M O M S M O N E Y I D
Bugar

MAB Bukan Lagi Peninjau Biasa: AI Kini Ubah Proses Klaim Asuransi

MAB Bukan Lagi Peninjau Biasa: AI Kini Ubah Proses Klaim Asuransi
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Medical Advisory Board (MAB) kini semakin penting dalam industri asuransi kesehatan, terutama setelah terbitnya POJK No.36 Tahun 2025 yang menekankan perlunya kapabilitas medis, sistem digital, serta dewan penasehat medis yang independen.

Melalui sistem yang semakin terdigitalisasi, MAB tidak hanya berperan sebagai peninjau medis, tetapi juga memanfaatkan analisis data untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih objektif dalam layanan asuransi kesehatan.

PT Administrasi Medika (AdMedika) menjelaskan bahwa proses kerja MAB kini didukung oleh sistem data analytics, dashboard pemantauan real-time, hingga analisis transaksi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Teknologi ini memungkinkan tim medis memantau pola klaim, tren penggunaan layanan kesehatan, hingga potensi ketidaksesuaian layanan secara lebih cepat.

Dalam praktiknya, tim Medical Advisor dan Utilization Review melakukan analisis terhadap klaim kesehatan serta menilai apakah tindakan medis yang diberikan sudah sesuai dengan indikasi klinis dan prinsip efisiensi biaya.

Baca Juga: BRI Life Resmi Bentuk Medical Advisory Board Sesuai Ketentuan OJK

CEO AdMedika, Dian Prambini, mengatakan pemanfaatan data menjadi kunci agar proses evaluasi medis bisa berjalan lebih akurat.

“Dengan dukungan data analytics, Medical Advisory Board dapat melakukan evaluasi dan pengambilan keputusan medis secara lebih objektif, akurat, dan responsif. Pendekatan ini memastikan keseimbangan antara kualitas layanan dan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biaya kesehatan,” ujar Dian.

Melalui pendekatan digital tersebut, proses peninjauan medis diharapkan tidak hanya lebih cepat, tetapi juga transparan dan berbasis bukti.

Dengan demikian, keputusan medis yang diambil tetap sejalan dengan kebutuhan klinis peserta sekaligus menjaga efisiensi biaya layanan kesehatan dalam sistem asuransi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca BMKG Besok (2/11) di Jakarta Hujan Ringan di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (2/11) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore dan malam hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/11), Hujan Lebat Turun di 19 Provinsi Berikut

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 2 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Peran Perempuan di Dunia Kerja Perlu Diperkuat, Ini Alasannya

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan Indonesia masih berkisar 54%, lebih rendah dibandingkan rata-rata global sebesar 63%.​

Final Hylo Open 2026: Jojo Misi Pertahankan Gelar, Tiwi/Fadia Bidik Gelar Perdana

Jadwal Hylo Open 2026 babak final Minggu (1/11), dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putri berlaga menatap gelar juara.

Ramalan Zodiak Besok Senin 2 November 2026, Sabar Hadapi Persoalan Pribadi

Simak ramalan zodiak besok, Senin 2 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan. Cek peruntunganmu di sini.

HP Infinix Hot 70 Pro Siap Libas POCO M8x Berkat Skor AnTuTu 756 Ribu

Skor Geekbench Infinix Hot 70 Pro tembus 2.863 poin di tes multi-core. Lihat analisis lengkap performa dan ketahanan daya saat gaming.

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.