M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Makanan yang Tidak Bagus untuk Kesehatan Usus Anda

5 Makanan yang Tidak Bagus untuk Kesehatan Usus Anda
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja makanan yang tidak bagus untuk kesehatan usus, ya? Mari intip pembahasan lengkapnya di sini!

Kesehatan usus memiliki peran besar dalam menjaga daya tahan tubuh, suasana hati, hingga kualitas pencernaan sehari-hari. Di dalam usus, terdapat triliunan mikroorganisme baik yang bekerja membantu menyerap nutrisi, melawan bakteri jahat, serta menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.

Namun, tanpa disadari, pola makan harian sering kali justru merusak keseimbangan mikrobiota usus tersebut. Beberapa jenis makanan yang terasa lezat dan praktis dikonsumsi ternyata dapat memicu peradangan, memperlambat kerja pencernaan, hingga menurunkan jumlah bakteri baik di usus.

Jika dikonsumsi terlalu sering, dampaknya tidak hanya sebatas perut kembung atau sembelit, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: 5 Cara Alami Membersihkan Usus Kotor dari Racun Sisa Makanan

Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa makanan yang tidak bagus untuk kesehatan usus:

1. Daging Merah

Konsumsi daging merah seperti sapi dan domba dapat meningkatkan pembentukan zat berbahaya di dalam usus. Mikroba usus mengubah L karnitin, yaitu asam amino dalam daging merah, menjadi senyawa bernama trimethylamine N oxide atau TMAO. Senyawa ini dapat menyebabkan pengerasan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Daging merah olahan seperti sosis, bacon, dan pepperoni juga dapat meningkatkan jumlah mikroba usus yang memicu peradangan. Jika dikonsumsi secara rutin, makanan ini berpotensi meningkatkan risiko kanker kolorektal.

2. Makanan Ultra Olahan

Makanan ultra olahan adalah makanan yang diproduksi secara industri dan siap dikonsumsi atau dipanaskan. Jenis makanan ini biasanya rendah bahan alami dan tinggi lemak jenuh, gula tambahan, garam, serta berbagai bahan tambahan lainnya yang dapat merusak kesehatan usus.

Contoh makanan ultra olahan antara lain minuman bersoda, makanan cepat saji, nugget ayam, hot dog, dan permen. Konsumsi berlebihan dapat mengurangi jumlah dan variasi bakteri baik di usus.

Akibatnya, usus lebih mudah mengalami peradangan dan kebocoran, sehingga zat berbahaya dapat masuk ke aliran darah. Kondisi ini dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, penyakit jantung, hingga gangguan kognitif.

Usus berkomunikasi langsung dengan otak melalui jalur yang disebut sumbu usus otak. Artinya, kondisi usus dapat memengaruhi suasana hati, kemampuan berpikir, dan kesehatan mental.

Ketidakseimbangan mikrobioma usus diketahui berkontribusi terhadap risiko penyakit neurodegeneratif seperti demensia, Parkinson, dan Alzheimer.

Baca Juga: 7 Manfaat Buah Raspberry untuk Kesehatan Usus yang Luar Biasa

3. Alkohol

Konsumsi alkohol dalam jangka panjang dapat mengubah keseimbangan mikrobioma usus secara signifikan. Alkohol dapat menurunkan jumlah bakteri baik dan meningkatkan bakteri berbahaya di usus.

Selain itu, alkohol juga dapat melemahkan dinding usus, sehingga zat beracun lebih mudah masuk ke aliran darah dan memicu peradangan.

4. Pemanis Buatan

Pemanis buatan yang sering digunakan sebagai pengganti gula dapat mengganggu keseimbangan bakteri usus. Konsumsi pemanis buatan diketahui dapat meningkatkan peradangan dan menurunkan produksi asam lemak rantai pendek yang penting untuk kesehatan pencernaan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pemanis buatan berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas dan diabetes tipe 2. Efek ini diduga berawal dari perubahan mikrobioma usus.

Dalam studi tertentu, mikroba usus dari individu yang rutin mengonsumsi pemanis rendah kalori dapat menurunkan toleransi gula saat dipindahkan ke hewan percobaan.

Baca Juga: 10 Buah dan Sayur yang Bagus untuk Jaga Kesehatan Usus Anda

5. Produk Susu

Tidak semua orang dapat mencerna produk susu dengan baik. Beberapa kondisi yang berkaitan dengan gangguan pencernaan susu meliputi:

  • Intoleransi laktosa
    Laktosa adalah gula alami dalam susu. Sekitar 70% orang dewasa di dunia memiliki kadar enzim laktase yang rendah, sehingga sulit mencerna laktosa. Akibatnya, konsumsi susu atau keju dapat menyebabkan kembung, diare, dan nyeri perut.
  • Alergi susu
    Susu termasuk salah satu alergen yang cukup umum. Pada orang yang alergi, konsumsi produk susu dapat memicu gejala pencernaan seperti muntah, diare, dan sakit perut.
  • Penyakit radang usus
    Penderita penyakit Crohn atau kolitis ulserativa sering kali mengalami kesulitan mencerna laktosa. Menghindari produk susu dapat membantu mencegah kekambuhan dan mengurangi gejala seperti mual, nyeri perut, dan diare.

Baca Juga: 4 Ciri-Ciri Usus Bermasalah, Jangan Diabaikan!

Itulah beberapa makanan yang tidak bagus untuk kesehatan usus. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (19/5), Suhu Panas Mencapai 34 Derajat

Udara kabur mendominasi cuaca Jawa Timur besok, Selasa (19/5), diselingi hujan ringan di sejumlah wilayah.

Ingat Bawa Payung, Ini Prakiraan Cuaca Besok (19/5) dan Lusa di Banten

BMKG menayangkan informasi prakiraan cuaca besok, Selasa (19/5) dan lusa untuk wilayah Banten. Berikut ulasannya. 

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (19/5) dan Lusa, Hujan Turun di Daerah Ini

BMKG menayangkan informasi prakiraan cuaca besok, Selasa (19/5) dan lusa untuk wilayah DKI Jakarta. Berikut ulasannya! 

Harga Emas Relatif Stabil di dekat US$ 4.540, Setelah Ambles 4% Pekan Lalu

Kondisi Selat Hormuz yang bergejolak membuat kekhawatiran inflasi tetap tinggi, sehingga meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (19/5), Hujan Turun di Wilayah Ini

Hujan ringan dominasi cuaca Jawa Tengah besok Selasa (19/5), sementara sejumlah wilayah cerah dan berawan.

Promo Indomaret Serba Gratis 14-27 Mei 2026, Beli 1 Gratis 1 Rexona-Kilau Nipis

Cek Promo Indomaret Serba Gratis periode 14-27 Mei 2026 di sini, ada Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Minat Work from Bali Tinggi, Rukita Luncurkan Rukita Mahina Living Kuta Bali

Rukita, salah satu perusahaan proptech di Indonesia, kembali meluncurkan Rukita Mahina Living Kuta Bali. 

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Hari Selasa (19/5) Hujan Disertai Petir

Hujan ringan hingga petir diprakirakan mengguyur sebagian kota dan kabupaten di Jawa Barat besok, Selasa (19/5)

Ingin Jadi Penulis Novel? Ini Tips Agar Bukunya Laris dan Tak Dibajak

Menjadi seorang penulis tidak hanya bermodalkan komputer atau laptop saja. Ada banyak faktor yang harus diketahui. Apa itu?

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 18-21 Mei 2026, Aneka Minuman Beli 3 Gratis 1

Selama 14-21 Mei 2026, Hypermart mengadakan promo Beli Banyak Lebih Hemat. Cek di sini untuk promo selengkapnya.