M O M S M O N E Y I D
Bugar

17 Makanan untuk Penderita Gula Darah Tinggi yang Sehat dan Aman Dikonsumsi

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Terdapat beberapa rekomendasi makanan untuk penderita gula darah tinggi yang sehat dan aman dikonsumsi. Mari catat daftarnya berikut!

Gula darah tinggi adalah kondisi yang memerlukan perhatian serius karena dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang, termasuk meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Pola makan memegang peranan penting dalam mengontrol kadar gula darah. Memilih makanan yang tepat dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil sekaligus memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Teh yang Membantu Mengontrol Gula Darah Penderita Diabetes

Namun, mencari makanan yang sehat dan aman bagi penderita gula darah tinggi kadang bisa menjadi tantangan. Untuk itulah, MomsMoney akan memberikan rekomendasinya di sini.

Bersumber dari laman Healthline, di bawah ini adalah rekomendasi makanan untuk penderita gula darah tinggi yang sehat dan aman dikonsumsi:

1. Brokoli dan kecambah brokoli

Brokoli mengandung sulforaphane, senyawa alami yang membantu menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

Kecambah brokoli juga kaya glukosinolat yang dapat membantu penderita diabetes tipe 2. Untuk hasil terbaik, makanlah brokoli mentah, dikukus ringan, atau tambahkan biji mustard ke brokoli yang dimasak untuk mengaktifkan mirosinase, enzim yang meningkatkan manfaat sulforaphane.

2. Makanan laut

Ikan dan kerang merupakan sumber protein, lemak sehat, dan antioksidan yang baik. Protein dalam makanan laut memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

Konsumsi ikan berlemak seperti salmon atau sarden secara teratur juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

3. Labu dan biji labu

Labu mengandung karbohidrat polisakarida yang membantu menurunkan gula darah. Selain itu, biji labu kaya lemak sehat dan protein yang mendukung manajemen gula darah.

Penelitian menunjukkan konsumsi biji labu dapat mengurangi gula darah hingga 35% setelah makan.

4. Kacang-kacangan dan selai kacang

Kacang seperti almond, kacang tanah, dan kacang mete dapat membantu menstabilkan gula darah. Kacang-kacangan ini mengandung protein, serat, dan lemak sehat yang memperlambat penyerapan gula.

Menambahkan kacang-kacangan ke dalam menu harian bisa membantu mengurangi gula darah puasa.

Baca Juga: 9 Tanda-Tanda Peringatan Gula Darah Rendah yang Harus Diketahui

5. Okra

Okra mengandung polisakarida dan flavonoid yang membantu menurunkan kadar gula darah. Komponen seperti rhamnogalacturonan pada okra berperan sebagai senyawa antidiabetes alami.

Meskipun penelitian pada manusia masih diperlukan, konsumsi okra dapat menjadi tambahan sehat untuk diet Anda.

6. Biji rami

Biji rami kaya serat dan lemak sehat, serta membantu menurunkan kadar gula darah. Konsumsi yogurt yang dicampur biji rami telah terbukti menurunkan HbA1c, indikator kontrol gula darah jangka panjang.

7. Kacang dan lentil

Kacang dan lentil mengandung serat larut yang memperlambat pencernaan dan mengurangi lonjakan gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa menambahkan kacang hitam atau buncis ke dalam makanan dapat menurunkan kadar gula darah setelah makan dibandingkan hanya makan nasi.

8. Kimchi dan asinan kubis

Makanan fermentasi seperti kimchi dan asinan kubis mengandung probiotik yang mendukung kesehatan usus dan meningkatkan sensitivitas insulin. Penelitian menunjukkan makanan probiotik dapat membantu penderita diabetes yang sulit mengelola gula darah.

9. Biji chia

Biji chia kaya akan serat dan lemak sehat yang dapat menurunkan gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi biji chia membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan lonjakan gula darah setelah makan.

10. Kale

Kale kaya serat dan antioksidan flavonoid seperti quercetin dan kaempferol. Kedua senyawa ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kale bersama makanan tinggi karbohidrat dapat mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.

Baca Juga: 10 Minuman Penurun Gula Darah Tercepat yang Sehat untuk Dikonsumsi

11. Buah-buahan beri

Buah beri seperti raspberry, stroberi, blueberry, dan blackberry kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Penelitian menemukan bahwa makan raspberry merah dengan makanan tinggi karbohidrat membantu mengurangi gula darah dan insulin setelah makan.

Buah beri juga mendukung sensitivitas insulin dan membantu tubuh mengolah glukosa lebih baik.

12. Alpukat

Alpukat kaya akan lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral. Mengonsumsinya dapat membantu mengurangi gula darah dan melindungi tubuh dari sindrom metabolik. Namun, pastikan untuk mengonsumsi alpukat dalam porsi wajar.

13. Oat dan gandum

Oat mengandung serat larut yang dapat membantu mengontrol gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi oat secara rutin dapat menurunkan kadar HbA1c dan gula darah puasa.

Gandum, bila dikonsumsi sebelum makanan tinggi karbohidrat seperti roti putih, juga dapat membantu menurunkan gula darah setelah makan.

14. Buah jeruk

Jeruk dan jeruk bali adalah buah dengan indeks glikemik rendah hingga sedang, kaya serat, vitamin, dan senyawa tanaman seperti naringenin yang memiliki sifat antidiabetes. Mengonsumsi buah jeruk utuh dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan melindungi tubuh dari diabetes.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Buah dan Sayur untuk Penderita Diabetes yang Menyehatkan

15. Kefir dan yogurt

Kefir dan yogurt adalah produk susu fermentasi yang kaya probiotik. Probiotik membantu mendukung kesehatan usus dan meningkatkan regulasi gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kefir dan yogurt secara rutin dapat menurunkan gula darah puasa dan risiko diabetes tipe 2.

16. Telur

Telur adalah sumber protein dan lemak sehat yang membantu menstabilkan gula darah. Studi menunjukkan bahwa makan satu telur per hari dapat menurunkan gula darah puasa dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Konsumsi telur secara teratur juga dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 pada pria.

17. Apel

Apel kaya serat larut dan senyawa tanaman seperti quercetin, asam klorogenat, dan asam galat, yang membantu mengontrol gula darah. Makan apel sebelum makanan tinggi karbohidrat, seperti nasi, telah terbukti menurunkan gula darah setelah makan.

Itu dia rekomendasi makanan untuk penderita gula darah tinggi yang sehat dan aman dikonsumsi. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Baca Juga: Ketahui Manfaat Daun Kelor bagi Penderita Diabetes yang Luar Biasa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Terakhir Minggu Ini! Cek Promo Gokana Perfect Share Makan Bertiga Rp 149 Ribu

Minggu terakhir nikmati promo Gokana paket bertiga lengkap hanya Rp 149.000 dan promo Extra Deal. Yuk, ke gerai Gokana terdekat sekarang!

HP Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra: Daya 5.000 mAh & Snapdragon 8 Elite Gen 5

Kombinasi baterai 5.000 mAh & Snapdragon 8 Elite Gen 5 HP Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra performa gesit. Ketahui hasil evaluasi lengkapnya.

Tetap Sehat, Sediakan 5 Buah Tinggi Kalori Ini Jika Ingin Berat Badan Naik

Punya niat untuk menambah berat badan? Coba konsumsi beberapa jenis buah tinggi kalori ini saja, yuk.  

Cek Promo Solaria Raih Cashback hingga 50% Setiap Hari Pakai BSI & Bank Mega

Dapatkan promo Solaria cashback hingga 50% setiap hari khusus pembayaran via QRIS BSI dan Bank Mega. Segera kunjungi gerai Solaria terdekat!

Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Makin Tangguh: Bodi Titanium & Sertifikasi IP69K

Layar AMOLED 1,52 inci Samsung Galaxy Watch Ultra 2 mencapai tingkat kecerahan tertinggi. Panelnya tetap terbaca jelas di siang bolong.

Bintangi Dream To You, Tonton 6 Drakor Populer Hwang In Yeop Berikut

Kembali ke layar kaca, ini dia beberapa judul drama Korea Hwang In Yeop yang tak boleh sampai dilewatkan.  

Penurunan Kolesterol LDL Terjadi Lebih Cepat Lewat Jalan Kaki 10 Menit

Jalan kaki selama 10 menit ternyata memiliki banyak manfaat untuk pasien kolesterol tinggi lo. Temukan panduan waktu terbaik untuk memulainya.

4 Tren Skincare Korea Ini Sebaiknya Tidak Diterapkan di Indonesia, Jangan FOMO

Tidak semua tren skincare Korea bisa diadopsi mentah-mentah. Ini 4 tren skincare Korea yang sebaiknya tidak diterapkan di Indonesia.

Pipi Tembem Oleh Lemak Bisa Jadi Tirus, Coba Lakukan 5 Cara Ini Secara Rutin

 Jika ingin membuat pipi terlihat lebih tirus dan menghilangkan lemak di wajah, coba lakukan beberapa cara mudah ini, ya.​  

Gejala Awal Penyakit Ginjal Akibat Asam Urat Sering Tidak Disadari

Kadar asam urat tinggi terbukti melipatgandakan risiko kerusakan ginjal. Ketahui bagaimana penumpukan kristal merusak organ Anda.