M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Alternatif Garam yang Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

10 Alternatif Garam yang Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa alternatif garam yang alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Apa sajakah itu?

Tekanan darah tinggi sering berkaitan dengan pola makan yang tinggi natrium. Garam memang membuat makanan terasa gurih, tetapi konsumsi berlebihan dapat membuat tubuh menahan cairan lebih lama dan meningkatkan tekanan pada pembuluh darah. Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal dapat meningkat.

Mengurangi garam bukan berarti makanan harus terasa hambar. Ada berbagai bahan alami yang dapat memberikan rasa lezat sekaligus membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Beberapa di antaranya juga mengandung kalium, antioksidan, serta senyawa alami yang mendukung kesehatan jantung.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Makanan untuk Stabilkan Tekanan Darah Anda

Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa alternatif garam yang alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi:

1. Pengganti Garam Komersial

Sebagian pengganti garam yang dijual di pasaran dibuat dari kalium klorida yang rasanya mirip dengan garam biasa atau natrium klorida. Ada yang cocok dengan rasanya, tetapi ada juga yang merasa rasanya sedikit pahit atau seperti logam jika dipakai terlalu banyak.

Produk garam “lite” atau rendah natrium biasanya menggabungkan kalium klorida dan natrium klorida supaya rasanya lebih mendekati garam dapur biasa.

Penelitian tahun 2022 menemukan bahwa pengganti garam berbasis kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 6 mmHg dan tekanan darah diastolik sekitar 2 mmHg.

Namun, penderita penyakit ginjal, diabetes, atau gangguan hati perlu berhati hati karena kadar kalium yang terlalu tinggi bisa berbahaya bagi tubuh.

2. Cuka

Cuka dapat membuat rasa makanan lebih segar dan kuat tanpa perlu tambahan garam berlebihan. Beberapa jenis cuka seperti balsamic juga memiliki rasa gurih alami yang cocok digunakan pada salad, tumisan, atau saus.

Kandungan asam asetat dalam cuka dipercaya membantu mendukung tekanan darah yang lebih sehat. Konsumsi sekitar 2 sendok makan cuka per hari dalam beberapa penelitian dikaitkan dengan penurunan tekanan darah ringan.

3. Jeruk

Buah jeruk seperti lemon dan jeruk nipis sering digunakan dalam masakan karena memberikan rasa segar alami. Selain airnya, kulit parut jeruk juga dapat menambah aroma pada makanan.

Jeruk mengandung senyawa alami seperti hesperidin dan eriocitrin yang membantu pembuluh darah lebih rileks sehingga tekanan darah dapat lebih terkontrol.

4. Herbal Segar atau Kering

Herbal seperti oregano, thyme, rosemary, sage, basil, mint, parsley, hingga daun bawang dapat memberikan aroma dan rasa khas pada makanan.

Beberapa herbal juga dipercaya membantu mendukung tekanan darah yang sehat, seperti ketumbar, serai, sage, dan kemangi manis. Herbal segar cocok digunakan untuk salad atau sup, sedangkan herbal kering praktis dipakai untuk bumbu marinasi dan tumisan.

5. Rempah-rempah

Rempah membantu membuat rasa makanan lebih kaya meski tanpa tambahan garam. Kapulaga, kayu manis, jahe, kunyit, biji wijen, dan biji seledri termasuk rempah yang dipercaya mendukung tekanan darah tetap stabil.

Selain memberikan aroma khas, rempah juga membuat masakan terasa lebih hangat dan nikmat.

Baca Juga: 7 Herbal dan Rempah Alami Penurun Tekanan Darah yang Tinggi

6. Bawang Putih

Bawang putih menjadi salah satu bumbu utama dalam berbagai masakan. Aromanya yang kuat membuat makanan terasa lebih gurih sehingga kebutuhan garam bisa dikurangi.

Bawang putih membantu meningkatkan produksi oksida nitrat dan mendukung pembuluh darah tetap rileks. Efek ini mirip dengan cara kerja beberapa obat tekanan darah.

7. Bawang Bombay

Bawang bombay memberikan rasa manis alami saat dimasak atau dikaramelkan. Rasanya dapat memperkuat cita rasa makanan tanpa tambahan garam berlebihan.

Bawang bombay juga mengandung antioksidan quercetin yang dipercaya membantu menurunkan tekanan darah sistolik.

8. Lada

Lada hitam, paprika, cabai, dan cabai rawit memberikan sensasi pedas yang membuat makanan terasa lebih nikmat. Efek pedas ini dapat membantu mengurangi keinginan menambahkan garam terlalu banyak.

Lada hitam mengandung piperin yang membantu pembuluh darah lebih rileks. Sementara cabai mengandung capsaicin yang dalam beberapa penelitian dikaitkan dengan penurunan tekanan darah ringan.

9. Rumput Laut

Rumput laut seperti nori dan wakame memiliki rasa gurih alami yang cocok digunakan dalam berbagai masakan Asia. Kandungan kalium pada rumput laut membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh.

Selain itu, rumput laut juga mengandung senyawa alami yang membantu tubuh membuang kelebihan natrium melalui urine.

10. Ragi Nutrisi

Ragi nutrisi atau nutritional yeast adalah ragi nonaktif yang memiliki rasa gurih mirip keju. Bahan ini sering digunakan sebagai taburan popcorn, pasta, salad, atau campuran sup.

Ragi nutrisi kaya akan folat dan vitamin B12 yang membantu meningkatkan kadar oksida nitrat dalam darah sehingga mendukung kesehatan pembuluh darah dan tekanan darah yang lebih stabil.

Baca Juga: 5 Obat Tekanan Darah yang Kini Tidak Lagi Dianjurkan

Itulah beberapa alternatif garam yang alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram. 

Fitur My FanCam HP Samsung Galaxy Z Fold8 Ubah Cara Pengguna Buat Video Tracking

Ketahanan air HP Samsung Galaxy Z Fold8 setara flagship, namun IP48 punya keterbatasan. Lihat perbandingan dengan IP68 milik kompetitor.

Sepatu Adidas Adizero SL Terbukti Bikin Langkah Lebih Stabil dan Empuk

Sepatu Adidas Adizero SL membawa cengkeraman Continental dengan harga ekonomis. Intip rahasia rakitan sol yang membuatnya tetap empuk di jalanan.

Baterai Raksasa 7.000 mAh & Telefoto Vivo X500 Pro Max Hantam Pasar Flagship

Vivo X500 Pro Max bawa baterai 7.000 mAh dan bezel 1 mm. Rahasia performa dan ekosistem kameranya resmi terungkap ke publik.