurkan adalah maksimal 300 mg sebelum tidur untuk orang dewasa.

Baca Juga: 13 Cara Menyembuhkan Penyakit Asam Lambung secara Alami

3. Makan pisang matang

Pisang matang memiliki pH basa yang dapat membantu menetralisir asam lambung. Selain itu, pisang mengandung serat yang membantu memperlancar pencernaan serta melapisi dinding kerongkongan untuk mengurangi iritasi akibat asam lambung.

Namun, hindari pisang yang masih mentah karena lebih sulit dicerna dan dapat meningkatkan produksi gas di lambung.

4. Minum air dengan soda kue

Soda kue atau baking soda dapat membantu mengurangi keasaman lambung karena memiliki sifat basa. Cara mengonsumsinya cukup mudah: campurkan setengah sendok teh soda kue dengan segelas air, lalu minum perlahan.

Namun, jangan mengonsumsi terlalu banyak karena dapat menyebabkan efek samping seperti kembung, diare, atau ketidakseimbangan elektrolit jika dikonsumsi secara berlebihan.

5. Minum jus mentimun

Mentimun mengandung 96% air yang bisa membantu mengencerkan asam lambung dan memberikan efek menenangkan pada lambung serta kerongkongan. Selain itu, mentimun juga memiliki sifat antiinflamasi yang bisa membantu mengurangi peradangan akibat refluks asam.

Cara mengonsumsinya cukup dengan menghaluskan beberapa potongan mentimun dengan air, lalu minum perlahan hingga gejala mulas berkurang.

Baca Juga: 18 Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Gejala Asam Lambung Naik

6. Minum jus semangka

Sama seperti mentimun, semangka memiliki kandungan air yang tinggi serta bersifat basa, sehingga dapat membantu menetralkan asam lambung. Selain itu, semangka juga mengandung magnesium yang dapat mengurangi produksi asam lambung berlebih.

Anda bisa mengonsumsinya langsung atau membuat jus semangka tanpa tambahan gula.

7. Menghindari posisi berbaring setelah makan

Jika Anda sering mengalami asam lambung naik setelah makan, usahakan untuk tidak langsung berbaring. Berdiri atau duduk tegak selama beberapa jam setelah makan dapat membantu mencegah asam lambung kembali naik ke kerongkongan.

Jika Anda harus berbaring, usahakan kepala lebih tinggi dari perut dengan menggunakan bantal tambahan agar gravitasi membantu mencegah refluks asam.

8. Mengunyah permen karet

Mengunyah permen karet dapat meningkatkan produksi air liur yang membantu menetralkan asam di kerongkongan. Air liur memiliki pH netral yang dapat membantu menurunkan keasaman lambung secara alami.

Namun, pastikan Anda memilih permen karet tanpa gula, karena gula berlebih bisa memicu produksi asam lambung.

Baca Juga: Mengulik Manfaat Susu Almond untuk Asam Lambung, Ulasan Lengkapnya di Sini

9. Mengonsumsi susu rendah lemak

Susu mengandung kalsium dan protein yang dapat membantu menetralisir asam lambung. Namun, penting untuk memilih susu rendah lemak atau susu skim, karena kandungan lemak yang tinggi dalam susu biasa dapat memperparah refluks asam.

Alternatif lain seperti susu almond atau susu kedelai juga bisa menjadi pilihan karena memiliki sifat basa yang membantu mengurangi keasaman lambung.

10. Minum air hangat

Air hangat adalah cara sederhana tetapi efektif untuk membantu mengencerkan asam lambung dan meredakan gejala refluks. Minum air hangat setelah makan juga dapat membantu mempercepat proses pencernaan dan mencegah penumpukan gas di lambung.

Namun, pastikan Anda tidak mengonsumsi air yang terlalu panas, karena dapat menyebabkan iritasi pada lambung dan kerongkongan.

Itulah beberapa cara menetralkan asam lambung. Jika Anda sering mengalami gangguan asam lambung yang parah atau berkepanjangan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Baca Juga: Apakah Penderita Asam Lambung Boleh Makan Mie Instan? Ini Jawabannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko. Berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja.

Indonesia Vs Bangladesh 9-2: Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.

4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!

Eksfoliasi harus dilakukan dengan pemahaman yang benar. Ini 4 mitos tentang eksfoliasi kulit yang perlu Anda ketahui.