MOMSMONEY.ID - Ada beberapa makanan fermentasi yang bagus dikonsumsi untuk menjaga kesehatan usus, lho. Ini dia daftarnya!
Kesehatan usus memiliki peran besar dalam menjaga kondisi tubuh secara menyeluruh. Usus tidak hanya bertugas mencerna makanan, tetapi juga berhubungan erat dengan sistem kekebalan tubuh, suasana hati, hingga penyerapan nutrisi.
Salah satu cara alami untuk menjaga keseimbangan usus adalah dengan mengonsumsi makanan fermentasi. Proses fermentasi menghasilkan probiotik alami yang membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran pencernaan.
Dengan pilihan makanan yang tepat, kesehatan usus dapat terjaga dan tubuh pun bekerja lebih optimal setiap hari.
Baca Juga: 5 Makanan yang Tidak Bagus untuk Kesehatan Usus Anda
Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa makanan fermentasi yang bagus dikonsumsi untuk menjaga kesehatan usus:
1. Kefir
Kefir adalah minuman fermentasi dari susu dengan rasa sedikit asam. Proses pembuatannya menggunakan butiran kefir, yaitu campuran bakteri dan ragi, sehingga menghasilkan minuman yang mengandung hingga sekitar 50 jenis mikroorganisme.
Beberapa bakteri khas dalam kefir antara lain Lactobacillus kefiranofaciens dan Lactobacillus kefiri, disertai ragi seperti Saccharomyces cerevisiae. Kombinasi ini membuat kefir mampu menambah jumlah bakteri baik di usus, menjaga keseimbangan mikroba, dan membantu proses pencernaan.
Selain probiotik, kefir juga mengandung protein, vitamin B, kalsium, magnesium, serta peptida bioaktif yang terbentuk selama fermentasi. Senyawa tersebut diduga dapat memberi efek antioksidan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, hingga membantu mengontrol tekanan dara
2. Kimchi
Kimchi merupakan hidangan fermentasi asal Korea yang dibuat dari sayuran seperti kubis atau lobak yang dicampur bumbu pedas. Kimchi memiliki profil probiotik yang beragam, misalnya Leuconostoc mesenteroides, Lactobacillus sakei, dan Weissella koreensis.
Mengonsumsi kimchi secara rutin dapat meningkatkan variasi bakteri baik dalam usus yang berperan besar dalam kesehatan mikrobioma. Karena bahan dasarnya sayuran, kimchi juga mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Serat ini bertindak sebagai prebiotik alami sehingga membantu memberi makan bakteri baik.
Manfaat lain dari kimchi yaitu mendukung pencernaan, membantu menjaga daya tahan tubuh, dan berpotensi baik untuk kesehatan jantung.
Baca Juga: 5 Cara Alami Membersihkan Usus Kotor dari Racun Sisa Makanan
3. Yogurt
Yogurt termasuk makanan fermentasi yang paling banyak dikonsumsi. Proses pembuatannya menggunakan bakteri seperti Streptococcus thermophilus atau Lactobacillus delbrueckii. Beberapa produk yogurt bahkan ditambahkan strain ekstra seperti Lactobacillus acidophilus agar manfaatnya semakin maksimal.
Bakteri probiotik pada yogurt dapat meningkatkan keseimbangan flora usus, membantu meredakan gangguan pencernaan seperti kembung, sembelit, dan diare. Yogurt juga lebih mudah dicerna oleh penderita intoleransi laktosa karena sebagian besar laktosa telah terurai selama fermentasi.
Tidak hanya menyehatkan usus, yogurt juga mengandung protein, kalsium, kalium, fosfor, serta vitamin B kompleks yang penting untuk tubuh.
4. Tempe
Tempe adalah makanan fermentasi dari kedelai yang diproses menggunakan jamur Rhizopus oligosporus. Selain itu, tempe juga mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus fermentum.
Kadar serat dalam tempe cukup tinggi, sehingga baik untuk makanan bakteri usus. Tempe juga dikenal sebagai sumber protein nabati yang unggul dan menjadi pilihan favorit bagi masyarakat yang menjalani pola makan vegetarian maupun vegan.
Tempe memiliki efek probiotik yang membantu menjaga kestabilan mikrobioma, mengurangi peradangan, serta memberikan aktivitas antioksidan yang berperan untuk menjaga imun tubuh dan kesehatan pencernaan.
Baca Juga: 10 Buah dan Sayur yang Bagus untuk Jaga Kesehatan Usus Anda
5. Lassi
Lassi adalah minuman khas India berbahan dasar yogurt yang biasanya dicampur buah atau bumbu seperti kapulaga. Kandungan probiotiknya serupa dengan yogurt, misalnya Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus helveticus.
Lassi termasuk minuman yang ramah untuk sistem cerna dan lebih mudah ditoleransi oleh sebagian orang yang kesulitan mencerna laktosa. Mengonsumsi lassi dipercaya dapat membantu mengurangi gejala gangguan pencernaan termasuk IBS, serta memberi potensi dukungan untuk kesehatan jantung, imunitas, dan kestabilan gula darah.
Nah, itu tadi beberapa makanan fermentasi yang bagus dikonsumsi untuk menjaga kesehatan usus. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: 5 Jenis Roti yang Aman untuk Gula Darah Anda, Apa Saja?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News