M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Pengganti Garam untuk Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi

10 Pengganti Garam untuk Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa rekomendasi pengganti garam untuk bantu turunkan tekanan darah tinggi. Yuk, cek selengkapnya di sini!

Garam memang membuat makanan terasa lebih gurih dan nikmat. Namun, konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi yang berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah. Karena itu, mengurangi penggunaan garam menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.

Sebagian orang merasa makanan akan terasa hambar jika garam dikurangi. Ada berbagai bahan alami yang dapat membantu memperkaya rasa masakan tanpa perlu tambahan natrium berlebih. Selain membuat makanan lebih lezat, beberapa bahan ini juga mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh.

Baca Juga: 6 Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Penting Diketahui

Melansir dari Verywell Health, berikut ini beberapa rekomendasi pengganti garam untuk bantu turunkan tekanan darah tinggi:

1. Pengganti Garam Komersial

Pengganti garam yang dijual di pasaran umumnya dibuat dari kalium klorida. Rasanya mirip dengan garam dapur biasa, sehingga cukup praktis digunakan dalam masakan sehari hari. Ada juga produk rendah natrium yang memadukan kalium klorida dan natrium klorida agar cita rasanya lebih mendekati garam biasa.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengganti garam berbasis kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Namun, penderita penyakit ginjal, diabetes tertentu, atau gangguan hati perlu berhati hati karena kadar kalium yang terlalu tinggi dapat berbahaya bagi tubuh.

2. Cuka

Cuka dapat memberikan rasa segar dan sedikit asam yang membuat makanan terasa lebih hidup tanpa tambahan garam. Jenis seperti cuka balsamic juga memberi sentuhan rasa gurih alami yang cocok untuk salad, marinasi, atau tumisan.

Kandungan asam asetat di dalam cuka diketahui dapat membantu mendukung kesehatan pembuluh darah dan membantu menurunkan tekanan darah. Anda bisa menambahkan sedikit cuka ke dalam saus, sup, atau sayuran panggang untuk meningkatkan rasa.

3. Buah Jeruk

Lemon, jeruk nipis, dan jeruk dapat menjadi pengganti garam alami yang membuat makanan terasa lebih segar. Perasan air jeruk atau parutan kulitnya cocok digunakan pada ikan, ayam, salad, hingga sup.

Buah jeruk juga mengandung senyawa tanaman yang membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Selain itu, aroma segarnya membuat makanan tetap nikmat meski kandungan garam dikurangi.

4. Herbal Segar atau Kering

Herbal seperti oregano, rosemary, thyme, basil, mint, dan parsley dapat memberi aroma khas yang membuat masakan lebih kaya rasa. Anda bisa menggunakan herbal segar untuk salad dan pasta, atau herbal kering untuk sup dan tumisan.

Beberapa herbal diketahui memiliki efek yang mendukung kesehatan tekanan darah karena kandungan antioksidan dan senyawa alami di dalamnya. Penggunaan herbal juga membantu mengurangi kebutuhan garam dalam jumlah besar.

5. Rempah-rempah

Rempah seperti kayu manis, jahe, kunyit, ketumbar, dan kapulaga dapat membuat rasa makanan lebih kompleks dan hangat. Dengan kombinasi rempah yang tepat, makanan tetap lezat tanpa harus terlalu asin.

Selain meningkatkan rasa, beberapa rempah memiliki manfaat untuk kesehatan jantung dan membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Anda bisa menambahkan rempah ke dalam teh, sup, nasi, atau lauk sehari hari.

Baca Juga: 4 Manfaat Rutin Konsumsi Quinoa bagi Tekanan Darah Anda

6. Bawang Putih

Bawang putih dikenal sebagai bahan dapur yang mampu memberikan rasa gurih kuat pada makanan. Karena aromanya cukup dominan, penggunaan garam biasanya bisa dikurangi.

Bawang putih juga memiliki manfaat untuk kesehatan jantung. Kandungannya membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks dan mendukung aliran darah yang lebih baik. Tidak heran jika bawang putih sering dikaitkan dengan penurunan tekanan darah secara alami.

7. Bawang Bombay

Bawang bombay dapat menambah rasa manis alami ketika dimasak. Saat ditumis atau dikaramelisasi, rasanya menjadi lebih kaya sehingga makanan tetap nikmat meski memakai sedikit garam.

Selain memperkaya rasa, bawang bombay mengandung antioksidan seperti quercetin yang dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah. Kandungan ini juga berperan dalam membantu menurunkan tekanan darah.

8. Lada

Lada hitam, cabai, paprika, dan cabai rawit bisa menjadi alternatif untuk menambah sensasi rasa pada makanan. Rasa pedas dan hangatnya membantu makanan terasa lebih kuat tanpa tambahan garam berlebihan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa alami dalam lada dan cabai dapat membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks. Selain itu, rasa pedas juga membuat selera makan tetap terjaga meski makanan tidak terlalu asin.

9. Rumput Laut

Rumput laut memiliki rasa asin alami yang khas sehingga cocok digunakan sebagai pengganti garam. Nori, wakame, atau kombu bisa ditambahkan ke dalam sup, nasi, atau salad.

Rumput laut juga mengandung mineral seperti kalium yang membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium melalui urin. Efek ini dapat membantu mengurangi retensi cairan yang berkaitan dengan tekanan darah tinggi.

10. Ragi Nutrisi

Ragi nutrisi atau nutritional yeast memiliki rasa gurih mirip keju yang cocok untuk pasta, popcorn, sup, atau saus. Bahan ini cukup populer sebagai penambah rasa alami rendah natrium.

Selain memberi rasa umami, ragi nutrisi kaya vitamin B dan folat yang mendukung kesehatan pembuluh darah. Nutrisi tersebut membantu tubuh memproduksi oksida nitrat yang berperan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Baca Juga: 4 Minuman Terbaik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Itulah beberapa rekomendasi pengganti garam untuk bantu turunkan tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.