M O M S M O N E Y I D
Santai

Infokost.id Diluncurkan Kembali, Hadirkan Cara Baru Cari Kost

Infokost.id Diluncurkan Kembali, Hadirkan Cara Baru Cari Kost
Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Infokost.id telah diluncurkan kembali. Peluncuran ini dilakukan dengan pembaruan menyeluruh pada website dan pengalaman dalam pencarian kost, di mana dihadirkan cara baru dalam pencarian hunian sewa.

Bila sebelumnya pencarian kost kerap berfokus pada harga dan fasilitas, pencarian kost di Infokost.id kini disesuaikan dengan gaya hidup, aktivitas serta karakter lingkungan sekitar.

Aditya Dwi Prakarsa, Head of Business Unit Infokost.id menjelaskan, sejak diakuisisi Rukita sejak tahun 2022, pihaknya terus mencari seperti apa budaya pencarian hunian sewa di generasi baru.

Pencarian ini pun dilakukan hingga tahun 2025. “Karena kami tidak mau hanya menjadi pencarian kosan lainnya yang ada di luar sana. Jadi kami meramu bagaimana cara baru untuk mencari kosan,” kata Aditya saat acara Infokost Rebirth Party, Kamis (29/1).

Dia menerangkan, pencarian hunian oleh generasi muda saat ini sangat berbeda dari sebelumnya. Menurutnya, generasi muda tak hanya mencari tempat untuk tinggal semata. “Tetapi mereka mencari tempat yang sesuai dengan gaya hidup mereka sehari-hari. Aktivitas mereka banyak sekali, jadi mereka mencari yang bisa memenuhi kebutuhan mereka,” tambahnya.

Baca Juga: Layar Huawei MatePad 11.5: Fitur Tersembunyi Ini Bikin Kagum

Ini pun diwujudkan dengan fitur berbasis vibe dan pemetaan area. Terdapat fitur Vibe Matching, yang memungkinkan pencari kost menyesuaikan pilihan hunian dengan aktivitas dan rutinitas sehari-hari.

Bagi pemilik properti, fitur ini menjadi peluang baru, yang memberi nilai tambah untuk meningkatkan eksposur unit, kualitas leads, dan potensi okupansi, yang menyesuaikan dengan kebutuhan pasar di masa ini.

Selain itu, Infokost.id juga dilengkapi dengan pemetaan area sekitar, sistem verifikasi properti, serta proses booking yang efisien. Seluruh fitur tersebut dirancang untuk meningkatkan kepercayaan pencari kost sekaligus memaksimalkan nilai ekonomi properti yang terdaftar di platform.

Aditya pun memastikan setiap hunian yang terdaftar di Infokost.id memiliki informasi yang lengkap dan transparan, mulai dari foto real kondisi properti, deskripsi fasilitas dan titik-titik pusat aktivitas seperti restoran, tempat olahraga, landmarl dan akses transportasi di sekitarnya.

Infokost.id turut membuka kesempatan bagi seluruh pemilik kost dan coliving di Indonesia untuk mendaftarkan dan memasang listing secara gratis. Inisiatif ini memberikan kemudahan bagi pemilik properti untuk memperluas eksposur unit, menekan biaya pemasaran, serta menjangkau calon penyewa yang lebih relevan di tengah pasar hunian sewa yang semakin kompetitif.

Meski tak menyebut berapa banyak jumlah kost yang sudah terdaftar di ekosistem Infokost.id hingga kini, Aditya menyebut pihaknya terbuka dengan seluruh hunian yang ingin bergabung dalam Infokost.id. 

“Kami menargetkan lebih banyak hunian yang bergabung di akhir 2026. Tetapi kami adalah marketplace yang sangat inklusif. Kami tidak mendiskriminasi terhadap semua jenis kos-kosan. Semua kost-kostan silakan bergabung dengan kami,” katanya.

Adapun, Infokost.id dengan label Infokost Pro juga ada untuk menjadi solusi bagi pemilik kost dan properti sewa untuk mengembangkan bisnis dengan dukungan ekosistem Rukita yang telah berpengalaman dalam pengelolaan sistem pemasaran maupun operasional hunian jangka panjang.

Rukita tidak hanya berfokus pada listing, tetapi membangun ekosistem hunian sewa end-to-end, mulai dari pemasaran digital, pengelolaan tenant, optimalisasi okupansi, hingga pemahaman tren pasar berbasis data.

Selanjutnya: 7 Promo 2.2 Kuliner Favorit: Banjir Diskon di Lawson hingga HokBen, Cek Sekarang!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.