MOMSMONEY.ID - Menu sarapan apa yang Anda persiapkan pagi ini? Ya, sarapan sangatlah penting untuk mengisi energi Anda sebelum beraktivitas.
Namun, tak sedikit orang yang menganggap sarapan sekadar formalitas. Asal ada nasi goreng, roti manis, atau gorengan, dianggap cukup.
Padahal, dari sinilah masalah dimulai, karena tanpa sadar, pilihan yang tampak mengenyangkan itu menyimpan bom kalori dan gula tersembunyi yang perlahan-lahan menaikkan angka timbangan Anda.
Baca Juga: Menu Sarapan Sehat Bikin Gula Darah Normal: Serat Dukung Sensitivitas Insulin
Menu sarapan yang keliru memang terasa nikmat di lidah, tetapi efeknya bagi tubuh sangatlah mengkhawatirkan.
Bukan kenyang tahan lama yang Anda dapatkan, tapi rasa kantuk dan ingin ngemil. Siklus ini berujung pada penambahan berat badan yang sulit dikendalikan.
Lalu, menu sarapan seperti apa yang harus Anda hindari? Berikut daftarnya yang penting Anda perhatikan, dikutip dari hellosehat.com:
Baca Juga: Ampuh Turunkan Berat Badan, Ini 9 Menu Sarapan Sehat yang Wajib Anda Coba
1. Omelet
Telur memang sehat dan kaya akan protein. Makanan ini memang cocok buat sarapan, apalagi untuk Anda yang lagi diet.
Namun, telur olelet yang dikombinasikan dengan mentega, parutan keju, dan irisan daging justru menjadi asupan kalori tinggi untuk tubuh Anda.
Jadi, agar omelet Anda lebih sehat untuk sarapan, Anda bisa menghilangkan irisan daging dan keju. Kemudian, ganti dengan alternatif lain seperti sayuran.
2. Sereal
Siapa nih yang suka makan sereal untuk sarapan? Menu yang satu ini memang praktis banget. Tapi, Anda harus sadar bahwa sereal kemasan telah melalui proses yang akhirnya hanya mengandung sedikit gandum.
Meski dianggap menyehatkan, namun sereal justru tinggi gula dan rendah protein. Hal ini pun bisa meningkatkan berat badan Anda.
Baca Juga: Jangan Asal Pilih! Ini 6 Minuman Pendamping Sarapan Terbaik untuk Tubuh
3. Pancake
Selain sereal, sebaiknya Anda juga menghindari makan pancake saat sarapan. Kenapa? Bukankah ini lezat dan praktis?
Pancake dibuat dengan berbagai bahan lainnya. Meski proteinnya tinggi, namun pancake terbuat dari tepung terigu yang sudah kehilangan banyak kandungan gizi setelah melalui proses pengolahan.
Belum lagi jika Anda makan pancake dengan selai atau sirup dengan kadar gula tinggi. Otomatis, di pagi hari Anda sudah mendapat asupan gula dan karbohidrat yang tinggi.
4. Roti panggang
Roti panggang juga kerap menjadi menu sarapan beberapa keluarga. Membuatnya mudah, rasanya enak, dan tampak ringan.
Namun, ternyata roti panggang tidak seringan itu, lo. Roti panggang biasanya dibuat menggunakan roti putih dari tepung terigu yang mengandung karbohidrat.
Lalu, diolesi dengan margarin dan selai. Di dalamnya terkandung lemak jenuh dan gula. Perpaduan tersebut bisa membuat lonjakan berat badan Anda jika dikonsumsi terlalu sering.
Baca Juga: 6 Kesalahan saat Sarapan yang Bisa Bikin Kolesterol Naik
5. Nasi goreng
Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, nasi goreng adalah salah satu menu yang kerap dijadikan sarapan. Namun, menu sarapan yang satu ini tidaklah disarankan ya. Kenapa?
Dalam sepiring nasi goreng mengandung banyak kalori dan lemak jenuh. Belum lagi jika Anda menggunakan saus tambahan. Menu ini bisa membuat berat badan Anda mengalami lonjakan.
6. Mi instan
Beberapa keluarga biasanya menyetok mi instan di dapur untuk dikonsumsi saat kondisi mendesak. Nah, salah satu kondisi mendesak itu kerap terjadi saat pagi hari.
Alhasil, mi instan dijadikan sebagai menu sarapan. Namun, menu ini tidaklah disarankan untuk sarapan. Karena di dalamnya tinggi akan kandungan natrium dan kalori yang bisa membuat gemuk.
Selain itu, kandungan lemak jenuhnya juga sangat berkontribusi pada kenaikan berat badan Anda.
Baca Juga: 6 Sereal yang Aman untuk Tekanan Darah Anda, Cocok untuk Sarapan!
7. Makanan siap saji
Makanan siap saji adalah jurus jitu agar tidak perlu repot di dapur dan bisa langsung tersaji di meja makan.
Meski praktis, namun makanan siap saji biasanya tinggi akan kandungan kalori dan lemak. Misalnya saja menu sandwich yang di dalamnya berisi telur, irisan daging, keju, sosis, dan tambahan mayo atau saus.
Perpaduan menu tersebut sangat tinggi kalori. Bahkan dalam sebuah studi menyebutkan bahwa makanan cepat saji bisa memicu diabetes tipe 2, obesitas, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular.
Ingat, menu sarapan yang tepat hari ini adalah bentuk cinta paling sederhana yang bisa Anda berikan pada tubuh Anda sendiri, tanpa rasa bersalah, tanpa angka timbangan yang mengalami kenaikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News