M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Kurang Tidur Bisa Sebabkan Darah Tinggi? Begini Faktanya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Anda mungkin pernah mendengar bahwa kurang tidur bisa sebabkan darah tinggi. Akan tetapi, benarkah begitu? Cek faktanya berikut ini, yuk.

Di tengah kesibukan dan tuntutan kehidupan modern, banyak orang yang mengorbankan waktu tidurnya, tidak menyadari dampak jangka panjang yang mungkin terjadi pada kesehatan mereka, khususnya terkait dengan tekanan darah.

Kurang tidur berarti tidak mendapatkan kuantitas atau kualitas tidur yang cukup untuk memungkinkan tubuh dan pikiran beristirahat sepenuhnya. Banyak orang dewasa yang tidur kurang dari tujuh jam per malam.

Mengutip dari Mayo Clinic, para ahli dalam bidang kesehatan tidur menekankan pentingnya tidur yang cukup, menyarankan durasi tidur antara tujuh hingga delapan jam setiap malam untuk orang dewasa.

Tidur yang kurang, terutama di bawah enam jam, telah terbukti memiliki dampak negatif terhadap kesehatan secara umum. Kurang tidur ini tidak hanya membuat Anda merasa lelah pada hari berikutnya tetapi juga memiliki efek kumulatif yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Baca Juga: 4 Jus Penurun Darah Tinggi Paling Cepat, Patut Dicoba

Hubungan antara kurang tidur dengan darah tinggi

Mekanisme di balik hubungan antara kurang tidur dan darah tinggi cukup kompleks. Selama tidur, tubuh mengalami berbagai proses penting, termasuk penurunan tekanan darah.

Tidur yang tidak cukup mengganggu pola alami ini dan menyebabkan tekanan darah tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama. Selain itu, kurang tidur dapat meningkatkan produksi hormon stres, seperti kortisol, yang juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan, kurang tidur dapat menyebabkan gangguan pada kemampuan tubuh untuk mengatur hormon yang mengendalikan tekanan darah. Hal ini tidak hanya meningkatkan risiko hipertensi tetapi juga dapat membuat kondisi yang sudah ada menjadi lebih buruk.

Selain itu, kurang tidur dikaitkan dengan peningkatan risiko kondisi kesehatan lain yang dapat memperburuk tekanan darah, seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Baca Juga: Daftar Minuman Penurun Kolesterol Tinggi, Sudah Coba?

Obstructive sleep apnea (OSA)

Salah satu penyebab umum dari kurang tidur yang berkontribusi pada hipertensi adalah obstructive sleep apnea. Kondisi ini ditandai dengan henti napas yang berulang kali terjadi selama tidur.

Jika Anda merasa kelelahan meskipun telah tidur semalaman atau jika Anda mendengkur, mungkin Anda mengalami obstructive sleep apnea. Diskusikan kondisi ini dengan dokter Anda, karena sleep apnea dapat meningkatkan risiko hipertensi serta masalah jantung lainnya.

Baca Juga: 10 Makanan Penurun Darah Tinggi, Pengidap Hipertensi Harus Tahu

Apa yang harus dilakukan?

Mengambil langkah untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas tidur Anda bisa sangat membantu. Ini termasuk menjaga jadwal tidur yang konsisten, menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan bebas dari gangguan, serta menghindari stimulan seperti kafein dan paparan layar elektronik sebelum tidur.

Teknik relaksasi dan meditasi sebelum tidur juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

Kesimpulannya, kurang tidur memang dapat menyebabkan darah tinggi serta berbagai masalah kesehatan lainnya. Memahami pentingnya tidur yang cukup dan berkualitas adalah langkah awal untuk mengurangi risiko hipertensi dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Jika Anda mengalami kesulitan tidur atau merasa bahwa kualitas tidur Anda kurang, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk mendapatkan saran dan solusi yang tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Alfamart Serba Gratis Weekend 11-13 September 2026, Oronamin C Beli 2 Gratis 1

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Weekend Periode 11-13 September 2026 untuk belanja produk favorit lebih hemat.

Promo Indomaret Weekend Treats 11-13 September 2026, Belfoods Safari Beli 1 Gratis 1

Promo Indomaret Weekend Treats Periode 11-13 September 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat di akhir pekan.

Butter Baby Hadirkan Menu Spesial Bertema Dangdut dan Dessert Run 6K

Dari panggung dangdut hingga rute lari pagi, Butter Baby mengajak Jakarta merayakan dessert culture dengan cara yang lebih ekspresif.

Tekanan Global Masih Bayangi Pasar, Investor Disarankan Tetap Selektif

Investor dinilai perlu tetap selektif dengan mencermati fundamental dan perkembangan likuiditas domestik. 

Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 11-13 September 2026, Cheetos Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 11-13 September 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Pasar Saham Membaik, tapi Belum Saatnya Bertindak Agresif

Pasar saham Indonesia mulai menunjukkan perbaikan. Namun, Manulife Aset Manajemen Indonesia ungkap sinyal yang ditunggu sebelum bersikap agresif.

Beberapa Langkah Supaya Koperasi Bisa Naik Kelas

Salah satu langkah agar koperasi bisa go internasional adalah dengan mengikuti pameran internasional untuk membuka akses pasar.

Akhir Pekan di Yogyakarta? Intip Prakiraan Cuaca Besok (12/9) dan Lusa

Seluruh wilayah DIY diprediksi berawan pada Sabtu. Kondisi lebih cerah pada Minggu, simak rincian cuacanya.

Pendaftaran MAF Impact Leaders Program Cohort IV Diperpanjang hingga 18 September

Mahasiswa muda masih bisa mendapatkan kesempatan beasiswa dari MAF hingga 18 September 2026.            

Waspadai Hujan Petir, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (12/9) dan Lusa

Hujan ringan mendominasi Sumut pada Sabtu. Kondisi lebih beragam pada Minggu dengan hujan petir di sejumlah wilayah.