MOMSMONEY.ID - Kebiasaan makan tinggi purin turut memengaruhi kadar asam urat di dalam darah. Purin adalah salah satu senyawa yang ada di dalam tubuh manusia, ada purin endogen dan eksogen.
Purin eksogen diserap tubuh melalui makanan, sedangkan purin endogen dibuat langsung oleh tubuh itu sendiri. Kathleen M. Zelman, dokter ahli gizi memaparkan bahwa asam urat terbentuk ketika purin dipecah dalam sistem pencernaan.
Mengonsumsi terlalu banyak purin dapat menyebabkan penumpukan asam urat dalam tubuh. Dilansir dari Webmd.com, asam urat yang terlalu lama berada di dalam tubuh dapat mengkristal dan menimbulkan sejumlah risiko kesehatan.
Oleh karena itu, penting untuk mengurangi jumlah purin yang dikonsumsi.
Baca Juga: Asupan Protein Susu Rendah Lemak Kurangi Risiko Serangan Asam Urat
Mengapa harus menghindari kebiasaan makan tinggi purin?
Jika sistem pencernaan tidak mampu memproses purin atau ada terlalu banyak purin dalam tubuh, maka Anda bisa mengalami kelebihan asam urat dalam tubuh. Sejumlah risiko kesehatan lain juga bisa timbul, seperti:
1. Peningkatan risiko diabetes
Asupan purin yang berlebihan dapat menyebabkan asam urat, suatu kondisi yang disebabkan oleh terlalu banyak asam urat dalam aliran darah. Kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh berkorelasi dengan peningkatan risiko diabetes.
2. Kesehatan ginjal
Terlalu banyak purin dalam tubuh dapat menyebabkan asam urat di ginjal mengkristal dan mengeras, sehingga mengakibatkan batu ginjal. Kasus batu ginjal yang serius bisa sangat menyakitkan dan memerlukan intervensi bedah untuk menghilangkannya.
3. Asam Urat
Asam urat adalah jenis radang sendi yang disebabkan oleh endapan kristal yang menumpuk di persendian. Kristal tersebut biasa mengendap di sekitar siku, lutut, atau tangan.
Daftar makanan yang tinggi purin
Berikut daftar makanan dengan kadar purin tinggi yang sebaiknya dihindari:
1. Kebiasaan makan jeroan & seafood
Jeroan mengandung purin yang tinggi dan harus dihindari oleh penderita asam urat. Selain itu, sarden dan ikan teri memiliki kadar purin tertinggi di antara berbagai jenis ikan.
2. Daging merah
Daging merah merupakan sumber utama purin dalam makanan yang menyebabkan penumpukan asam urat. Daging lain yang meningkatkan asam urat meliputi daging sapi dan kambing.
Jika menderita asam urat, jenis daging ini sebaiknya dibatasi atau bahkan dihindari.
3. Hindari konsumsi ikan tertentu
Jenis seafood tertentu merupakan sumber lemak sehat yang juga dikenal sebagai asam lemak omega-3. Ia dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
Namun, makanan tersebut juga memiliki kadar purin yang tinggi dan bisa menyebabkan peningkatan kadar asam urat. Tuna, udang, lobster, kerang dan ikan teri salah satu yang memiliki kadar purin tinggi.
Biasanya, disarankan untuk mengonsumsi 3,5 ons ikan per minggu. Namun, Anda perlu membatasi jumlah makan jika kadar asam urat sedang tinggi.
4. Hindari sayuran tertentu
Ada beberapa sayuran tertentu yang menyebabkan kadar asam urat lebih tinggi. Kacang-kacangan, kacang polong, bayam, kembang kol, asparagus, dan jamur mengandung purin.
Namun, kandungan purin dalam jumlah sedang tidak akan meningkatkan kadar asam urat secara signifikan.
Alternatif makanan yang aman dan rendah purin
Jika menderita asam urat atau komplikasi kesehatan terkait purin lainnya, dokter akan merekomendasikan diet rendah purin. Pilih makanan rendah purin seperti berikut:
- Telur
- Kacang-kacangan
- Biji-bijian utuh
- Produk susu rendah lemak
- Ayam tanpa lemak
Baca Juga: Bahaya Konsumsi Bir dan Daging Merah, Pria Rentan Kena Serangan Asam Urat Akut
Anda juga bisa mempertimbangkan untuk rutin mengonsumsi buah-buahan seperti jeruk dan ceri yang dapat mengurangi peradangan akibat asam urat. Sekian kebiasaan makan tinggi purin yang patut diwaspadai penderita asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News