M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Agar Aquascape di Rumah Tetap Indah dan Sehat, Ini Panduan Cara Merawatnya

Agar Aquascape di Rumah Tetap Indah dan Sehat, Ini Panduan Cara Merawatnya
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Memelihara aquascape bisa jadi sangat berbeda dari Anda memelihara akuarium biasa. Aquascape secara garis besar perlu perawatan yang lebih ekstra.

Selain membersihkan kaca akuarium dan mengganti airnya, Anda juga perlu merawat tanaman-tanaman airnya.

Perawatan ini harus dilakukan secara rutin agar ikan dan tanaman-tanaman yang ada di dalam aquascape dapat hidup dengan baik. Agar aquascape Anda tetap indah dan sehat, berikut adalah panduan cara merawat aquascape.

Frekuensi Ganti Air

Dilansir dari Aquasabi.com, substrat yang digunakan dalam aquascape mengandung nitrogen dan nutrisi organik.

Senyawa ini akhirnya diurai oleh bakteri substrat menjadi bentuk yang dapat diserap oleh tanaman air. Namun, selama tahap awal akuarium ketika bakteri menguntungkan tidak cukup hadir, jumlah nitrogen dan senyawa organik yang berlebihan akan larut ke dalam air.

Hal ini menyebabkan masalah air keruh dan berwarna. Saat itulah Anda disarankan untuk mengganti air.

Penggantian air ini dilakukan setiap hari pada minggu pertama, setiap 2-3 hari pada minggu kedua, dan seterusnya.

Setelah satu bulan, setiap sepertiga air di akuarium harus diganti seminggu sekali. Jika ditemukan alga, penggantian air darurat dapat dilakukan.

Membersihkan Alga

Alga adalah musuh terburuk bagi aquascape. Namun, ada batasan untuk membersihkan alga. Jika Anda tak ingin kerepotan dengan masalah alga, memelihara ikan yang dapat memakan alga dapat menjadi solusi.

Ikan caridina japonica atau udang amano adalah pemakan alga yang representatif. Anda dapat memelihara 5-10 udang sambil mengatami kondisi akuarium.

Selain udang, ikan otocinclus sp dan crossocheilus siamensis juga dapat dimanfaatkan. Otoncinclus memakan ganggang di permukaan kaca dan tanaman air, sedangkan crossocheilus siamensis efektif untuk membasmi alga jenggot.

Pemangkasan Tanaman Air

Pemangkasan pada bagian tanaman air adalah salah satu perawatan yang penting dilakukan. Tanaman batang yang dibiarkan tumbuh terlalu besar akan terlihat tidak rapi.

Selain itu, daun yang menjorok juga akan menghalangi cahaya sehingga menyebabkan batang kekurangan cahaya dan menjadi lemah.

Anda dapat mulai memangkas batang tanaman air setelah tunas terminalnya mencapai garis air. Selama pemangkasan pertama, batang tanaman harus dipotong pada posisi serendah mungkin.

Selanjutnya dari pemangkasan kedua dan seterusnya, posisi pemotongan harus digeser ke sisi atas. Hal ini akan mendorong pertumbuhan dan membentuk rumpun tanaman batang yang menarik.

Sementara itu, untuk tanaman latar, pemangkasan dapat dilakukan saat tanaman terlalu tebal dan daun saling menumpuk satu sama lain. Anda dapat memangkasnya hanya dipermukaan atas dan membiarkan sisi bagian bawah. Ada gunting khusus untuk memotong bagian ini.

Pemberian Asupan Nutrisi

Sama seperti tanaman pada umumnya, tanaman air membutuhkan perawatan dan nutrisi untuk menjaga kesuburannya. Salah satu nurisi yang penting adalah pupuk. Pemberian pupuk pada tanaman aquascape harus sesuai dengan petunjuk. Sebab, pemberian pupuk yang berlebih dapat meracuni ikan, tetapi jika terlalu sedikit akan membuat tanaman kekurangan nutrisi.

Pemberian pupuk untuk tanaman air caranya dengan mencampurkan pupuk kandang atau NPK dengan substrat. Substrat adalah landasan atau dasar hidup yang digunakan, misalnya tanah atau pasir. Perbandingannya adalah 4 substrat dan 1 pupuk. Setelah tercampur, tancapkan tanaman pada substrat. Untuk nutrisi berkala, Anda dapat menggunakannya pupuk cair setiap beberapa hari sekali.

Penambahan Air yang Menguap

Penguapan air pada aquascape bisa terjadi akibat panas yang dihasilkan oleh lampu akuarium atau kipas untuk mendinginkan air akuarium.

Air yang terus menguap akan menyebabkan debit air menjadi berkurang yang mana hal ini akan menyebabkan beberapa unsur seperti garam, kalsium, serta polutan hasil dari metabolisme ikan jadi lebih pekat.

Anda dapat menambahkan air baru sebanyak 1 sampai 2 gayung bergantung tipe aquascape. Lakukan hal ini sebanyak dua hari sekali atau bergantung dengan cepat tidaknya proses penguapan air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tagihan Listrik Bisa Aman! Ini 9 Cara Hangatkan Kamar Tidur Anda Tanpa Boros

Simak cara menghangatkan kamar tidur tanpa boros listrik, solusi praktis agar tidur tetap hangat dan nyaman saat cuaca dingin.  

Kestabilan Finansial: Ini 10 Kunci Sukses Jutawan yang Jarang Terungkap

Ingin tahu cara jutawan membangun kekayaan? Kuncinya bukan pamer harta, tapi hidup sederhana dan fokus pada aset produktif. Pelajari rahasianya!  

20 Makanan Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Dapat Anda Coba Konsumsi

Ini dia beberapa makanan penurun tekanan darah tinggi alami yang dapat Anda coba konsumsi. Intip daftarnya di sini!  

7 Daftar Herbal dan Rempah-Rempah Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Yuk, intip daftar herbal dan rempah-rempah alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini! 

14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?

Mari intip beberapa cara alami menurunkan gula darah yang tinggi berikut ini. Mau coba terapkan?       

Desain Interior 2026: 4 Gaya Ini Justru Bikin Hunian Anda Cepat Usang

Membeli furnitur pekan lalu ternyata belum tentu relevan di 2026. Ada 4 tren desain interior yang diprediksi ditinggalkan agar rumah tak usang.

11 Khasiat Konsumsi Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan Tubuh

Intip beberapa khasiat konsumsi biji bunga matahari bagi kesehatan tubuh berikut ini, yuk! Kira-kira apa saja?

8 Khasiat Rutin Konsumsi Jamur untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Intip sejumlah khasiat rutin konsumsi jamur untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui berikut ini. Apa saja, ya?

Laba Bisnis Anda Bohong? EBITDA Ungkap Kekuatan Asli Operasional

Banyak pebisnis mengira laba bersih adalah uang tunai. Waspada, beban non-operasional bisa menekan kas. Kalkulasi EBITDA Anda sangat berpengaruh.

Bukan 50%, Ternyata Ini Batas Aman Cicilan Ideal dari Total Gaji Anda

Punya cicilan tapi gaji pas-pasan? Ketahui batas aman 30% dari total penghasilan Anda agar keuangan tetap sehat. Cek kalkulasi dan strateginya.