M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?
Reporter: Adit Ramadhani  |  Editor: Adit Ramadhani


MOMSMONEY.ID - Investor asing yang sejak awal Oktober mulai masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN), malah berbalik arah keluar pada pertengahan bulan lalu.

Pasca-pengumuman MSCI pada 15 Oktober sampai 30 Oktober 2026, asing mencatatkan jual bersih atau net sell Rp 5,27 triliun. Namun, sepanjang Oktober investor asing masih akumulasi net buy sekitar Rp 9,55 triliun.

Economic Researcher CORE, Yusuf Rendy Manilet mengatakan, pada awal Oktober, asing sempat melakukan pembelian bersih yang cukup besar. Namun asing berbalik keluar setelah muncul pengumuman rencana reklasifikasi pasar saham Indonesia ke Standalone Market oleh MSCI.

Pembalikan tersebut terjadi karena tekanan di pasar saham mendorong pengurangan eksposur terhadap aset Indonesia secara lebih luas. "Pelemahan rupiah juga mengurangi imbal hasil bagi investor yang tidak melakukan lindung nilai, sementara kenaikan CDS membuat biaya proteksi menjadi lebih mahal," jelasnya kepada Kontan, Selasa (3/11).

Sebagian dana asing dari pasar saham memang diperkirakan berpindah ke SBN, sehingga arus keluar secara keseluruhan dari pasar SBN tidak sebesar penjualan bersih di pasar saham.

 Baca Juga: Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Head of Center for Macroeconomics and Finance Indef, M. Rizal Taufikurahman, menyatakan bahwa asing kembali keluar karena tambahan yield belum tentu menutup risiko pelemahan rupiah dan penurunan harga SUN.

Rizal menambahkan, jika ketidakpastian pasar ini terus bertahan, outflow dapat berlanjut, harga terus tertekan dan meningkatkan pembiayaan pemerintah.

Kata Yusuf, risiko arus keluar tetap ada selama rupiah dan sentimen terhadap tata kelola pasar belum stabil. Dampaknya terhadap pasar SBN relatif lebih terkendali dibandingkan sebelum 2020, karena porsi kepemilikan asing sudah lebih rendah.

"Namun, investor asing tetap berpengaruh terhadap pembentukan harga di pasar," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.