M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Sindrom Iritasi Usus Besar

8 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Sindrom Iritasi Usus Besar
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini, lo, beberapa makanan yang harus dihindari penderita sindrom iritasi usus besar.  

Sindrom iritasi usus besar atau Irritable Bowel Syndrome (IBS) adalah kondisi yang sering membuat penderitanya merasa tidak nyaman, mulai dari perut kembung, nyeri, hingga perubahan pola buang air besar.

Salah satu cara paling efektif untuk mengelola gejala IBS adalah dengan memperhatikan apa yang Anda konsumsi setiap hari. Menariknya, beberapa makanan yang terlihat sehat justru bisa memicu keluhan jika tidak cocok dengan kondisi pencernaan Anda.

Baca Juga: 9 Daftar Minuman Probiotik untuk Menjaga Kesehatan Usus

Memahami jenis makanan yang perlu dihindari dapat membantu Anda mengurangi frekuensi kambuhnya gejala. Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa makanan yang harus dihindari penderita sindrom iritasi usus besar:

1. Buah dan Sayuran Tinggi FODMAP

FODMAP adalah jenis karbohidrat yang sulit dicerna oleh tubuh. Saat masuk ke usus, zat ini akan difermentasi dan bisa memicu gas, kembung, serta nyeri perut.

Beberapa buah dan sayuran yang tinggi FODMAP antara lain apel, aprikot, kembang kol, ceri, bawang putih, dan bawang bombai.

Namun, reaksi setiap orang bisa berbeda. Jika makanan tertentu tidak menimbulkan gejala, Anda tidak harus menghindarinya sepenuhnya.

2. Produk Susu

Produk seperti susu, keju, yogurt, dan es krim mengandung laktosa, yaitu gula alami dalam susu yang sulit dicerna oleh sebagian orang.

Penderita IBS sering mengalami intoleransi laktosa, sehingga konsumsi produk susu dapat menyebabkan perut kembung, diare, atau tidak nyaman. Selain itu, protein susu seperti kasein juga bisa memicu gejala pada beberapa orang.

3. Makanan Gorengan dan Tinggi Lemak

Makanan yang digoreng atau mengandung banyak lemak, seperti kue, donat, dan daging goreng, dapat membebani kerja usus.

Lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga bisa memicu kambuhnya gejala IBS. Meski begitu, lemak tetap dibutuhkan tubuh. Anda bisa memilih lemak yang lebih sehat seperti minyak zaitun, alpukat, kacang, dan biji-bijian.

4. Kafein

Kafein dapat merangsang usus bekerja lebih cepat. Hal ini bisa menyebabkan keinginan buang air besar yang mendadak atau diare.

Selain itu, kafein juga bisa meningkatkan produksi asam lambung yang memicu sakit perut. Kafein biasanya terdapat dalam kopi, teh, dan minuman energi. Sebagian orang masih bisa mengonsumsi dalam jumlah kecil, tergantung toleransi tubuh masing-masing.

Baca Juga: 8 Minuman yang Bisa Meningkatkan Kesehatan Usus Anda

5. Alkohol

Alkohol dapat mengiritasi saluran pencernaan dan mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus.

Minuman seperti bir dan anggur juga mengandung zat tambahan seperti gula dan sulfit yang bisa memperparah gejala IBS.

6. Pemanis Buatan

Pemanis buatan, terutama yang termasuk alkohol gula, sulit diserap oleh tubuh. Zat ini sering ditemukan pada produk bebas gula seperti permen, permen karet, es krim, dan minuman manis.

Beberapa contoh pemanis ini adalah sorbitol, eritritol, dan xylitol. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kembung, gas, bahkan efek seperti pencahar pada penderita IBS.

7. Makanan yang Mengandung Gluten

Gluten adalah protein yang terdapat pada gandum, jelai, dan gandum hitam. Bagi sebagian penderita IBS, gluten bisa memperparah gejala karena tidak tercerna dengan baik.

Makanan seperti roti, pasta, sereal, dan kue sering mengandung gluten. Beberapa orang merasa gejalanya membaik setelah mengurangi konsumsi gluten, meski kebutuhan setiap orang bisa berbeda.

8. Makanan Pedas

Makanan pedas seperti cabai, saus pedas, dan rempah kuat dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan.

Zat capsaicin dalam cabai dapat mempercepat proses pencernaan dan menyebabkan rasa perih, kram, kembung, hingga diare. Jika Anda sensitif terhadap pedas, sebaiknya konsumsi dalam jumlah kecil atau pilih bumbu yang lebih ringan.

Baca Juga: 5 Manfaat Makanan Fermentasi untuk Kesehatan Usus yang Luar Biasa

Itulah beberapa makanan yang harus dihindari penderita sindrom iritasi usus besar. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sering Dipakai Idol K-Pop! Ternyata Ini 5 Manfaat Ear Seeds, Bisa Redakan Stres

Ketahui berbagai manfaat ear seeds yang populer digunakan idol K-Pop untuk meredakan stres, meredakan nyeri, hingga meningkatkan kualitas tidur.

Daftar Film Biopik Tokoh Ternama Dunia, Film Oasis Masih Tayang di Bioskop

Jika ingin mengetahui kisah hidup tokoh ternama yang legendaris, Anda bisa menonton film biografi berikut ini.

Layar AMOLED 120Hz HP Samsung Ini Sangat Terang, Kecerahannya Capai 1.900 Nit

Layar AMOLED 120Hz HP Samsung ini sangat terang hingga 1.900 nit. Cek pengujian gaming berat yang bikin performanya melambat signifikan di sini.

Penderita Gula Darah Tinggi Tetap Bisa Makan Nasi, Ini Trik & Porsi Amannya

Indeks glikemik nasi memengaruhi kecepatan lonjakan glukosa. Simak tips kombinasi lauk dan rempah untuk menekan risiko gula darah tinggi.

Penting untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi, Cegah Gejala yang Mengancam Jantung

Kolesterol tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala awal. Kenali membentangkan plak arteri sebelum memicu penyumbatan jantung.

Cheat Day Bikin Diet Makin Berantakan? Cek Kata Ahli dan Cara Lakukannya di Sini

Apa itu cheat day dalam dunia diet yang kerap dijadikan alasan untuk makan makanan favorit? Yuk ketahui fakta lengkapnya di sini.

Tren Foto Jadul Tahun 80-an Pakai ChatGPT Menjamur di Medsos, Cek Cara Bikinnya

Tren foto jadul tahun 80-an sedang ramai di medsos. Simak cara mudah serta racikan prompt ChatGPT untuk hasilnya.

Jangan Panik! Lakukan Cara Mengatasi Keracunan Makanan pada Anak Berikut Ini

Pelajari cara mengatasi keracunan makanan pada anak sebagai pertolongan pertama untuk meminimalisir risiko yang lebih serius.

Bedak Sering Cracky? Intip Moisturizer Hyaluronic Acid yang Bikin Makeup Nempel

Moisturizer biasa kerap membuat wajah berminyak dan makeup bergeser. Lihat pilihan moisturizer ringan yang bikin kulit plumpy seketika.

Obat Herbal untuk Penderita Asam Urat, Bantu Turunkan Purin Tanpa Obat Dokter

Penumpukan kristal asam urat berisiko merusak fungsi ginjal. Simak daftar obat herbal dan pengobatan rumahan yang efektif mengatasinya.