M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga buyback emas hari ini, Jumat, 6 November 2026, sebagian besar turun pada produk logam mulia yang dipantau. Harga buyback emas adalah harga yang ditetapkan ketika penjual membeli kembali emas batangan dari Anda.

Dibandingkan perdagangan Kamis (5/11), harga buyback emas Antam satu-satunya yang naik Rp 13.000 menjadi Rp 2.370.000 per gram. Dengan kenaikan ini buyback emas Antam menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya. 

Sebaliknya, harga buyback emas Galeri 24 hari ini turun Rp 10.000 menjadi Rp 2.360.000 per gram.

Buyback emas UBS turun paling dalam, yaitu Rp 26.000 menjadi Rp 2.312.000 per gram, sekaligus menempatkannya pada harga buyback terendah.

Harga buyback emas hari ini

Logam Mulia Harga Buyback Selisih
Antam Rp 2.370.000 Naik Rp 13.000
Galeri24 Rp 2.360.000 Turun Rp 10.000
Pegadaian Rp 2.336.000 Turun Rp 10.000
HRTA Rp 2.317.000 Turun Rp 5.000
UBS Rp 2.312.000 Turun Rp 26.000

Baca Juga: Reli Harga Emas Terjegal, tapi Berpeluang Cetak Kenaikan Mingguan 5%

Pergerakan harga jual emas mirip dengan harga buyback. Hanya harga jual emas Antam yang naik Rp 8.000 menjadi Rp 2.565.000 per gram.

Sementara, harga jual emas UBS, Galeri 24, HRTA dan Pegadaian kompak turun.

Penurunan terbesar dialami harga jual emas UBS, yang terpangkash Rp 30.200 menjadi Rp 2.512.500 per gram.

Adapun harga jual emas Pegadaian menjadi yang terendah hari ini, setelah turun Rp 11.000 menjadi Rp 2.421.000 per gram.

Harga jual emas hari ini

Logam Mulia Harga Jual Selisih
Antam Rp 2.565.000 Naik Rp 8.000
UBS Rp 2.512.500 Turun Rp 30.200
Galeri24 Rp 2.507.000 Turun Rp 11.000
HRTA Rp 2.456.000 Turun Rp 5.000
Pegadaian Rp 2.421.000 Turun Rp 11.000

Harga emas Pegadaian merupakan harga emas digital pada aplikasi Pegadaian Digital. Data harga emas diperbarui pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit. 

26 Provinsi Ini Alami Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (7/11)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu (7/11) dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Jangan Asal Beli, Ini 5 Tips Memilih Produk Listrik

Sebelum membeli perangkat kelistrikan, hitung terlebih dahulu kebutuhan daya listrik rumah.             

Dukung Kebutuhan Lifestyle Nasabah, OCBC Gelar Disney Run Jakarta 2026

Disney Run Jakarta 2026digelar untuk menghadirkan pengalaman lifestyle yang makin relevan dengan minat masyarakat.