M O M S M O N E Y I D
Santai

Soulful Maximalism, Gaya Dekorasi Rumah yang Bikin Ruangan Lebih Intim

Soulful Maximalism, Gaya Dekorasi Rumah yang Bikin Ruangan Lebih Intim
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Kenali Soulful Maximalism, gaya dekorasi penuh warna yang memadukan cerita, budaya, fungsi, dan karakter personal. Begini penampakannya.

Mendekorasi rumah tidak harus selalu bermain aman dengan warna putih, krem, atau mengikuti tren interior yang sedang ramai. 

Soulful Maximalism justru menawarkan pendekatan yang lebih berani dengan menghadirkan warna, pola, benda bermakna, kenangan, hingga unsur budaya ke dalam rumah.

Konsep ini diperkenalkan desainer interior Amber Guyton lewat buku pertamanya, Soulful Maximalism: A Colorful Guide to Living Boldly at Home, yang terbit pada 6 Oktober 2026. 

Melansir Southern Living, cara itu bukan sekadar memenuhi ruangan dengan banyak barang, melainkan menciptakan rumah yang terasa dekat dengan kehidupan penghuninya.

Baca Juga: Jangan Buru-Buru Buang Sisa Bahan di Rumah, Bisa Jadi Dekorasi Unik

Apa itu Soulful Maximalism?

Soulful Maximalism adalah gaya interior yang menonjolkan kepribadian penghuni melalui warna, pola, tekstur, karya seni, foto, hingga benda yang punya cerita.

Berbeda dari anggapan bahwa maksimalisme berarti menumpuk dekorasi sebanyak mungkin, konsep ini tetap memperhatikan fungsi dan kenyamanan. Setiap elemen idealnya memiliki alasan untuk berada di dalam ruangan.

Ada empat prinsip utama yang menjadi dasar pendekatan ini:

  • Joy atau kegembiraan, yaitu menciptakan ruang yang membuat penghuninya merasa senang.
  • Culture atau budaya, dengan memasukkan identitas, tradisi, perjalanan, dan latar kehidupan ke dalam dekorasi.
  • Layers atau lapisan, melalui perpaduan warna, pola, tekstur, furnitur, dan aksesori.
  • Intention atau niat, yakni memilih setiap elemen berdasarkan fungsi, nilai emosional, atau keindahannya.

Mulai dari suasana yang ingin dibangun

Sebelum membeli furnitur atau mengecat dinding, coba tentukan terlebih dahulu suasana yang ingin terasa ketika memasuki sebuah ruangan.

Kamar tidur, misalnya, bisa dibuat lebih tenang dan nyaman. Sementara ruang kerja dapat menggunakan warna atau dekorasi yang terasa lebih energik.

Pertanyaan sederhana seperti “Bagaimana saya ingin merasa di ruangan ini?” atau “Benda apa yang paling menggambarkan diri saya?” bisa menjadi titik awal.

Dengan begitu, dekorasi tidak sekadar terlihat bagus, tetapi juga punya hubungan dengan kebutuhan dan karakter penghuni.

Buat rumah terasa benar-benar personal

Salah satu daya tarik Soulful Maximalism adalah kebebasan untuk membuat rumah sesuai dengan diri sendiri, bukan semata-mata agar terlihat bagus di mata orang lain.

Foto keluarga, hasil perjalanan, benda warisan, koleksi pribadi, atau karya seni yang disukai bisa menjadi bagian dari interior.

Benda-benda tersebut mungkin tidak selalu mengikuti tren, tetapi justru bisa membuat ruangan terasa lebih hidup karena mempunyai cerita.

Rumah juga tidak harus langsung sempurna. Dekorasi dapat berubah seiring waktu mengikuti selera, kebutuhan, maupun perjalanan hidup penghuninya.

Baca Juga: 5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Fungsi tetap menjadi dasar utama

Walaupun tampilannya berani, Soulful Maximalism tidak berarti mengorbankan fungsi. Sebuah kamar tidur tetap membutuhkan tempat tidur, lemari, meja samping, dan pencahayaan yang memadai. Begitu juga ruang kerja yang membutuhkan meja, kursi, rak, serta tempat penyimpanan.

Setelah kebutuhan utama terpenuhi, elemen dekoratif bisa ditambahkan secara perlahan. Karpet, bantal, tanaman, karya seni, lampu, dan aksesori lainnya kemudian berfungsi sebagai lapisan yang memperkuat karakter ruangan.

Masukkan warna secara bertahap

Bagi yang belum terbiasa dengan warna mencolok, tidak perlu langsung mengecat seluruh dinding dengan warna berani.

Warna bisa diperkenalkan melalui benda yang mudah diganti, seperti sarung bantal, tirai, seprai, karpet, kursi aksen, atau karya seni.

Misalnya, warna terakota mengingatkan seseorang pada perjalanan yang berkesan. Warna tersebut bisa dicoba terlebih dahulu melalui bantal atau karpet.

Jika terasa cocok, penggunaannya dapat diperluas ke bagian lain. Cara ini membuat eksperimen interior terasa lebih aman tanpa harus melakukan perubahan besar.

Jangan lupakan lantai dan langit-langit

Karakter sebuah ruangan tidak hanya berasal dari dinding. Lantai dan langit-langit juga dapat dimanfaatkan untuk menambahkan warna maupun pola.

Karpet bermotif, lantai dengan material menarik, lampu, gorden, atau bahkan warna langit-langit dapat memberikan perubahan yang cukup terasa.

Gorden yang dipasang mendekati langit-langit juga bisa memberikan kesan ruangan yang lebih tinggi. Jadi, rumah tetap bisa tampil ekspresif tanpa harus memenuhi seluruh dinding dengan dekorasi.

Foto pribadi juga bisa menjadi dekorasi

Dekorasi rumah tidak selalu harus dibeli di toko interior. Foto yang tersimpan di ponsel juga bisa diubah menjadi bagian dari ruangan.

Foto perjalanan, keluarga, atau momen sederhana yang memiliki nilai emosional dapat dicetak dan dibingkai. Selain mempercantik ruangan, foto tersebut juga membawa cerita pribadi ke dalam rumah.

Inilah salah satu hal yang membuat Soulful Maximalism terasa berbeda. Dekorasi tidak hanya dilihat dari bentuknya, tetapi juga dari hubungan emosional dengan penghuninya.

Baca Juga: 7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Coba bereksperimen di ruang kecil

Masih ragu menggunakan warna atau pola yang berani? Ruang kecil bisa menjadi tempat yang tepat untuk mencoba.

Kamar mandi, ruang cuci, lorong, atau sudut tertentu dapat digunakan sebagai area eksperimen. Misalnya dengan wallpaper, warna aksen, karya seni, atau aksesori yang lebih berani.

Jika hasilnya sesuai selera, gaya tersebut bisa diterapkan secara perlahan ke ruangan yang lebih besar.

Soulful Maximalism bukan berarti penuh barang

Maksimalisme tidak sama dengan ruangan yang berantakan. Justru, salah satu tantangannya adalah mengetahui kapan harus berhenti menambahkan barang. Penghuni tidak perlu memasukkan semua benda yang dimiliki ke dalam satu ruangan.

Pilih barang yang memang digunakan, disukai, punya nilai sentimental, atau mampu memperkuat suasana ruangan.

Penyimpanan juga tetap penting agar berbagai elemen dekoratif tidak membuat rumah kehilangan kenyamanan.

Cara sederhana menerapkan Soulful Maximalism

Bagi yang ingin mencoba gaya ini, tidak perlu langsung melakukan renovasi besar. Mulailah secara bertahap.

  1. Tentukan suasana yang ingin dibangun.
  2. Pastikan fungsi utama ruangan terpenuhi.
  3. Pilih satu warna atau pola sebagai titik awal.
  4. Tambahkan dekorasi sedikit demi sedikit.
  5. Masukkan foto atau benda yang memiliki cerita pribadi.
  6. Manfaatkan lantai dan langit-langit sebagai elemen desain.
  7. Evaluasi kembali apakah ruangan terasa nyaman atau terlalu penuh.
  8. Pertahankan barang yang benar-benar memiliki fungsi atau makna.

Menggunakan cara tersebut, proses dekorasi bisa terasa lebih ringan sekaligus membantu menemukan gaya interior yang paling sesuai.

Mengapa Soulful Maximalism terasa berbeda?

Daya tarik Soulful Maximalism sebenarnya bukan hanya soal warna-warni atau banyaknya dekorasi. Konsep ini mengubah cara melihat rumah sebagai ruang yang merepresentasikan kehidupan penghuninya. 

Baca Juga: 6 Tren Dekorasi Ruang Tamu 2027 yang Diprediksi Makin Nyaman dan Personal

Warna favorit, benda peninggalan keluarga, foto perjalanan, karya seni, koleksi pribadi, dan furnitur lama bisa berada dalam satu ruangan selama semuanya terasa relevan.

Melalui bukunya, Guyton mengembangkan gagasan tersebut ke dalam pembahasan tentang identitas rumah, cerita kehidupan, warna dan pola, keseimbangan fungsi dengan keindahan, teknik layering, karya seni, benda warisan, serta cara menciptakan rumah yang kaya karakter tanpa terlihat berantakan.

Soulful Maximalism menawarkan cara berbeda dalam mendekorasi rumah. Alih-alih mengejar tampilan yang sempurna atau sekadar mengikuti tren, gaya ini mengajak penghuni membuat ruang yang terasa menyenangkan, personal, fungsional, dan punya cerita.

Tidak perlu langsung mengubah seluruh rumah. Satu warna, satu sudut ruangan, atau beberapa benda yang punya nilai emosional sudah cukup untuk memulai.

Sebab, rumah yang paling personal bukan selalu rumah dengan dekorasi paling banyak, tetapi rumah yang paling terasa mencerminkan orang yang tinggal di dalamnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Muncul Kasus Pneumonia Berat Diduga Pes Paru di Rusia, Ini Kata WHO

WHO terus memantau kasus kematian seorang petugas laboratorium di Rusia dengan dugaan penyakit pes jenis pneumonik atawa pes paru.

5 Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak yang Wajib Orang Tua Terapkan, Bisa Pakai Musik

Supaya daya ingat anak Anda terus meningkat, berikut 5 cara meningkatkan daya ingat anak yang patut Anda coba.

5 Manfaat Rutin Minum Air Kelapa untuk Gula Darah hingga Ginjal, Cek di Sini

Air kelapa tidak hanya menyegarkan, tapi juga kaya manfaat. Berikut 5 manfaat rutin minum air kelapa yang bisa dicatat.

Yakin Menu Diet Anda Aman? Cek Dulu 7 Ciri-Ciri Salad Sehat Ini sebelum Menyesal, yuk

Banyak yang keliru mengira semua sayuran hijau itu aman. Ketahui rahasia meracik salad sehat yang benar-benar ampuh turunkan berat badan.

Inilah Tips Meminta Bantuan AI Untuk Mengurus Isi Dompet Anda

Memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intellegent (AI) untuk keperluan mengatur keuangan alias perencana keuangan.

Masih Tetap Cerah, Cek Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Besok Kamis (8/10)

Patut diwaspadai adalah suhu udara masih relatif tinggi. Di beberapa kota diperkirakan akan cukup tinggi.

5 Keterampilan Charlie Munger untuk Meraih Financial Freedom yang Bisa Dicoba

Financial freedom ala Charlie Munger dimulai dari kendali diri, kesabaran, belajar, hidup sesuai kemampuan, dan membangun aset.    

Tak Cuma Skincare, Ini Cara Wardah Melihat Kesehatan Kulit

​Wardah menyoroti sejumlah kebiasaan dan faktor lingkungan yang perlu diperhatikan dalam perawatan kulit jangka panjang.  

Anggapan Vape Menyebabkan Diabetes, Benar atau Hanya Mitos Belaka?

Simak hasil riset mengenai dampak nikotin dan aerosol terhadap lonjakan risiko pradiabetes bagi pengguna rokok elektrik.  

Memahami LPS: Batas Jaminan & Syarat Penting bagi Nasabah Bank

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank dengan syarat tertentu.