M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Cara Menurunkan Risiko Kanker Ginjal secara Alami

6 Cara Menurunkan Risiko Kanker Ginjal secara Alami
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Begini, lho, cara menurunkan risiko kanker ginjal secara alami. Mari simak pembahasan lengkapnya berikut ini!

Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, menyaring limbah dari darah, serta membantu mengatur tekanan darah dan produksi sel darah merah. Menjaga kesehatan organ ini menjadi langkah penting untuk mendukung fungsi tubuh secara menyeluruh. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan gaya hidup sehat guna membantu menurunkan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker ginjal.

Kanker ginjal dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, obesitas, dan tekanan darah tinggi. Meski tidak semua faktor risiko dapat dikendalikan, perubahan gaya hidup tetap memberikan manfaat besar dalam menjaga kesehatan ginjal. Langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu mengurangi risiko sekaligus mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: 6 Makanan Sehat Ini Diam-Diam Merusak Ginjal, Jangan Berlebihan

Cara Menurunkan Risiko Kanker Ginjal secara Alami

Melansir dari laman Healthline, berikut ini cara menurunkan risiko kanker ginjal secara alami:

1. Berhenti merokok

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang masih merokok memiliki risiko sekitar 39% lebih tinggi terkena kanker ginjal dibandingkan dengan orang yang tidak pernah merokok. Sementara itu, orang yang pernah merokok tetapi sudah berhenti tetap memiliki risiko sekitar 20% lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak pernah merokok sama sekali.

Risiko ini juga meningkat jika seseorang merokok dalam jumlah banyak setiap hari.

Karena itu, berhenti merokok merupakan langkah penting untuk menurunkan risiko kanker ginjal. Bagi penderita kanker ginjal, berhenti merokok juga dapat membantu meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.

2. Perbanyak konsumsi buah dan sayur

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih banyak mengonsumsi buah dan sayuran memiliki risiko lebih rendah terkena Kanker Ginjal. Hal ini diduga karena buah dan sayur mengandung karotenoid dan berbagai antioksidan yang dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

American Cancer Society juga menyarankan untuk mengonsumsi buah dan sayur dengan berbagai warna agar tubuh mendapatkan beragam nutrisi penting.

Selain itu, asupan serat yang cukup—terutama dari sayuran dan kacang-kacangan—juga diketahui dapat membantu menurunkan risiko kanker ginjal di kemudian hari.

3. Mengontrol tekanan darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga banyak orang tidak menyadarinya. Jika dibiarkan dalam waktu lama, tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah, termasuk yang ada di ginjal dan mata.

Dokter biasanya akan memberikan obat jika tekanan darah terlalu tinggi. Selain itu, perubahan gaya hidup juga sangat penting untuk menjaga tekanan darah tetap normal.

Salah satu pola makan yang sering direkomendasikan adalah Diet DASH, yaitu pola makan yang menekankan konsumsi buah, sayur, biji-bijian utuh, dan daging rendah lemak. Diet ini juga menganjurkan makanan rendah garam dan kaya kalium.

Baca Juga: 5 Makanan dan Minuman Pantangan Penderita Kanker Ginjal

4. Menjaga berat badan tetap ideal

Obesitas pada orang dewasa biasanya didefinisikan sebagai memiliki indeks massa tubuh (BMI) 30 atau lebih. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, lebih dari 42% orang dewasa di Amerika Serikat mengalami obesitas.

Penelitian menunjukkan bahwa risiko kanker ginjal akan meningkat seiring dengan naiknya nilai BMI. Oleh karena itu, menjaga berat badan tetap sehat dapat membantu menurunkan risiko penyakit ini.

Jika Anda perlu menurunkan berat badan, dokter mungkin akan menyarankan bantuan dari tenaga ahli seperti ahli gizi atau konsultan nutrisi. Biasanya, proses penurunan berat badan melibatkan perubahan pola makan menjadi lebih sehat serta meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari.

Dalam beberapa kondisi tertentu, dokter juga dapat menyarankan terapi obat atau operasi penurunan berat badan.

5. Kurangi paparan bahan kimia berbahaya

Jika pekerjaan Anda membuat Anda sering terpapar bahan kimia tertentu, penting untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja. Beberapa perlindungan yang bisa digunakan antara lain:

  • Sarung tangan
  • Masker
  • Respirator

Selain itu, pakaian kerja yang terkena bahan kimia sebaiknya dicuci terpisah dari pakaian lain untuk menghindari kontaminasi.

6. Pertimbangkan pemeriksaan skrining

Dokter biasanya tidak melakukan pemeriksaan skrining kanker ginjal secara rutin pada orang yang tidak memiliki faktor risiko tinggi. Namun, jika Anda memiliki risiko lebih besar, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai kemungkinan melakukan pemeriksaan.

Dokter mungkin akan menyarankan tes untuk memeriksa tekanan darah dan fungsi ginjal. Pada orang dengan faktor genetik tertentu yang meningkatkan risiko kanker ginjal, dokter juga dapat merekomendasikan pemeriksaan pencitraan secara berkala untuk mendeteksi tumor lebih dini.

Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain:

  • CT scan
  • MRI
  • USG

Karena kanker ginjal sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, pemeriksaan skrining dapat membantu mendeteksi penyakit lebih cepat. Jika ditemukan lebih dini, peluang pengobatan biasanya akan jauh lebih baik.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Minuman untuk Dikonsumsi di Pagi Hari agar Ginjal Tetap Sehat

Nah, itu tadi cara menurunkan risiko kanker ginjal secara alami. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dada Ayam Tanpa Kulit Bantu Amankan Kadar Gula Darah, Hindari Bumbu Tinggi Gula

Protein tanpa lemak lambatkan pencernaan karbohidrat. Cek metode olah ayam aman gula darah. Dada ayam tanpa kulit simpan vitamin B6 dan selenium.

Susah Tidur Pengaruhi Gen Pengatur Kolesterol & Picu Ketidakseimbangan Hormon

Kurang tidur dari 6 jam sehari memicu lonjakan hormon ghrelin. Ketahui dampaknya pada kadar kolesterol dan kesehatan jantung.

Jangan Salah Pilih Sunscreen & Cushion! Cegah Kulit Belang Pas Lomba Agustusan

Terik matahari saat lomba Agustusan berisiko bikin kulit gosong. Intip kombinasi sunscreen dan cushion tahan lama di sini.

Ingin Pencernaan Sehat? Mulai Rutin Konsumsi 5 Makanan Sehat untuk Usus Ini ya

Jaga kesehatan pencernaan dan imun tubuh dengan ragam pilihan makanan sehat untuk usus. Temukan mulai dari sayuran hijau hingga bawang putih.

HP Infinix 1 Jutaan Ini Boyong Baterai 5160mAh dan Layar 120Hz

Layar 120Hz Infinix Hot 60i tampak memikat untuk kelas 1 jutaan. Temukan catatan performa game dan kompromi ketajaman layarnya.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 17-23 Agustus 2026

Inilah berbagai merek produk yang termasuk dalam promo Alfamidi Hemat Satu Pekan periode 17-23 Agustus 2026.

Hujan Lebat Masih Guyur Provinsi Ini, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (18/8)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Selasa 18 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di sejumlah provinsi berikut ini.

Selisih Harga Jual-Buyback Emas Ada yang Menipis, Cek Spread Paling Kecil

Spread harga jual dan buyback emas UBS menyempit signifikan. Namun, selisih harga paling tipis masih tercatat pada emas Pegadaian.

Harga Buyback Emas Terbaru: UBS Melejit Rp 47.000, Antam Tertinggi

Harga buyback emas hari ini sebagian besar naik. Kenaikan terbesar terjadi pada UBS, namun emas Antam tetap yang tertinggi.

Harga Emas Dunia Kembali Tembus US$ 4.400, Bisa Lanjut Naik?

Harga emas kembali menguat ke atas US$ 4.400 per troi ons setelah data ekonomi AS meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.