M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Suplemen yang Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Tinggi

10 Suplemen yang Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Tinggi
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa suplemen yang bisa bantu turunkan kolesterol tinggi, lho. Apa sajakah itu? Cek di sini, yuk!

Kolesterol merupakan zat lemak yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel, hormon, dan vitamin tertentu. Namun, jika kadar kolesterol, terutama kolesterol LDL, terlalu tinggi, risiko penyakit jantung dan stroke dapat meningkat. Oleh karena itu, menjaga kadar kolesterol tetap dalam batas normal menjadi langkah penting untuk mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Selain menerapkan pola makan sehat, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, dan menghindari rokok, beberapa suplemen juga dapat membantu mendukung pengelolaan kadar kolesterol. Meski demikian, suplemen bukan pengganti obat yang diresepkan dokter. Konsumsinya sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing dan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis, terutama jika Anda sedang mengonsumsi obat penurun kolesterol.

Baca Juga: 8 Menu Sarapan Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol yang Tinggi

Suplemen yang Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Tinggi

Melansir dari laman Verywell Health, berikut beberapa suplemen yang bisa bantu turunkan kolesterol tinggi:

1. Sterol dan Stanol Tumbuhan

Sterol dan stanol adalah senyawa alami yang terdapat pada makanan nabati. Struktur keduanya mirip dengan kolesterol, sehingga dapat bersaing dengan kolesterol saat proses pencernaan berlangsung.

Karena kemiripan tersebut, sterol dan stanol dapat menghambat penyerapan sebagian kolesterol ke dalam aliran darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sekitar 2 gram setiap hari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sekitar 7% hingga 10%.

Senyawa ini biasanya ditemukan pada makanan yang diperkaya, seperti minyak nabati, beberapa jenis margarin, roti, dan sereal. Selain itu, sterol dan stanol juga tersedia dalam bentuk suplemen. Umumnya senyawa ini aman dikonsumsi, tetapi ibu hamil atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis terlebih dahulu.

2. Serat Larut

Serat larut adalah jenis serat yang dapat larut dalam air dan membentuk zat seperti gel di dalam saluran pencernaan. Serat ini dapat mengikat asam empedu di usus dan membantu mengeluarkannya dari tubuh.

Proses ini membuat tubuh menyerap lebih sedikit kolesterol. Konsumsi sekitar 3 gram beta-glukan dari oat atau sekitar 10 gram psyllium setiap hari diketahui dapat membantu menurunkan kolesterol LDL yang sering disebut sebagai kolesterol jahat.

Beberapa sumber serat larut antara lain sereal gandum utuh, buah seperti apel, jeruk, pir, dan pisang, serta kacang-kacangan seperti kacang merah, buncis, dan lentil.

3. Beras Ragi Merah

Beras ragi merah merupakan produk hasil fermentasi beras yang mengandung senyawa monacolin K. Senyawa ini memiliki struktur kimia yang sama dengan lovastatin, yaitu obat yang sering digunakan untuk menurunkan kolesterol.

Senyawa tersebut bekerja dengan cara menghambat enzim di hati yang berperan dalam produksi kolesterol. Penelitian menunjukkan bahwa beras ragi merah dapat membantu menurunkan kolesterol LDL sekitar 15% hingga 25%.

Beras ragi merah tersedia dalam bentuk kapsul atau tablet, tetapi kualitas produknya bisa berbeda-beda. Karena efeknya mirip obat statin, suplemen ini juga dapat menimbulkan efek samping seperti nyeri otot atau gangguan enzim hati. Suplemen ini tidak dianjurkan bagi orang yang sudah mengonsumsi statin atau memiliki penyakit hati.

4. Berberine

Berberine adalah senyawa alami yang terdapat pada beberapa tanaman, seperti goldenseal dan barberry. Senyawa ini diperkirakan dapat mengaktifkan enzim yang disebut AMPK, yaitu enzim yang membantu mengatur metabolisme lemak dalam tubuh.

Dengan mekanisme tersebut, tubuh dapat menghilangkan kolesterol LDL dari aliran darah dengan lebih efektif. Penelitian menunjukkan bahwa berberine dapat menurunkan kadar trigliserida sekitar 25 hingga 55 mg/dL dan kolesterol LDL sekitar 20 hingga 50 mg/dL.

Secara umum, berberine aman bagi kebanyakan orang dewasa jika dikonsumsi sesuai anjuran. Beberapa orang mungkin mengalami efek samping ringan pada pencernaan, seperti kembung, sembelit, diare, atau rasa tidak nyaman di perut.

5. Bawang Putih

Bawang putih tidak hanya digunakan sebagai bumbu masakan, tetapi juga dikenal memiliki manfaat kesehatan. Bahan alami ini mengandung senyawa allicin yang dipercaya dapat membantu mengurangi produksi kolesterol di hati.

Penelitian menunjukkan bahwa suplemen bawang putih dapat menurunkan kolesterol LDL sekitar 10 mg/dL. Bawang putih dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, seperti kapsul ekstrak, minyak bawang putih, atau dalam bentuk mentah.

Meski umumnya aman, konsumsi bawang putih dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan pencernaan, bau mulut, serta berpotensi berinteraksi dengan obat pengencer darah.

Baca Juga: 6 Kesalahan saat Sarapan yang Bisa Bikin Kolesterol Naik

6. Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega-3, terutama EPA dan DHA, banyak ditemukan pada ikan berlemak. Jenis lemak sehat ini dapat membantu mengurangi produksi trigliserida di hati dan sedikit meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi 2 hingga 4 gram EPA dan DHA per hari dapat menurunkan trigliserida hingga sekitar 30% atau lebih. Omega-3 biasanya tersedia dalam bentuk kapsul minyak ikan dan juga dapat diperoleh dari ikan berlemak seperti salmon dan sarden.

Suplemen ini umumnya aman, meskipun kadang dapat menimbulkan rasa amis di mulut. Dalam dosis tinggi, omega-3 juga dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah.

7. Koenzim Q10

Koenzim Q10 atau CoQ10 adalah antioksidan yang membantu sel tubuh menghasilkan energi. Senyawa ini juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa CoQ10 dapat membantu memperbaiki profil lipid dengan menurunkan kolesterol total, LDL, dan trigliserida, serta meningkatkan kadar HDL.

CoQ10 biasanya aman dikonsumsi, meskipun beberapa orang dapat mengalami efek samping ringan seperti gangguan tidur atau sakit perut.

8. Jeruk Bergamot

Jeruk bergamot adalah buah yang berasal dari wilayah Italia Selatan. Buah ini kaya akan polifenol dan flavonoid yang dapat membantu mendukung kesehatan jantung.

Senyawa dalam bergamot dapat memengaruhi enzim di hati yang terlibat dalam produksi kolesterol. Dengan cara ini, ekstrak bergamot dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida.

Suplemen bergamot biasanya tersedia dalam bentuk kapsul atau tablet. Penelitian jangka pendek menunjukkan bahwa suplemen ini relatif aman, meskipun keamanan jangka panjangnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

9. Protein Kedelai

Protein kedelai berasal dari kacang kedelai dan mengandung senyawa yang disebut isoflavon. Senyawa ini dapat membantu mendukung kesehatan jantung dengan memperbaiki metabolisme lemak dalam tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengganti sebagian protein hewani dengan sekitar 25 gram protein kedelai setiap hari dapat membantu menurunkan kolesterol LDL sekitar 3% hingga 4%.

Protein kedelai dapat diperoleh dari berbagai makanan seperti tahu, susu kedelai, atau bubuk protein berbahan dasar kedelai. Meskipun umumnya aman, orang dengan kondisi yang sensitif terhadap hormon sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis karena kedelai mengandung fitoestrogen.

10. Ekstrak Teh Hijau

Ekstrak teh hijau mengandung antioksidan kuat yang disebut epigallocatechin gallate atau EGCG. Senyawa ini dapat membantu menghambat penyerapan kolesterol di usus serta meningkatkan metabolisme lemak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi EGCG secara rutin dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dalam jumlah kecil. Ekstrak teh hijau tersedia dalam bentuk kapsul, teh, maupun ekstrak cair.

Meskipun umumnya aman, konsumsi dalam dosis sangat tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan pada hati. Oleh karena itu, penggunaannya sebaiknya tetap sesuai anjuran.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Biji-bijian Utuh Penurun Kadar Kolesterol yang Tinggi

Itu tadi beberapa suplemen yang bisa bantu turunkan kolesterol tinggi. Semoga membantu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.