M O M S M O N E Y I D
Santai

Tinggal Klik di Aplikasi Hunian, Ini Cara Baru Akses Layanan Btaskee

Tinggal Klik di Aplikasi Hunian, Ini Cara Baru Akses Layanan Btaskee
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Kini, ada cara baru pesan layanan rumahtangga dari Btaskee lo.

Bukan lagi hanya lewat aplikasi sendiri, pengguna, khususnya penghuni apartemen, bisa langsung memesan jasa bersih-bersih hingga layanan rumahtangga lainnya melalui aplikasi hunian yang mereka pakai sehari-hari.

Lewat integrasi ini, layanan Btaskee hadir di dalam platform Lingkup dan Bamms. Artinya, penghuni hunian vertikal cukup membuka aplikasi tersebut untuk mengakses layanan tanpa perlu berpindah aplikasi.

“Layanan rumah tangga profesional dapat diakses dengan mudah, praktis, dan terintegrasi dalam ekosistem digital yang sudah digunakan oleh para penghuni,” ujar Diana Liudin, Marketing Manager Btaskee Indonesia, dalam keterangan resmi Selasa (17/3). 

Baca Juga: Gaya Hidup Urban Bikin Jasa Bersih-Bersih Lewat Aplikasi Kian Populer

Langkah ini seiring dengan kebutuhan masyarakat urban yang menginginkan kepraktisan, terutama bagi mereka yang tinggal di apartemen dengan mobilitas tinggi.

Kerjasama ini resmi dilakukan melalui penandatanganan MoU antara Btaskee dengan Lingkup dan Bamms.

Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari strategi Btaskee memperluas jangkauan layanan ke segmen hunian vertikal yang terus tumbuh.

Founder & CEO Lingkup dan Bamms Reagan Sie mengatakan, kolaborasi ini bertujuan menghadirkan pengalaman hunian yang lebih terintegrasi.

“Penghuni dapat menikmati akses layanan rumah tangga yang lebih mudah, praktis, dan terpercaya,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.