MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa kesalahan saat sarapan yang bisa bikin kolesterol naik, lho. Apa sajakah itu?
Sarapan sering dianggap sebagai waktu makan yang paling penting untuk memulai hari. Namun, manfaatnya tidak hanya bergantung pada apakah Anda sarapan atau tidak, tetapi juga pada pilihan makanan yang dikonsumsi. Menu sarapan yang kurang tepat dapat meningkatkan asupan lemak jenuh, gula tambahan, dan kalori berlebih, yang pada akhirnya berdampak pada kadar kolesterol dalam darah.
Kolesterol tinggi tidak selalu menimbulkan gejala, sehingga sering kali baru diketahui setelah menjalani pemeriksaan kesehatan. Karena itu, membangun kebiasaan sarapan yang sehat menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan jantung.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Menurunkan Kolesterol Tinggi
Kesalahan saat Sarapan yang Bisa Bikin Kolesterol Naik
Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa kesalahan saat sarapan yang bisa bikin kolesterol naik:
1. Melewatkan Sarapan
Sebagian orang melewatkan sarapan untuk mengurangi asupan kalori. Namun, kebiasaan ini justru dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidak sarapan cenderung memiliki kadar kolesterol total yang lebih tinggi, meskipun berat badannya dapat berkurang dalam jangka pendek.
Selain itu, terlalu lama menahan lapar dapat membuat Anda makan berlebihan di waktu berikutnya dan lebih mudah memilih makanan tinggi lemak atau tinggi kalori.
Jika belum terbiasa sarapan, mulailah dengan porsi kecil, seperti buah, yogurt, atau semangkuk oatmeal. Lakukan secara konsisten agar tubuh terbiasa makan pada pagi hari.
2. Memilih Sereal atau Kue yang Tinggi Gula
Sereal manis, muffin, donat, dan aneka pastry umumnya mengandung tepung olahan dan gula tambahan dalam jumlah tinggi.
Saat tubuh menerima gula berlebih, sebagian akan digunakan sebagai energi, sedangkan sisanya diubah menjadi lemak dalam bentuk trigliserida. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat meningkatkan kadar trigliserida dan memperburuk kesehatan jantung.
Pilih oatmeal atau sereal tinggi serat dengan kandungan gula rendah. Tambahkan buah segar, kacang-kacangan, atau yogurt rendah lemak agar kandungan serat dan proteinnya lebih lengkap.
3. Terlalu Banyak Mengonsumsi Karbohidrat Olahan
Roti putih, bagel, pancake, atau makanan berbahan tepung olahan memang mengenyangkan, tetapi kandungan seratnya rendah sehingga lebih cepat dicerna tubuh.
Konsumsi karbohidrat olahan secara berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan insulin. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi meningkatkan kadar trigliserida, menurunkan kolesterol HDL atau kolesterol baik, serta memperburuk profil kolesterol.
Pilih roti gandum utuh, oatmeal, atau biji-bijian utuh lainnya. Jika ingin mengonsumsi pancake atau roti putih, padukan dengan sumber protein seperti telur, yogurt Yunani, atau selai almond tanpa gula agar nutrisinya lebih seimbang.
Baca Juga: 8 Cara Alami Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Konsumsi Obat
4. Terlalu Sering Mengonsumsi Daging Olahan
Sosis, bacon, kornet, dan daging olahan lainnya memang menjadi menu sarapan favorit sebagian orang. Namun, makanan ini umumnya mengandung lemak jenuh dan natrium dalam jumlah tinggi.
Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL, sedangkan natrium berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani kerja jantung.
Ganti daging olahan dengan sumber protein yang lebih sehat, seperti telur rebus, putih telur, tahu, tempe, yogurt Yunani rendah lemak, atau ikan seperti salmon.
5. Minum Kopi atau Minuman Manis
Kopi dengan tambahan sirup, krimer, gula berlebih, atau minuman kekinian dapat mengandung kalori, gula, dan lemak jenuh yang cukup tinggi.
Asupan gula tambahan secara berlebihan dapat meningkatkan kadar trigliserida sekaligus menurunkan kolesterol HDL. Hal serupa juga dapat terjadi jika terlalu sering mengonsumsi jus buah dalam jumlah besar karena kandungan gulanya cukup tinggi meskipun berasal dari buah.
Pilih kopi hitam atau kopi dengan susu rendah lemak maupun susu nabati tanpa gula. Anda juga bisa menambahkan kayu manis atau ekstrak vanila sebagai penambah cita rasa tanpa perlu menggunakan sirup manis.
6. Kurang Mengonsumsi Serat dan Lemak Sehat
Sarapan yang rendah serat dan lemak sehat membuat tubuh kehilangan nutrisi penting untuk menjaga kadar kolesterol tetap seimbang.
Serat larut membantu mengurangi penyerapan kolesterol di usus, sedangkan lemak tak jenuh membantu meningkatkan kolesterol HDL sekaligus menjaga kesehatan pembuluh darah.
Tambahkan alpukat pada roti gandum, campurkan biji chia atau biji rami ke dalam yogurt, atau taburkan almond dan kenari ke atas oatmeal. Kombinasi serat, lemak sehat, dan protein dapat membantu menjaga kadar kolesterol sekaligus membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Teh yang Secara Alami Bisa Turunkan Kolesterol Tinggi
Itulah beberapa kesalahan saat sarapan yang bisa bikin kolesterol naik. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News