M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Cara Konsumsi Kopi yang Sebaiknya Dihindari, Apa Sajakah Itu?

5 Cara Konsumsi Kopi yang Sebaiknya Dihindari, Apa Sajakah Itu?
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa cara konsumsi kopi yang sebaiknya dihindari, lho. Mari cari tahu di sini!

Bagi banyak orang, kopi menjadi bagian dari rutinitas harian yang sulit dilewatkan. Minuman ini tidak hanya membantu meningkatkan fokus, tetapi juga memberikan sensasi nyaman saat memulai aktivitas. Namun, cara mengonsumsi kopi yang kurang tepat justru dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan bagi kesehatan.

Kandungan kafein dalam kopi memang memberikan efek stimulan yang bermanfaat jika dikonsumsi dalam batas wajar. Akan tetapi, kebiasaan tertentu saat minum kopi dapat memicu gangguan seperti Insomnia, Gastroesophageal reflux disease, hingga peningkatan detak jantung. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami cara konsumsi kopi yang sebaiknya dihindari.

Baca Juga: 5 Manfaat Kopi bagi Kesehatan jika Diminum Setiap Hari

Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa cara konsumsi kopi yang sebaiknya dihindari:

1. Minum Kopi Terlalu Sore

Minum kopi terlalu mendekati waktu tidur dapat mengganggu kualitas istirahat Anda. Hal ini terjadi karena kafein merupakan stimulan yang bekerja pada sistem saraf pusat dan efeknya bisa bertahan selama beberapa jam di dalam tubuh.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi hingga 6 jam sebelum tidur dapat membuat tidur menjadi kurang nyenyak. Padahal, tidur berperan penting dalam menjaga suasana hati, fokus, daya tahan tubuh, dan mencegah berbagai penyakit.

Oleh karena itu, disarankan untuk menghentikan konsumsi kopi setidaknya 6 jam sebelum waktu tidur. Jika tetap ingin minum kopi di sore hari, Anda bisa memilih kopi tanpa kafein.

2. Minum Kopi Tanpa Disaring

Kopi yang tidak melalui proses penyaringan, seperti French press, kopi Turki, atau espresso, jika dikonsumsi terlalu sering dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat LDL. Jenis kopi ini mengandung senyawa alami bernama cafestol dan kahweol dalam jumlah lebih tinggi dibandingkan kopi yang disaring.

Kadar kolesterol LDL yang tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke. Untuk menjaga kesehatan jantung, Anda sebaiknya lebih sering memilih kopi yang diseduh menggunakan kertas filter. Kopi tanpa saring bisa tetap dinikmati sesekali, misalnya saat akhir pekan.

Baca Juga: 7 Cara Paling Sehat untuk Minum Kopi yang Patut Anda Terapkan

3. Menambahkan Terlalu Banyak Gula atau Pemanis

Menambahkan gula atau pemanis berlebihan ke dalam kopi dapat meningkatkan asupan gula harian secara signifikan. Kebiasaan ini berisiko memicu tekanan darah tinggi serta penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.

Asupan gula berlebih juga dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus dan memperburuk kondisi kesehatan mental. Selain itu, konsumsi gula yang tinggi berkaitan dengan peningkatan berat badan dan risiko obesitas.

Agar lebih sehat, Anda bisa menikmati kopi tanpa gula atau menggunakan pemanis alami dalam jumlah terbatas.

4. Minum Kopi Tepat Setelah Bangun Tidur

Langsung minum kopi setelah bangun tidur ternyata bukan pilihan terbaik untuk energi jangka panjang. Kebiasaan ini dapat mengganggu kerja adenosin, senyawa di otak yang mengatur ritme tidur dan bangun alami tubuh.

Untuk hasil yang lebih optimal, Anda disarankan menunda minum kopi sekitar 60 hingga 90 menit setelah bangun tidur. Sambil menunggu, Anda bisa minum air putih, berjemur di bawah cahaya matahari pagi, atau melakukan aktivitas ringan. Dengan cara ini, efek kopi justru bisa terasa lebih efektif dan Anda mungkin tidak membutuhkan terlalu banyak kafein.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Cara Minum Kopi yang Sebaiknya Dihindari

5. Menggunakan Kopi sebagai Pengganti Makan

Sebagian orang menjadikan kopi sebagai pengganti makan dengan tujuan menekan rasa lapar atau membantu menurunkan berat badan. Meskipun kopi dapat membantu mengontrol berat badan, minuman ini tidak mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan tubuh.

Kopi sebaiknya dikonsumsi setelah makan, seperti setelah sarapan, agar membantu metabolisme dan menjaga kestabilan gula darah. Untuk kebanyakan orang, konsumsi kafein hingga 400 miligram atau sekitar 1 sampai 4 cangkir kopi per hari masih tergolong aman.

Jika Anda merasa lelah di sore hari, memilih camilan tinggi protein dan serat disertai air putih dapat memberikan energi yang lebih stabil dibandingkan hanya mengandalkan kopi.

Nah, itu tadi beberapa cara konsumsi kopi yang sebaiknya dihindari. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Alfamart Serba Gratis Periode 1-15 Juli 2026, Beli 2 Gratis 1 Campina Happy Cow

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Periode 1-15 Juli 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Harga Buyback Emas Hari Ini 1 Juli 2026: Mayoritas Turun, Hanya Merek Ini Stabil

Harga buyback mayoritas merek emas turun lagi hari ini. Penuran terbesar pada emas UBS. Cek rincian penurunannya sebelum jual!

Saham PRDL Sudah Bisa Dipesan di Harga Rp 120, Masa Offering 1-7 Juli

Bagi investor yang berminat pada IPO PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), pemesanan saham sudah dapat dilakukan mulai hari ini 1-7 Juli 2026. 

Mudahkan Pengguna, Shopee Luncurkan Belanja Instant 1 Jam Tiba

Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba memberikan kemudahan bagi pengguna dapatkan produk dengan proses yang cepat dan efisien.​

Mengenal Canaya, Kopi dengan Teknologi Pengeringan Panas Bumi Pertama di Dunia

Pertamina Geothermal Energy memperkenalkan kopi Canaya sebagai pionir geothermal coffee process (GCP) pertama di dunia.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 1-7 Juli 2026, Mie Sedaap Kuah Beli 3 Lebih Hemat

Manfaatkan promo Alfamart Paling Murah Sejagat periode 1-7 Juli 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek di sini.

IPO JECX Masuk Masa Offering, Bisa Pesan Saham Mulai Hari Ini di Harga Rp 1.250

Masa penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Nitrasanata Dharma Tbk dengan kode saham JECX berlangsung 1-3 Juli 2026.

Sudah Bisa Dipesan, Masa Penawaran IPO JELI Dimulai, Harga Dipatok Rp 900 per Saham

Masa penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Niramas Utama Tbk dengan kode saham JELI resmi dimulai pada Rabu (1/7). 

Mengenal Aksara, Aplikasi yang Bantu Daerah Pantau Aksi Lingkungan

Aksara membantu pemerintah daerah mencatat, memantau, hingga mengevaluasi aksi penurunan emisi dalam satu platform yang terintegrasi.​

Ada Program Hemat Super Sehat dari Kimia Farma Apotek di PRJ lo, Hingga 12 Juli

PT Kimia Farma Apotek (KFA), jaringan ritel farmasi milik BUMN di Indonesia, ikut berpartisipasi di Jakarta Fair 2026