MOMSMONEY.ID - Ada beberapa rekomendasi susu paling sehat yang kaya nutrisi berikut ini. Mari intip daftarnya di sini!
Susu dikenal sebagai salah satu minuman yang kaya nutrisi dan telah lama menjadi bagian dari pola makan banyak orang. Di dalam segelas susu terdapat berbagai zat gizi penting, seperti protein, kalsium, vitamin D, vitamin B12, serta sejumlah mineral yang mendukung kesehatan tulang, otot, dan sistem saraf. Kandungan nutrisi tersebut membuat susu sering direkomendasikan sebagai pelengkap asupan harian.
Saat ini, pilihan susu tidak hanya terbatas pada susu sapi. Berbagai jenis susu dari sumber nabati juga semakin populer karena menawarkan manfaat nutrisi yang berbeda. Beberapa orang memilih susu tertentu karena alasan kesehatan, intoleransi laktosa, atau preferensi gaya hidup. Mengetahui jenis susu yang paling sehat dapat membantu Anda memilih minuman yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Baca Juga: 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh jika Minum Susu Beras secara Rutin
Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa rekomendasi susu paling sehat yang kaya nutrisi:
1. Susu Sapi
Susu sapi merupakan salah satu minuman bergizi yang kaya akan berbagai nutrisi penting bagi tubuh.
Dalam satu cangkir susu sapi terdapat sekitar 8 gram protein. Protein ini berperan penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Selain itu, susu sapi juga tinggi kalsium dan sering diperkaya dengan vitamin D. Kedua nutrisi tersebut berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Susu sapi juga mengandung vitamin B12 yang penting untuk fungsi saraf dan pembentukan sel darah merah. Vitamin ini umumnya hanya ditemukan pada produk hewani sehingga susu sapi dapat menjadi salah satu sumbernya.
Kandungan lemak pada susu sapi bervariasi tergantung jenisnya. Meski kadar lemaknya berbeda, jumlah protein, vitamin, dan mineral pada setiap jenis susu sapi relatif sama. Susu juga mengandung lemak jenuh dan kolesterol, tetapi di dalamnya terdapat juga beberapa asam lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi tubuh.
Jenis susu sapi biasanya dibedakan berdasarkan kandungan lemaknya, antara lain:
- Susu murni yang mengandung sekitar 3,25% lemak
- Susu rendah lemak seperti 2% atau 1%
- Susu skim yang hampir tidak mengandung lemak
Pada susu skim, vitamin A dan vitamin D biasanya ditambahkan kembali karena sebagian hilang selama proses penghilangan lemak.
Selain itu, ada juga beberapa jenis susu sapi lain, seperti susu bebas laktosa dan susu A2. Susu bebas laktosa dibuat dengan menambahkan enzim yang memecah laktosa sehingga lebih mudah dicerna oleh orang yang memiliki intoleransi laktosa. Sementara itu, susu A2 hanya mengandung jenis protein beta kasein A2 yang bagi sebagian orang lebih mudah dicerna dibandingkan kombinasi protein A1 dan A2 pada susu biasa.
Sebagian besar susu sapi yang dijual di toko telah melalui proses pasteurisasi. Proses ini memanaskan susu untuk membunuh bakteri berbahaya sehingga lebih aman dikonsumsi. Sebaliknya, susu mentah yang tidak dipasteurisasi berisiko membawa bakteri yang dapat menyebabkan infeksi, terutama pada anak anak, ibu hamil, orang lanjut usia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah.
2. Susu Kedelai
Susu kedelai yang diperkaya kalsium dan vitamin D sering dianggap sebagai alternatif nabati yang paling mendekati susu sapi dari segi kandungan nutrisi.
Minuman ini umumnya memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dibandingkan susu nabati lainnya. Selain itu, susu kedelai biasanya memiliki kalori dan lemak yang lebih rendah dibandingkan susu sapi.
Mengganti susu sapi dengan susu kedelai pada beberapa orang juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol serta mendukung kesehatan tekanan darah.
Bahkan, selain susu sapi, susu kedelai yang diperkaya nutrisi juga menjadi salah satu susu nabati yang direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan gizi pada anak di atas 12 bulan.
Namun, kedelai termasuk salah satu bahan yang dapat memicu alergi pada sebagian orang. Jika seseorang memiliki alergi kedelai, maka sebaiknya memilih jenis susu lainnya.
Susu kedelai juga mengandung senyawa alami yang disebut isoflavon. Senyawa ini merupakan estrogen nabati yang menurut beberapa penelitian dapat membantu meredakan gejala menopause. Hingga saat ini, penelitian pada manusia belum menunjukkan bahwa isoflavon memberikan dampak negatif pada kesuburan pria maupun meningkatkan risiko kanker payudara.
Baca Juga: 5 Manfaat Rutin Minum Susu bagi Kesehatan Tulang Anda
3. Susu Almond
Susu almond merupakan salah satu alternatif susu nabati yang cukup populer. Dalam satu cangkir susu almond terdapat sekitar 2,5 gram lemak yang sebagian besar merupakan lemak tak jenuh.
Namun, dibandingkan dengan susu sapi dan susu kedelai, susu almond memiliki kandungan protein, vitamin, dan mineral yang lebih rendah. Meski begitu, banyak produk susu almond yang telah diperkaya dengan kalsium dan vitamin D.
Proses produksi susu almond juga membutuhkan air dalam jumlah cukup besar sehingga beberapa pihak menyoroti dampaknya terhadap lingkungan.
4. Susu Oat
Susu oat semakin populer sebagai alternatif susu nabati. Susu ini dibuat dari biji oat yang dihaluskan dan dicampur dengan air.
Dibandingkan susu sapi dan susu kedelai, susu oat memiliki kandungan protein dan kalsium yang lebih rendah. Namun, susu oat mengandung karbohidrat lebih tinggi serta menyediakan serat lebih banyak dibandingkan sebagian besar jenis susu lainnya.
Serat dalam oat dapat membantu mendukung kesehatan pencernaan dan membantu menjaga kadar kolesterol.
Baca Juga: 5 Daftar Susu Penurun Kolesterol Tinggi secara Alami
5. Santan
Santan juga sering digunakan sebagai pengganti susu dalam beberapa minuman atau makanan.
Santan memiliki kandungan lemak jenuh dan kalori yang cukup tinggi. Dalam satu cangkir santan yang digunakan sebagai minuman terdapat sekitar 5 gram lemak jenuh.
Selain itu, santan tidak mengandung protein sebanyak susu sapi atau susu kedelai dan juga lebih rendah dalam beberapa vitamin dan mineral penting.
6. Susu Beras
Susu beras merupakan minuman nabati yang dibuat dari beras yang dihaluskan dengan air.
Jenis susu ini memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Namun, kandungan protein, lemak, dan nutrisi lainnya relatif rendah dibandingkan susu sapi maupun susu nabati lainnya.
Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa susu beras dapat mengandung jejak arsenik dalam jumlah kecil. Arsenik merupakan zat beracun yang dapat ditemukan secara alami di lingkungan.
Baca Juga: 9 Manfaat Minum Susu Kambing untuk Kesehatan Tubuh
Itulah beberapa rekomendasi susu paling sehat yang kaya nutrisi. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News