M O M S M O N E Y I D
Bugar

13 Cara Kurangi Konsumsi Gula yang Mudah dan Efektif, Yuk Terapkan!

13 Cara Kurangi Konsumsi Gula yang Mudah dan Efektif, Yuk Terapkan!
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Begini, lho, cara kurangi konsumsi gula yang mudah dan efektif. Yuk, terapkan dari sekarang!

Gula sering hadir dalam kehidupan sehari hari tanpa kita sadari. Rasanya manis dan menenangkan, tetapi konsumsi berlebihan dapat membawa dampak besar bagi kesehatan tubuh Anda.

Banyak orang berniat mengurangi gula namun merasa sulit karena gula tersembunyi terdapat di minuman kemasan, saus, roti, camilan, hingga makanan yang tampaknya tidak manis sama sekali. Tantangan utama bukan hanya mengurangi rasa manis tetapi membangun kebiasaan baru yang lebih sehat.

Tubuh sebenarnya hanya membutuhkan gula dalam jumlah kecil untuk menghasilkan energi. Ketika konsumsi berlebihan terjadi perubahan dalam metabolisme yang memicu risiko obesitas, diabetes, hingga gangguan jantung.

Baca Juga: 17 Makanan Terbaik untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi

Melansir dari laman Healthline, di bawah ini beberapa cara kurangi konsumsi gula yang mudah dan efektif:

1. Kurangi minuman manis

Sebagian besar gula tambahan berasal dari minuman seperti soda, minuman energi, teh manis, dan jus kemasan. Bahkan smoothie yang dianggap sehat bisa saja mengandung gula dalam jumlah besar.

Misalnya, segelas koktail jus cranberry mengandung lebih dari tujuh sendok teh gula. Masalahnya, kalori dari minuman cepat diserap tubuh, sehingga kadar gula darah naik dengan cepat dan tidak memberi rasa kenyang.

Mengurangi minuman manis terbukti bisa menurunkan berat badan sekaligus meningkatkan kesehatan. Pilihan lebih sehat adalah air putih, teh tanpa gula, kopi, atau air soda tanpa pemanis.

2. Batasi makanan penutup

Kue, pai, donat, dan es krim menyumbang hampir seperlima dari gula tambahan harian. Mengonsumsi makanan manis ini bisa membuat gula darah melonjak, lalu cepat turun sehingga Anda merasa lelah dan ingin makan lagi.

Cobalah mengganti makanan penutup dengan buah segar, yogurt rendah gula, cokelat hitam, atau buah panggang. Selain lebih sehat, pilihan ini juga memberi vitamin, serat, dan antioksidan.

3. Perhatikan saus dan bumbu siap pakai

Saus tomat, saus cabai manis, atau saus barbeku ternyata mengandung gula tersembunyi. Satu sendok makan saus tomat saja bisa mengandung satu sendok teh gula.

Lebih baik pilih produk berlabel “tanpa gula tambahan” atau gunakan bumbu alami seperti cabai, jeruk nipis, cuka, dan rempah segar untuk menambah rasa.

4. Pilih makanan tinggi lemak

Produk rendah lemak sering kali justru mengandung gula tambahan agar tetap enak. Contohnya yogurt rendah lemak bisa memiliki gula tiga kali lipat lebih banyak dibanding yogurt tinggi lemak.

Ahli menyebut, memilih versi tinggi lemak justru lebih baik asalkan porsinya wajar, karena gula berlebihan lebih berbahaya bagi berat badan.

Baca Juga: Ketahui 3 Alasan Kenapa Gula Buruk untuk Kecantikan dan Kulit Anda

5. Konsumsi makanan utuh

Makanan utuh seperti buah, sayur, biji-bijian, kacang, daging segar, dan ikan lebih sehat dibanding makanan olahan.

Hampir 90 persen gula tambahan dalam pola makan berasal dari makanan ultra-olahan seperti sereal manis, keripik, atau makanan cepat saji. Memasak sendiri dengan bahan utuh membantu mengontrol gula dalam makanan Anda.

6. Hati-hati dengan makanan kaleng

Beberapa buah kalengan dikemas dalam sirup manis yang mengandung gula tambahan. Pilihlah produk dengan label “tanpa tambahan gula” atau yang dikemas dengan air.

Jika tidak ada pilihan lain, Anda bisa membilas buah kalengan dengan air sebelum dikonsumsi untuk mengurangi kandungan gulanya.

7. Jangan tertipu camilan olahan yang terlihat sehat

Granola bar, protein bar, atau buah kering sering dianggap sehat, padahal bisa mengandung gula hampir sama banyak dengan permen.

Buah kering memang bernutrisi, tetapi kadar gulanya sangat pekat sehingga sebaiknya dikonsumsi sedikit saja. Alternatif camilan sehat adalah kacang, telur rebus, atau buah segar.

8. Kurangi makanan sarapan manis

Sereal instan, pancake, wafel, muffin, dan selai sering kali mengandung gula berlebih. Laporan menemukan beberapa sereal bisa terdiri dari 80 persen gula.

Sebagai gantinya, pilih sarapan kaya protein dan serat seperti oatmeal dengan buah segar, telur, atau alpukat di atas roti gandum utuh. Ini membuat Anda kenyang lebih lama dan mencegah ngemil manis.

Baca Juga: 12 Tanda-Tanda Terlalu Banyak Makan Gula yang Harus Anda Waspadai, Apa Saja?

9. Selalu cek label makanan

Gula bisa bersembunyi dalam berbagai produk. Produsen kini wajib mencantumkan jumlah gula tambahan pada label.

Namun, gula bisa muncul dengan berbagai nama seperti sirup jagung, dekstrosa, molase, atau karamel. Membaca label membantu Anda lebih bijak memilih makanan rendah gula.

10. Tambahkan protein dalam pola makan

Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi protein bisa menekan rasa lapar dan mengurangi keinginan untuk makan manis.

Meningkatkan asupan protein hingga 25 persen dapat mengurangi ngidam gula hingga 60 persen. Sumber protein sehat antara lain daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan produk susu penuh lemak.

11. Gunakan pemanis alami nol kalori

Beberapa pemanis alami seperti stevia, eritritol, atau monk fruit bisa menjadi pilihan lebih aman dibanding gula tambahan.

Pemanis buatan seperti aspartam memang bebas kalori, tetapi ada penelitian yang menunjukkan dampak negatif bagi usus dan nafsu makan. Karena itu, pemanis alami lebih disarankan.

12. Kurangi stok makanan manis di rumah

Jika Anda menyimpan makanan tinggi gula di rumah, besar kemungkinan Anda akan tergoda memakannya. Sebaiknya jangan menimbun makanan seperti ini.

Simpanlah camilan sehat rendah gula, misalnya kacang atau buah segar. Saat ingin makan makanan manis, lakukan aktivitas pengalih perhatian seperti membaca atau mengerjakan puzzle.

Baca Juga: 7 Olahraga untuk Mengontrol Gula Darah Penderita Diabetes, dari Ringan hingga Berat

13. Tidur cukup setiap hari

Kurang tidur dapat meningkatkan nafsu makan dan membuat Anda lebih mudah memilih makanan manis dan tinggi kalori. Studi menemukan orang yang tidur larut malam lebih sering mengonsumsi fast food, soda, dan sedikit buah serta sayuran.

Tidur nyenyak membantu mengendalikan pola makan dan mengurangi keinginan untuk mengonsumsi gula berlebih.

Nah, itulah ini beberapa cara kurangi konsumsi gula yang mudah dan efektif. Yuk, terapkan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jelang Puncak Arus Balik, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Sepanjang Jalur Arus Balik

Menjelang puncak arus balik Lebaran, BMKG meminta masyarakat waspada peningkatan potensi cuaca ekstrem di sepanjang jalur arus balik.

Ada Siklon Tropis Narelle, Pulau Jawa Besok (27/3) Hujan Lebat

BMKG masih mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Narelle yang membuat Pulau Jawa hujan lebat hingga besok Jumat (27/3).

Aku Harus Mati Tayang April 2026, Kisah Utang Berujung Teror Mistis

​Film Aku Harus Mati mengangkat kisah utang pinjol yang berujung teror mistis dan rahasia kelam keluarga.

4 Penyebab Skincare Malam Tidak Ngefek, Harus Tahu Kalau Mau Glowing

Kali ini MomsMoney akan membagikan 4 penyebab skincare malam tidak ngefek. Simak sampai akhir, Moms.

8 Ciri-Ciri Diabetes di Usia Muda pada Wanita, Salah Satunya Vagina Terasa Gatal

Diabetes di usia muda pada wanita ditandai dengan apa? Berikut 8 ciri-ciri diabetes di usia muda pada wanita yang harus Anda waspadai.

5 Manfaat Kesehatan Rutin Konsumsi Kubis yang Jarang Diketahui

Tahukah bahwa ada beberapa manfaat kesehatan rutin konsumsi kubis, lo. Cari tahu selengkapnya di sini, yuk.

7 Makanan Kaya Protein untuk Bantu Turunkan Kolesterol Tinggi

Ternyata ini, lo, beberapa makanan kaya protein untuk bantu turunkan kolesterol tinggi. Cek, yuk.    

8 Rekomendasi Minuman Penurun Kadar Kortisol Alami

Yuk, intip beberapa rekomendasi minuman penurun kadar kortisol alami berikut ini.                         

Prakiraan BMKG Cuaca Besok (27/3) di Jawa Barat Hujan Sangat Lebat di Kota Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat 27 Maret 206 di Jawa Barat dengan status Siaga hujan sangat lebat di kabupaten dan kota berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (27/3), Hujan Sangat Lebat Turun di Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 27 Maret 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.