M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati
Reporter: Adit Ramadhani  |  Editor: Adit Ramadhani


MOMSMONEY.ID - Perbankan mencatatkan net buy Surat Berharga Negara (SBN) sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan kepemilikan SBN oleh Bank Indonesia (BI) justru mengalami net sell sekitar Rp 33,41 triliun.

Menurut Rizal Taufikurahman, Head of Center for Macroeconomics and Finance INDEF, BI melakukan net sell perlu dicermati, apakah penurunan tersebut karena penjualan aktif atau akibat jatuh tempo.

“BI sebelumnya melaporkan pembelian SBN sekitar Rp13 triliun selama Oktober hingga keterangan 23 Oktober,” katanya kepada Kontan, Selasa (3/11).

Economic Researcher CORE, Yusuf Rendy Manilet menyebutkan, sepanjang tahun 2026 BI telah melakukan pembelian SBN di pasar sekunder sekitar Rp135 triliun. Sehingga penurunan kepemilikan BI sebesar Rp33,41 triliun kemungkinan tidak sepenuhnya mencerminkan penjualan di pasar sekunder, tetapi juga terkait dengan operasi moneter dan jatuh tempo surat berharga.

Pada saat yang sama, pembelian SBN oleh perbankan mencapai sekitar Rp100 triliun.

Baca Juga: Belajar Keuangan dari Komik Garapan blu BCA Digital

Rizal melihat pembelian bank Rp100 triliun tidak secara otomatis menunjukkan kepercayaan investor. Net buy tersebut bisa dianggap sebagai penempatan likuiditas pada yield menarik.

“Bagi bank, pembelian tersebut juga rasional karena yield SBN di atas 7,5 persen memberikan selisih lebih dari 250 basis poin terhadap suku bunga deposit facility, dengan bobot risiko yang rendah dari sisi permodalan,” ujar Yusuf kepada Kontan, Selasa (3/11).

Menurutnya, sebagian transaksi ini berkaitan dengan kebijakan BI menyerap likuiditas rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Meski begitu, Yusuf menegaskan bahwa kondisi ini membuat stabilitas pasar SBN semakin bergantung pada kemampuan perbankan menyerap pasokan.

“Keterkaitan antara risiko pemerintah dan neraca perbankan juga menjadi semakin kuat,” imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.