M O M S M O N E Y I D
Keluarga

10 Tanaman Hias yang Aman untuk Kucing, Tak Perlu Khawatir Beracun

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Banyaknya tanaman yang dianggap beracun bagi hewan peliharaan, penting untuk memilih tanaman hijau dalam ruangan yang aman dan tidak beracun bagi bayi berbulu Anda. 

Itulah pentingnya untuk mengetahui tanaman hias yang aman untuk kucing. Sebab, setiap gerakan kucing berpotensi membahayakan mereka. 

Tanaman hias yang aman untuk kucing dijamin membuat Anda tidak perlu khawatir lagi.

Baca Juga: 10 Tanaman Dalam Ruangan yang Bantu Kurangi Masalah Pernafasan

Meskipun Anda bebas menentukan tanaman ramah kucing yang tepat untuk ruangan Anda, perlu diingat bahwa kucing adalah makhluk yang cerdas dan mandiri. 

Anda masih tetap perlu memperhatikan gerak gerik mereka di rumah. Mengutip Good and Housekeeping, berikut ini tanaman hias yang aman untuk kucing. 

1. Kaktus

Tanaman tropis ini lebih menyukai lingkungan lembab dan cahaya terang tidak langsung. Mereka memiliki dedaunan setipis pensil yang indah dan batang runcing bercabang yang menumbuhkan bunga kecil berwarna putih kehijauan di akhir musim dingin atau musim semi.

2. Telapak Ekor Kuda

Sebab tanaman ini menyimpan air di pangkal dan akarnya, tanaman ini tidak perlu sering disiram. Simpan di tempat yang terkena sinar matahari.

3. Pakis Kanguru

Menampilkan daun hijau tua dan akar berbulu halus, Pakis Kanguru menyukai lingkungan yang lembap dan lembap. Sirami tanaman secara konsisten untuk mencegah daun terkulai dan jauhkan dari jendela berangin, terutama jika Anda melihat daunnya mulai menggulung.

4. Tanaman Laba-laba

Baca Juga: Ingin Menanam Tanaman Hias Tanpa Tanah? Ketahui Perbedaan dan Caranya

Tanaman yang mudah beradaptasi ini, juga dikenal sebagai tanaman pita, dapat dipelihara di tempat dengan cahaya tidak langsung yang rendah atau terang.

5. Tanaman Doa Merah

Daun dengan garis-garis mencolok membuat Tanaman Doa Merah tampil menonjol di ruangan mana pun, apalagi jika memiliki palet warna yang cukup netral. Pastikan saja tanaman berada di tempat yang terkena sinar matahari, jaga agar tanah tetap lembap, dan semprotkan daunnya seminggu sekali.

6. Calathea

Garis-garis kontras Calathea Freddie benar-benar memberikan pengaruh. Mirip dengan varietas berurat merah, daunnya akan menutup seperti tangan sedang berdoa di malam hari dan dibuka kembali setelah siang hari tiba. 

Tanaman hias ini membutuhkan konsistensi lebih, jadi pastikan tanah tetap lembap dan pindahkan ke tempat terang di rumah Anda.

7. Pakis Ratu

Meskipun Anda menempelkan tanaman ini di keranjang gantung agar jauh dari jangkauannya, Anda tahu kucing Anda akan menemukan cara untuk memegang daunnya.

Namun jika Anda ingin meminimalkan kemungkinan terjadinya kecelakaan tanaman gantung, letakkan di dalam pot di ruangan dengan sinar matahari rendah hingga sebagian, dan sirami segera setelah Anda melihat daun berwarna hijau pucat.

Baca Juga: Berencana Menanam Tanaman Dalam Ruangan di Air? Hindari Kesalahan Ini

8. Paperomia

Juga disebut "tanaman karet bayi", tanaman hias yang ramah kantor ini memiliki daun hijau tebal, menghasilkan bunga putih kecil dengan sedikit perhatian dan kasih sayang.

Faktanya, Anda hanya perlu menyiramnya setiap minggu (atau dua minggu sekali, jika perlu) dan memberinya sinar matahari tidak langsung.

9. Bromeliad

Saat bagian tengah berwarna merah cerah mulai layu, Anda akan melihat bayi bromeliad (alias "anak anjing") mulai bermunculan di sekitar pangkal tanaman.

Artinya, Anda tidak perlu menghabiskan waktu terlalu lama tanpa sekuntum bunga. Untuk kondisi pertumbuhan yang ideal, tempelkan di ruangan terbuka dengan sinar matahari tidak langsung dan sirami saat tanah kering jika disentuh.

Baca Juga: 15 Tips Dekorasi Ruangan dengan Tanaman Hias, Ikuti Aturan Ini untuk Hasil Estetik

10. Pohon Uang

Letakkan pohon mini ini di ruangan mana pun untuk memberikan nuansa tropis, berkat batangnya yang dikepang dan daunnya yang mirip palem. 

Selain perawatannya yang sangat rendah, dikatakan juga membawa energi positif dan keberuntungan bagi pemiliknya, menurut filosofi Feng Shui kuno.

Nah itulah beberapa tanaman hias yang aman untuk kucing. Jika Anda ingin merawatnya, tanaman hias ini cocok untuk anak bulu di rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Zodiak Paling Ekstrovert yang Selalu Menghidupkan Berbagai Suasana

Berikut adalah 4 zodiak paling ekstrovert yang dikenal sebagai bintang dalam setiap lingkaran pertemanan.

Maudy Ayunda Foundation Buka Beasiswa Jadikan Generasi Muda Impact Leaders

​Maudy Ayunda Foundation memiliki fokus untuk membiayai pendidikan maupun proyek yang berdampak pada komunitas.  

Suami Diam-Diam Punya Utang? Ini Cara Menjaga Keutuhan Uang Rumah Tangga

Suami diam-diam punya utang? Simak cara menghadapi masalah finansial, melindungi keuangan keluarga, dan menyusun solusi bersama.  

Fedx Gelar Lomba Ekspor bagi UMKM, Bisa Dapat Hadiah Tunai dalam Bentuk Dolar

Hadiah berupa uang tunai sebesar US$3.000, US$1.500, dan US$1.000 akan diberikan masing-masing kepada pemenang pertama, kedua, dan ketiga.​  

Beyoutiful Symphony Festival 2026, Sajikan Edukasi Kesehatan hingga Konser Musik

Menggabungkan dunia kecantikan, kesehatan dan musik, festival tahun inimengusung tema “Bring Nature To You”.​  

DANA Permudah Wisatawan Asing Bayar Lewat QRIS di Indonesia

Turnamen padel DANA Open Bali Series 2026 menjadi ajang bagi DANA untuk kembali memperkenalkan DANA Foreign Account.  

4 Manfaat Gaya Hidup Minimalis, Rahasia Hidup Tenang Bebas Stres

Berikut adalah 4 manfaat gaya hidup minimalis yang dapat mengubah kualitas hidup Anda menjadi lebih bermakna.  

Tayang 24 September, Film Memburu Pemangsa Rilis Trailer dan Poster Terbaru

Sinemaku Pictures merilis trailer dan poster terbaru untuk film Memburu Pemangsa garapan Umay Shahab.​  

Tak Cuma Buat Nonton, Ini Fitur Teknologi POCO Pad C1​

POCO Pad C1 mengusung sejumlah fitur untuk mendukung aktivitas gaming, multimedia, dan produktivitas.

Gaji Rp5 Juta Sebulan, Begini Cara Mengatur Keuangan untuk Keluarga Muda

Gaji Rp5 juta tetap bisa dikelola dengan kesehatan melalui prioritas kebutuhan, dana darurat, kesehatan, dan tabungan keluarga.