MOMSMONEY.ID - Yuk, intip beberapa minuman tinggi vitamin D yang bagus untuk kekuatan tulang berikut ini! Ada apa saja?
Vitamin D memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang. Nutrisi ini membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal sehingga tulang dapat tetap kuat dan padat.
Tanpa asupan vitamin D yang cukup, kalsium yang dikonsumsi dari makanan tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh tubuh. Dalam jangka panjang, kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko masalah tulang seperti kepadatan tulang yang menurun.
Tubuh sebenarnya dapat memproduksi vitamin D secara alami ketika kulit terpapar sinar matahari. Namun, tidak semua orang mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup setiap hari.
Faktor seperti aktivitas di dalam ruangan, penggunaan tabir surya, hingga cuaca juga dapat memengaruhi produksi vitamin D dalam tubuh. Karena itu, asupan vitamin D dari makanan dan minuman tetap diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian.
Selain dari makanan seperti ikan berlemak dan telur, vitamin D juga dapat diperoleh dari beberapa jenis minuman. Beberapa minuman bahkan diperkaya dengan vitamin D sehingga dapat membantu menjaga kesehatan tulang sekaligus melengkapi kebutuhan nutrisi harian.
Baca Juga: 6 Herbal dan Rempah-Rempah Tinggi Vitamin C yang Bagus untuk Kekebalan Tubuh
Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa minuman tinggi vitamin D yang bagus untuk kekuatan tulang:
1. Susu yang Diperkaya Vitamin D
Sebagian besar susu yang dijual secara komersial telah ditambahkan vitamin D untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat. Praktik penambahan vitamin D pada susu sudah dilakukan sejak tahun 1930-an.
Dalam satu porsi susu sekitar 8 ons atau sekitar satu gelas, biasanya terkandung sekitar 100 hingga 150 IU vitamin D. Misalnya, satu cangkir susu rendah lemak 1% dapat menyediakan sekitar 104 IU vitamin D atau sekitar 17% dari kebutuhan harian.
Selain vitamin D, susu yang diperkaya juga mengandung berbagai nutrisi lain seperti kalsium, fosfor, kalium, dan protein. Kombinasi nutrisi ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan otot.
Bagi Anda yang tidak terbiasa minum susu secara langsung, susu dapat dicampurkan ke dalam minuman lain seperti kopi. Beberapa minuman kopi seperti latte atau cappuccino memang menggunakan susu sebagai bahan utama, sehingga bisa menjadi cara mudah untuk menambah asupan nutrisi.
2. Susu Nabati yang Diperkaya
Selain susu sapi, banyak jenis susu nabati yang juga diperkaya dengan vitamin D. Contohnya adalah susu kedelai, susu almond, susu kacang mete, susu beras, dan susu kacang polong.
Dalam satu porsi sekitar 8 ons, susu nabati yang diperkaya biasanya dapat menyediakan sekitar 150 IU vitamin D, tergantung pada merek produknya.
Namun, tidak semua produk susu nabati mengandung vitamin D dalam jumlah yang sama. Beberapa produk menambahkan vitamin D dengan jumlah yang setara dengan susu sapi, tetapi ada juga yang tidak diperkaya sama sekali. Oleh karena itu, penting untuk membaca label nutrisi sebelum membeli agar Anda mengetahui kandungan vitamin D di dalamnya.
Baca Juga: 9 Suplemen dan Vitamin yang Dibutuhkan Wanita Usia 40 Tahun ke Atas
3. Jus Jeruk yang Diperkaya
Jus jeruk juga termasuk minuman yang sering diperkaya dengan vitamin D. Fortifikasi vitamin D pada jus jeruk mulai dilakukan sejak tahun 1990-an.
Saat ini, satu cangkir jus jeruk yang diperkaya dapat menyediakan sekitar 100 IU vitamin D atau sekitar 17% dari kebutuhan harian.
Selain vitamin D, jus jeruk yang diperkaya biasanya juga mengandung kalsium yang cukup tinggi. Nutrisi ini membantu menjaga kesehatan tulang. Tergantung jenis produknya, jus jeruk juga dapat menyediakan lebih dari 60% kebutuhan kalsium harian.
Jus jeruk juga mengandung berbagai nutrisi lain seperti vitamin A dan vitamin E yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
4. Kaldu Jamur
Jamur merupakan salah satu sumber vitamin D alami dari kelompok makanan nabati. Ketika jamur dimasak menjadi kaldu yang dapat diminum, minuman ini juga dapat menyediakan vitamin D dalam jumlah yang cukup.
Jumlah vitamin D dalam kaldu jamur bergantung pada jenis jamur yang digunakan. Jamur yang telah dipaparkan sinar ultraviolet atau sinar UV biasanya memiliki kandungan vitamin D lebih tinggi.
Dalam 100 gram jamur yang telah diberi perlakuan sinar UV, kandungan vitamin D dapat berkisar antara 400 hingga 1.000 IU. Namun, kadar vitamin D dalam kaldu jamur juga dipengaruhi oleh proses memasaknya.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa waktu perebusan yang terlalu lama dapat mengurangi kandungan vitamin D. Oleh karena itu, jika Anda membuat kaldu jamur sendiri, sebaiknya gunakan waktu memasak yang tidak terlalu lama agar kandungan nutrisinya tetap terjaga.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, Anda juga bisa memeriksa label pada kemasan jamur untuk memastikan apakah jamur tersebut telah diproses dengan sinar UV. Dengan cara ini, Anda dapat memperoleh asupan vitamin D yang lebih optimal dari kaldu jamur.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Vitamin untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Puasa
Itulah beberapa minuman tinggi vitamin D yang bagus untuk kekuatan tulang. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News