M O M S M O N E Y I D
Bugar

9 Dampak Jarang Olahraga pada Tubuh, Apa Saja ya?

9 Dampak Jarang Olahraga pada Tubuh, Apa Saja ya?
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa dampak jarang olahraga pada tubuh, lho. Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!

Banyak orang menyadari bahwa olahraga penting untuk kesehatan. Namun, kesibukan sehari hari sering membuat aktivitas fisik terabaikan. Duduk terlalu lama di depan komputer, jarang berjalan kaki, dan minim aktivitas fisik perlahan dapat memengaruhi kondisi tubuh tanpa disadari.

Tubuh manusia sebenarnya dirancang untuk bergerak. Ketika aktivitas fisik berkurang, berbagai sistem di dalam tubuh dapat mengalami perubahan, mulai dari metabolisme hingga kesehatan jantung. Dalam jangka panjang, kebiasaan jarang berolahraga juga dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.

Baca Juga: 3 Dampak Terlalu Banyak Minum Teh Hijau bagi Tubuh

Karena itu, penting untuk memahami apa saja dampak yang dapat terjadi jika tubuh kurang bergerak. Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa dampak jarang olahraga pada tubuh:

1. Sendi Menjadi Kaku

Jika tubuh jarang digerakkan, sendi bisa terasa kaku dan kurang fleksibel. Olahraga secara rutin membantu menjaga kelenturan sendi sehingga aktivitas harian terasa lebih ringan. Gerakan yang teratur juga meningkatkan rentang gerak, mengurangi nyeri, dan menurunkan risiko cedera.

2. Berat Badan Mudah Bertambah

Kurang olahraga dapat menyebabkan berat badan naik, terutama jika asupan kalori lebih besar dibandingkan energi yang dibakar setiap hari.

Olahraga rutin minimal 150 menit per minggu dengan intensitas sedang, ditambah pola makan sehat, membantu menjaga berat badan tetap ideal. Namun, faktor lain seperti metabolisme, kondisi kesehatan, dan penggunaan obat tertentu juga berpengaruh.

3. Otot Menjadi Lebih Lemah

Saat tubuh jarang bergerak, otot bisa melemah dan menyusut secara perlahan. Kondisi ini sering dialami oleh orang dengan pekerjaan yang menuntut duduk lama, seperti bekerja di depan komputer.

Memasuki usia 30 tahun, massa otot bisa berkurang sekitar 3–5% setiap 10 tahun. Karena itu, latihan penguatan otot setidaknya 2 kali seminggu sangat dianjurkan untuk menjaga kekuatan tubuh.

Baca Juga: 6 Dampak Konsumsi Makanan Ultra Proses Terlalu Sering bagi Tubuh

4. Kepadatan Tulang Menurun

Olahraga berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang, terutama seiring bertambahnya usia. Jika jarang berolahraga, tulang dapat menjadi rapuh dan mudah patah.

Latihan yang menahan beban, seperti berjalan, jogging, naik tangga, atau olahraga raket, membantu merangsang pembentukan jaringan tulang yang lebih kuat.

5. Pemulihan Tubuh Saat Sakit Lebih Lama

Orang yang rutin berolahraga cenderung lebih cepat pulih setelah sakit, seperti flu, pneumonia, atau infeksi lainnya. Aktivitas fisik membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih siap melawan penyakit.

6. Tingkat Stres Meningkat

Kurangnya olahraga dapat berdampak buruk pada kesehatan mental. Aktivitas fisik terbukti membantu menurunkan gejala stres, kecemasan, dan depresi.

Saat berolahraga, tubuh melepaskan hormon yang membuat perasaan lebih nyaman dan sekaligus menurunkan kadar hormon stres dalam tubuh.

Baca Juga: 7 Dampak Minum Soda Terlalu Banyak Bagi Tubuh

7. Energi Berkurang dan Kualitas Tidur Menurun

Olahraga membantu jantung dan paru paru bekerja lebih efisien dalam menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini membuat Anda memiliki energi lebih untuk beraktivitas sehari hari.

Selain itu, olahraga juga dapat membantu tidur lebih nyenyak. Namun, sebaiknya hindari olahraga terlalu dekat dengan waktu tidur karena dapat membuat tubuh lebih terjaga.

8. Risiko Jatuh Lebih Tinggi

Aktivitas fisik membantu menjaga keseimbangan tubuh, terutama pada usia lanjut. Jika jarang berolahraga, keseimbangan dapat menurun sehingga risiko jatuh meningkat.

Jatuh dapat menyebabkan cedera serius, seperti patah tulang atau cedera kepala, yang berisiko mengganggu kualitas hidup.

9. Risiko Penyakit Kronis Meningkat

Gaya hidup kurang gerak berkaitan dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis, seperti:

  • Diabetes tipe 2
  • Sindrom metabolik
  • Penyakit jantung
  • Stroke
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi

Selain itu, olahraga rutin juga membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, usus besar, paru paru, lambung, dan ginjal.

Baca Juga: 3 Dampak Bermain HP Sebelum Tidur yang Penting Diketahui

Nah, itu tadi beberapa dampak jarang olahraga pada tubuh. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rayakan Hari Anak Nasional, Es Teler 77 dan Bobo Bikin Menu Spesial untuk Anak-anak

Es Teler 77 dan Bobo ajak orang tua bernostalgia sekaligus menciptakan kenangan baru dengan menghadirkan menu spesial untuk anak-anak.

5 Tren Desain Rumah yang Kembali Populer di Tahun 2026, Tertarik Model Ini?

5 tren desain rumah tahun 2026 kembali populer, dari wallpaper hingga warna cokelat, menghadirkan hunian nyaman dan penuh karakter.  

Sindrom Kekayaan Mendadak pada Moms? Sadari Hal Ini Sebelum Ambil Keputusan

Sindrom kekayaan mendadak membuat Moms perlu paham cara kelola uang besar dengan tepat biar gak salah ambil keputusan.

Sayur Dimakan Awal atau Akhir? Ternyata Ini Cara Makan yang Tepat

Siapa yang sangka jika urutan makan yang umum seperti saat ini bukanlah urutan makan yang tepat. Ini caranya.  

5 Tips Investasi Bijak dan Terukur bagi Perempuan biar Keuangan Tetap Aman

Mau mulai investasi? Yuk, simak tips investasi dengan bijak dan terukur untuk perempuan berikut ini dari Amartha.

7 Makanan Penambah Gairah Seks yang Bikin Hubungan Suami Istri Makin Lengket

Temukan berbagai jenis makanan alami yang ampuh meningkatkan gairah seks dan melancarkan aliran darah demi hubungan intim yang lebih berkualitas.

Kenapa Harus Berhenti Merokok? Ini Efek Buruknya pada Kesuburan Pria

Kebiasaan merokok tak hanya merusak paru-paru dan jantung, tetapi juga menjadi musuh utama kesuburan pria karena merusak kualitas sperma.

4 Kesalahan Membuat Donat yang Bikin Hasilnya Bantat dan Berminyak, Hindari Moms!

Agar hasilnya tidak bantat dan berminyak, ada 4 kesalahan membuat donat yang harus dihindari. Cari tahu di sini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/7), Hujan Lebat Tetap Landa Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 22 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Hasil China Open 2026, Putri KW dan 3 Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari pertama, empat wakil Indonesia melangkah 16 besar dan satu lainnya terhenti.