M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Kurma Bagus untuk Dikonsumsi saat Diet Menurunkan Berat Badan?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, apakah kurma bagus untuk dikonsumsi saat diet menurunkan berat badan? Ini dia jawabannya!

Saat menjalani diet untuk menurunkan berat badan, kita biasanya memilih makanan yang rendah kalori namun tetap bisa mengenyangkan dan memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Salah satu camilan yang sering dipertanyakan adalah kurma.

Banyak yang mengenal kurma sebagai buah manis yang kaya akan nutrisi, dan sering dianggap sebagai camilan yang sehat. Namun, apakah kurma cocok bagus untuk dikonsumsi  saat diet menurunkan berat badan? MomsMoney akan mengulasnya di sini.

Baca Juga: 15 Buah yang Dapat Menurunkan Berat Badan jika Dikonsumsi

Apakah Kurma Bagus untuk Dikonsumsi saat Diet Menurunkan Berat Badan?

Kurma bisa menjadi camilan yang bagus untuk diet penurunan berat badan jika dikonsumsi dengan bijak dan dalam jumlah yang tepat. Melansir dari laman Health Shots, berikut adalah alasan mengapa kurma bisa membantu Anda menurunkan berat badan:

1. Kaya Serat

Kurma memiliki kandungan serat yang tinggi, yang membantu memperlambat proses pencernaan dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat mengurangi keinginan untuk ngemil atau makan berlebihan.

Serat juga mendukung sistem pencernaan yang sehat, mencegah sembelit, dan membantu menjaga buang air besar yang teratur.

Selain itu, kurma mengandung serat tidak larut yang bermanfaat bagi pencernaan dan membantu mengontrol rasa lapar. Biji kurma bahkan lebih kaya protein dan mengandung lemak sehat.

2. Sumber Gula Alami

Kurma mengandung gula alami seperti sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang dilepaskan secara perlahan ke dalam darah. Ini mencegah lonjakan gula darah yang tiba-tiba, menstabilkan energi, dan mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan manis.

Kurma memberikan energi yang berkelanjutan, yang sangat berguna agar Anda tetap aktif dan tidak merasa cepat lelah.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa gula dari kurma memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan gula rafinasi.

Baca Juga: Mau Berat Badan Turun? Coba Sayur yang Bagus Dikonsumsi saat Diet Berikut, yuk!

3. Tinggi Nutrisi Penting

Kurma adalah sumber yang kaya akan vitamin dan mineral penting. Dalam 100 gram kurma, terkandung sekitar 696 mg kalium, 54 mg magnesium, dan 0,9 mg zat besi.

Kalium membantu menjaga tekanan darah normal, magnesium mendukung fungsi otot dan saraf, dan zat besi penting untuk membawa oksigen dalam darah.

Selain itu, kurma mengandung lemak sehat yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Cara Memasukkan Kurma dalam Diet Penurunan Berat Badan

Ada berbagai cara yang dapat Anda coba untuk memasukkan kurma dalam diet Anda, di antaranya:

  • Campurkan kurma dengan kacang-kacangan seperti almond, kenari, atau kacang mete untuk camilan yang kaya energi.
  • Lapisi yogurt Yunani dengan kurma cincang, beri, dan taburan kacang untuk sarapan atau makanan penutup yang lezat dan mengenyangkan.
  • Campurkan kurma dengan susu, yogurt, atau susu nabati bersama buah seperti pisang atau beri untuk smoothie yang menyegarkan.
  • Tambahkan kurma cincang ke oatmeal Anda untuk memberikan rasa manis dan menambah serat.
  • Gunakan sirup kurma sebagai pemanis alami dalam teh, kopi, atau makanan yang dipanggang.
  • Campurkan kurma dengan buah-buahan lain seperti apel, pir, atau beri untuk camilan sehat yang segar.
  • Oleskan selai kacang di roti gandum dan tambahkan irisan kurma untuk camilan yang bergizi dan memuaskan.

Baca Juga: 5 Resep Salad Sayur untuk Diet Menurunkan Berat Badan yang Sehat dan Enak

Efek Samping Kurma

Meskipun kurma sangat bergizi, ada beberapa efek samping yang perlu diwaspadai jika dikonsumsi secara berlebihan:

  1. Masalah Pencernaan: Kurma mengandung banyak serat, sehingga konsumsi berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung, gas, atau diare, terutama jika Anda tidak terbiasa dengan diet tinggi serat.
  2. Lonjakan Gula Darah: Kurma mengandung gula alami yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah, terutama bagi penderita diabetes atau yang memiliki resistensi insulin.
  3. Penambahan Berat Badan: Kurma padat kalori, jadi konsumsi berlebihan bisa berkontribusi pada penambahan berat badan.
  4. Alergi: Kurma kering sering mengandung sulfit, yang bisa memicu reaksi alergi pada beberapa orang.
  5. Masalah Gigi: Karena sifatnya yang lengket, kurma dapat menempel pada gigi dan berpotensi menyebabkan kerusakan gigi jika tidak dibersihkan dengan baik setelah dikonsumsi.

Untuk menghindari efek samping ini, pastikan untuk mengonsumsi kurma dalam jumlah yang moderat dan sebagai bagian dari diet seimbang.

Jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan profesional medis sebelum menambahkan kurma ke dalam diet Anda.

Baca Juga: 8 Jus Sehat yang Bagus untuk Diminum saat Diet Menurunkan Berat Badan

Jadi, apakah kurma cocok bagus untuk dikonsumsi  saat diet menurunkan berat badan? Kurma bisa menjadi pilihan camilan yang sehat dalam diet penurunan berat badan berkat kandungan serat, gula alami, dan nutrisi penting lainnya.

Namun, seperti halnya dengan makanan lainnya, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak agar tidak berlebihan. Jika dimakan dalam jumlah yang tepat, kurma dapat memberikan manfaat besar untuk mendukung diet Anda dan membantu menjaga keseimbangan energi tubuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.